Leblung Jalan-Jalan, Episode Badega Gunung Parang

13:43:00 Rendra Kurniawan 3 Comments

Pagi itu Sabtu 28 Mei 2016, langit biru membentang dan bergelantungan di atas kepala saya, tiba-tiba ponselku berbunyi, eh ternyata ada pesan singkat dari salah seorang teman saya dan terjadi diskusi singkat antara saya (D) dan teman saya tadi (T).

T : "De (nama panggilan saya), hari ini kita mendaki ke gunung parang yu"
D : "Oh, iya ayo teh (panggilan ke teman saya soalnya umurnya lebih gede dari saya)"
T : "Iyah ntar jam 09.00 kumpul di perempatan margalaksana, yang ikut cuma adik saya sama Ayu Yulianda"
D : "Oh iya siap, saya dari sini bawa Ai (sodara saya) ya"
T : "Oh iya gpp"

Kebetulan pagi itu tidak ada acara, ya sudah saya caww saja bareng hobby saya itu, itung-itung refreshing haha, lalu saya bareng sodara saya langsung saja bersiap siap. Tak lama kemudian kami pun berkumpul di perempatan margalaksana, lalu langsung saja otw pergi ke lokasi, tapi inget yah sebelum berangkat kalian sebaiknya izin/pamitan terlebih dahulu sama ortu kalian supaya diberi kelancaran di jalannya hhe.

Yuk Berangkat

Perjalanan pun kami mulai, kurang lebih pukul 10.00 WIB kami berangkat, dalam perjalanan tepatnya di daerah Citeko, ban motor yang saya tumpangi bocor. Aduh untungnya bengkel gak jauh jauh amat dari lokasi kejadian, nasib baik masih berpihak kepada kami hehe, nah buat kalian yang mau trip/travelling kaya gini, jangan lupa di cek terlebih dahulu kendaraannya, jangan sampe hal seperti saya menimpa kalian.

Yu ah lanjut lagi perjalananya soalnya masih lumayan jauh loh tempatnya, mumpung ban nya udah beres di benerin haha. Di perempatan Citeko kami belok kiri (arah nya saya dari Cipeundeu - Cirata, kalo yg arah dari Purwakarta lurus aja), berikutnya tinggal ngikutin petunjuk arah aja koq, tak lama kemudian kami disugguhkan dengan kondisi jalan yang agak menghawatirkan, jalannya penuh pasir, berkelok dan banyak truk pengangkut batu yg hilir-mudik, tetap hati-hati buat kalian yg mau coba kesini.

Tak lama kemudian kami pun sudah dapat menikmati jalanan yang mulus dan di kiri kanan nya terdapat hamparan sawah yg hijau, panorama Waduk Jatiluhur serta pemandangan tebing-tebing bebatuan andesit yang menjulang tinggi. Jalan nanjak-mudun dan pungkal-pengkol (berkelok) pun sudah kami lewati, dan akhirnya kami pun sampa di lokasi "WISATA ALAM BADEGA GUNUNG PARANG" disana terdapat spanduk bertuliskan WISATA ALAM BADEGA GUNUNG PARANG koq, jadi kalian gak bakalan kebingungan tenang aja broh, alhamdullilah udah nyampe juga.

Sampai di Lokasi Wisata

Kurang lebih satu setengah jam perjalanan kami tempuh untuk sampai tujuan. Setelah itu, kami menitipkan motor di salah satu rumah warga, untuk harga tiket parkir cukup terjangkau, yaitu Rp. 5.000,- / motor. Langsung saja broh kita meluncur ke badega, gak jauh koq jarak dari tempat parkir ke badega, jadi santai aja.

Here We Are
Nah di BADEGA GUNUNG PARANG ini banyak spot yang keren untuk kalian berfoto-foto, apalagi buat yang hobby dunia fotografi pokonya gak bakalan nyesel deh kalo dateng kesini, dan jangan salah di sini juga banyak loh turis asing, tuh yg dari luar negeri aja dateng ke tempat ini, kenapa kalian yg asli indonesia gak dateng hhe.

Nah di sini juga kalian bisa menikmati atau melakukan kegiatan pemacu adrenalin seperti Climbing, dan Panjat Tebing via Ferrata (tangga besi), selain itu di sini juga tersedia penginapan. Nah untuk fasilitasnya, di sini tersedia juga mushola, toilet, tempat istirahat dan sebagainya.

Kami berlima di sini hanya berjalan-jalan dan berfoto-foto sambil menikmati pemandangan saja, jadi kami hanya membayar tiket Rp. 5.000,-/orang, setelah menyelesaikan administrasi langsung pergi menuju sasaran yaitu tebing Gunung Paranag.

