Surabaya Food Fair 2016

18:04:00 Rendra Kurniawan 2 Comments

Hai hai warga Surabaya dan sekitarnya, nih ada bazaar kuliner yang sangat menarik di akhir bulan April 2016 ini. Beragam sajian asal mancanegara seperti Mexico, Jepang, Belanda, dan tidak ketinggalan kuliner khas Nusantara bisa kalian temukan di acara ini. Event tahunan ini akan berlangsung selama 1 hari.

International Food Fair 2016 - Surabaya


Event ini diadakan oleh The Sages Institute Surabaya tiap tahunnya, akan banyak kemeriahan dan keceriaan dalam event besar ini karena disamping menyajikan berbagai kuliner dari dalam negeri dan mancanegara, juga diramaikan oleh dengan adanya :
  • International Food Bazaar
  • Cupcake Decorating Workshop
  • Photo Competition
  • Live Music
  • Lucky Doorprize
Event ini sangat cocok untuk masuk dalam daftar agenda kegiatan kalian weekend ini, having fun bareng temen, kencan bareng kekasih hati sambil memanjakan lidah dan pikiran yang jenuh setelah seminggu disibukkan dengan rutinitas. Pokoknya pasti seru, jadi jangan sampai terlewatkan catat jadwal dan lokasi Surabaya Food Fair ini!

Lokasi : The Sages Institute Surabaya
Jl Mayjen Sungkono No.184-188, Surabaya
Tanggal : 30 April 2016
Waktu : Mulai 12 Siang hingga 9 Malam (WIB)
HTM : GRATIS UNTUK UMUM

2 komentar:

Kenapa Sih Kalo Di Tempat Baru Jadi Susah Tidur?

00:58:00 Rendra Kurniawan 0 Comments

Diantara kalian apa ada yang mengalami kesulitan untuk tidur kalo berada atau baru menempati tempat baru atau kamar baru?

Ilustrasi : minaina-ilaaina.blogspot.com
Fenomena seperti itu biasa disebut 'first-night effect' oleh para peneliti. Sebuah studi menjelaskan kenapa kita cenderung susah tidur ketika di tempat baru. Alasannya adalah bahwa mereka percaya tidur di tempat baru atau kamar baru akan memberikan sugesti untuk merasa tidak aman, sehingga otak akan terus terjaga karena hal tersebut. Para ilmuwan juga mencatat dalam jurnal 'Current Biology' bahwa hal tersebut meningkatkan respon otak terhadap suara yang tidak biasa dan 'rangsangan eksternal yang menyimpang'.

Para peneliti memanfaatkan beberapa alat pindai otak yang berbeda termasuk MRI (Magnetic Resonance Imaging), untuk memantau kondisi seseorang ketika dalam keadaan tertidur. Pada malam pertama, orang cenderung kesulitan untuk bisa tidur di tempat yang pertama kali mereka datangi. Fenomena ini bisa dikatakan wajar karena hal ini merupakan salah satu tindakan untuk bertahan hidup lebih dari lingkungan asing yang mungkin berpotensi berbahaya pada diri mereka.

Tidak hanya manusia, fenomena (teknik bertahan hidup) ini juga ditemukan pada hewan seperti yang disampaikan oleh seorang Ahli dalam Ilmu Linguistik dan Psikologis Kognitif di Brown University, Amerika Serikat yaitu Prof. Yuka Sasaki. "Kita tahu bahwa hewan laut dan beberapa burung menunjukkan tidur uni-hemispheric, satu terbangun dan yang lainnya tidur," katanya dilansir dari Independent.

Para peneliti mencoba untuk menghindari bagian dari otak yang 'terjaga' dengan menggunakan stimulasi magnetik, dan mencari tahu dapatkah membantu orang untuk tidur.

Untuk membantu mengurangi kesulitan tidur di tempat baru mungkin kita bisa dengan membawa bantal (kesayangan) sendiri, membawa boneka atau barang kesayangan lainnya yang biasa dipake buat teman tidur dari rumah / kamar yang biasa ditempati, atau bahkan orang kesayangan (yang ini dengan catatan harus "halal" / mahram dengan kita). Intinya sih biar kita bisa merasa nyaman dan bahkan aman untuk tidur di tempat baru tersebut.

0 komentar:

Lulus Kuliah Cepat, Nilai Bagus, Jangan Bangga Dulu

01:04:00 Rendra Kurniawan 0 Comments

Memang akan bagus dan baik bagi kita jika tidak terlalu lama menyandang status mahasiswa (menyelesaikan kuliah). Apalagi kalau bisa lulus dengan cepat ditambah dengan selempang selendang bertuliskan "cumlaude" melingkar di bahu, bukan main bangga rasanya. Lulus kuliah, ijazah di tangan rasanya tinggal selangkah lagi untuk menggapai asa. Yang terpikir pastilah akan dengan hal-hal itu cukup menarik pihak lain (katakanlah perusahaan) di luar sana atau dengan hal itu sudah cukup untuk meraih segalanya.

Namun semua hal tersebut tidak bisa dijadikan modal tunggal untuk menuju bahkan menggenggam asa / kesuksesan yang sudah diimpikan sejak lama. Karena kenyataannya tidaklah semudah itu, karena "you are not the only one, dude!". Hanya dengan formalitas diatas tidak akan mengantar kita melangkah lebih jauh dari gerbang perusahaan dan pintu manajernya. Maka dari itu kita memerlukan nilai lebih dari itu semua agar bisa lolos seleksi dan diterima (Oh ya, ini aku coba bahas bagi yang ingin mengaplikasikan kemampuannya dibawah naungan orang lain ya).

Jadi, meningkatkan kualitas diri dan menumbuhkan nilai jual tambahan adalah jawaban dari pertanyaan "Apa yang harus kita lakukan agar dapat diterima kerja di perusahaan impian?" Nah, yakinkah bahwa kita sudah tahu kualitas atau karakter apa saja yang wajib ada dalam diri kita? Let's see ...

Ribuan Mahasiswa yang dicetak di Indonesia hampir tiap hari, maka tentu bukan kita saja yang punya prestasi akademik.

Adanya sebuah ijazah di tangan memang penting, karena mulai dari sini seorang pelamar dapat diputuskan layak masuk dalam seleksi selanjutnya atau tidak. Namun daya tarik ijazah akan berhenti sampai titik itu saja. Dalam seleksi selanjutnya, mereka akan lebih tertarik pada kemampuan dan karakter seorang calon karyawan yang matang. Kemampuan dalam leadership, under pressure dan teamwork yang baik adalah beberapa ciri pribadi yang matang. Maka dari itu akan ada baiknya untuk menyiapkan beberapa portofolio yang menunjukkan prestasi kita baik dalam bidang akademik maupun organisasi/sosial.

Dunia kerja sekarang makin kompetitif, banyak perusahaan mencari talenta muda yang mempunyai rasa ingin tahu dan tidak takut untuk mencoba hal baru serta menekuninya hingga maksimal. Maka jangan putus asa bagi yang belum percaya diri karena kemampuan atau pengalaman tidak terlalu banyak.

Di awal perjuangan mungkin kita akan merasakan sakitnya penolakan lamaran pekerjaan, gagal tes, atau bahkan sepinya panggilan kerja. Tapi bila terus berusaha suatu saat nanti manisnya perjuangan akan dapat dirasakan juga. Meningkatkan kualitas diri demi bisa mendapat pekerjaan sesuai dengan keinginan tentunya dapat ditempuh dengan berbagai cara. Asalkan mau bekerja keras dan tidak mudah menyerah, suatu saat nanti kesempatan bekerja di perusahaan impian pasti akan tercapai.


Banyak kesempatan datang justru datang lewat jaringan (teman), bukan transkrip nilai bahkan gelar cumlaude.

Menunggu untuk mendapat pekerjaan yang diinginkan merupakan hal wajar bagi seorang sarjana, dengan mempunyai banyak jaringan atau banyak teman yang sudah dibina sejak lama akan lebih baik karena dengan begitu, banyak kesempatan akan datang dengan sendirinya tanpa kita duga dan kita sangka. Entah ini dari rekomendasi seseorang yang pernah mengenal kita sejenak, atau teman akrab atau yang lainnya karena pernah melihat prestasi kita di suatu bidang.


Kuliah + Kerja merupakan sebuah Prestasi yang membanggakan!