Perjalanan awal dari Saung Badega sangatlah indah, karena di kiri-kanan nya terdapat saung-saung khas Sunda. Di sana kalian bisa berfoto-foto sepuasnya dan di sana juga terdapat banyak bunga-bunga cantik, setelah melewati tempat yang indah barusan saatnya memasuki hutan rimbun khas pegunungan dan didalam sana tak kalah menarik, karena terdapat jembatan yang terbuat dari batang-batang pohon, jadi kesannya alami-alami gimana gitu, hehe.

Rasa letih dan haus pun melanda kami, untungnya persediaan air cukup. Tips buat kalian yang mau kesini jangan lupa bawa air minum, pokonya jangan sampe kalian dehidrasi, inget di atas gak ada Alfa, Indomaret atau sejenisnya. Setelah beberapa menit kami menyusuri hutan, akhirnya kami sampai di kaki tebing Gunung Parang, rasa letih kami pun terobati dengan lukisan tuhan yang amat sangat indah dan tentunya akan membuat kita terus menerus mengucap syukur.

Sambil beristirahat santai di bangku yang terbuat dari bambu, kami pun tak henti-hentinya mengucap syukur atas apa yg kami lihat di depan mata kepala kami sendiri. Panorama yang menakjubkan dengan udara yang segar di dada, sangat disayangkan jika tidak diabadikan. Yang pasti gak bakalan nyesel deh kalo kalian main ke tempat ini.


Dan tak jauh dari tempat ini ada lagi loh tempat yg lebih keren, yatiu tebing parang, surganya bagi para pemanjat tebing. Jika kalian mau ke tebing ini tolong berhati-hati, karena cukup extreme dan jika kalian tidak memakai alat untuk manjat atau tidak punya izin manjat dari badega jangan coba-coba naik ke atas soalnya sangat berbahaya. Jadi, kita harus patuhi peraturan oke, biar gak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Nah ini saya
Hii!
Nah ketika kami berada di tebing kami puas-puasin untuk berfoto, kapan lagi coba kesini, kan sayang kalo gak di puas-puasin. Setelah berfoto ria dan nikmatin pemandangan, kami pun bergegas turun, soalnya kami belum pada shalat Dzuhur. Eitss... tapi sebelum kami turun kami cek dulu perlengkapan takut ada yg ketinggalan dan yg pastinya kita gak boleh ninggalin sampah sedikitpun.

Nah, sesampainya kami di Saung badega, kami pun langsung saja mengambil air wudhu, tenang ya sob di sini fasilitasnya udah lumayan lengkap, dan pastinya nyaman nan bersih. Setelah selesai menunaikan ibadah shalat Dzuhur, kami pun langsung bergegas menuju parkiran untuk mengambil sepeda motor dan bergegas pulang, karena awan hitam sudah menggantung di atas kepala.


Ada Lagi Yang Menarik

Tapi tunggu dulu perjalanan kami gak cuma sampai disana loh. Setelah sampai di Citeko kami mampir terlebih dahulu di Warung Seblak COC. Nah bagi kalian yg hobby atau suka sama yg pedes-pedes, tempat ini wajib kalian kunjungi, terus untuk info atau detailnya soal tempat ini ntar di bahas di artikel selanjutnya ya sobb, so you have to stay tuned. Sebelum saya pamit, akan saya bahas dulu sekilas tentang Gunung Parang dan Badega Gunung Parang.

GUNUNG PARANG
Gunung Parang adalah salah satu objek wisata alam yang menyediakan sarana untuk rock-climbing dan menjelajah hutan sampai puncak Gunung Parang. Berjarak kurang lebih 28 kilometer dari Kota Purwakarta dan berada pada ketinggian 983 MDPL.

BADEGA GUNUNG PARANG
Badega Gunung Parang terletak di Kampung Cihuni Plered, dengan panorama alam yang masih asli dan merupakan tujuan wisata alam seperti untuk panjat tebing, trekking dan obyek berfoto karena pemandangan Gunung Parang sebagai gunung batu andesit terbesar di Indonesia yang cukup menawan.

Eps. Gunung Parang - Selesai
Nah, tertarik gak?? Buat kalian para pecinta olahraga extreme dan trip atau travelling wajib deh dateng kesini hhe, yuk merapat dan mari kita memanjakan mata di Badega Gunung Parang, Purwakarta.

Penulis
Dede Piqri Haikal
IG : @dph.id

You Might Also Like

3 comments:

  1. Kayaknya enak banget ya naik gunung .. Pengen coba dah sesekali ..

    ReplyDelete
  2. Iyah silahkan di coba, pokonya kalo udah nyobain sekali, pasti bakalan ketagihan, he he

    ReplyDelete