Mari lakukan apa yang kita suka selama itu baik dan akan bermanfaat kedepannya seperti mengikuti sebuah organisasi di kampus atau diluar kampus baik bersifat sosial maupun yang lainnya, atau bekerja sembari kuliah adalah prestasi tersendiri yang membanggakan. Tentunya, apa yang dapat kita ambil di sini akan berguna di dunia kerja kelak. Kita akan lebih sigap dalam membagi waktu, lebih supel dan rajin, lebih mampu untuk beradaptasi, namun jika hanya fokus untuk lulus kuliah dengan cepat, belum tentu kita akan punya kemampuan-kemampuan diatas.

"Guru yang tak tahan kritik boleh dimasukkan ke tong sampah", kata Soe Hok Gie. Sebenarnya apa yang dikatakan itu sebuah teguran untuk siapa saja, termasuk untuk kita. Di dunia kerja, kritikan tidak akan bisa dihindari. Tidak hanya atasan, bahkan teman kerja pun bisa jadi pengkritik yang hebat bagi kita. Untuk itu, kita perlu punya karakter tahan banting alias mental yang kuat bak tembok besar cina. Karena sebenarnya kritikan-kritikan tersebut adalah batu loncatan untuk memperbaiki kualitas diri kita sendiri.


Pastikan kita punya keahlian / kemampuan lain diluar pendidikan formal.
www.youngmusiciansofmn.org
Tidak cukup hanya dengan menguasai kemampuan berbahasa (lokal + asing) saja yang perlu dikembangkan agar mampu bekerja di perusahaan impian, berbagai keahlian yang sekiranya menunjang boleh dipelajari. Misalkan saja kamu adalah Sarjana Teknik Industri namun hobi dan punya kemampuan dalam editing video & audio atau kemampuan bermusik atau lainnya. Memiliki kemampuan diluar fokus pendidikan kita akan membuat perusahaan semakin tertarik untuk melihat dan mengenal profil kita lebih jauh.

Diantara banyak pelamar di jurusan yang sama tadi tentu akan sangat baik bila kita memiliki keahlian khusus yang berbeda dan mampu menjadi diferensiasi dengan pelamar yang lainnya. Mengandalkan nilai yang tinggi saja saat ini tidak terlalu bisa diharapkan jika kamu memang ingin memenangkan kompetisi ini.


Komitmen = Keseriusan
www.tools4management.com
Di awal wawancara, kita pasti akan mendapatkan sebuah pertanyaan yang berkaitan tentang komitmen kita dengan perusahaan ke depannya. Lebih dari itu, komitmen tidak lain adalah sebuah janji yang kita sematkan dalam diri agar bisa serius dalam melakukan tugas. Dengan berkomitmen juga mampu mempertegas segala cita-cita dan tujuan kita.

Hal yang tidak kalah penting dalam bekerja yang perlu diperhatikan, bahwa kita perlu punya sikap hati-hati. Jangan sampai kecerobohan justru menyulitkan nantinya. Dari sini mampu menjadi tolak ukur atasan ataupun teman kerja untuk dapat mempercayai kita sebagai rekan kerja yang baik dan bertanggung jawab.

Bekerja itu bukan hal yang sulit dan berat sebenarnya. Kita butuh keberanian untuk terus melangkah ke depan dan ke depan. Jadi, apakah beberapa penjelasan diatas sudah kita punya?

0 komentar:

Ajo Ramon, Kuliner Malam Pasar Santa

15:30:00 Rendra Kurniawan 3 Comments

Kira-kira apakah yang pertama kali terpikirkan oleh kalian ketika mendengar tentang Pasar Santa?
Aku yakin akan banyak pendapat, dan bagi yang baru dengar tentang Pasar Santa, bisa jadi akan berpikiran bahwa tempat tersebut adalah salah satu Marketplace / Pasar yang ada di luar negeri karena kata "Santa" yang mempunyai ciri khas tersendiri.

Namun Pasar Santa adalah salah satu pasar tradisional yang ada di Jakarta, Indonesia tepatnya di Jl. Cipaku, Pasar Santa, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan. Walaupun termasuk pasar tradisional namun tempat ini cukup unik. Karena saking uniknya sangat cocok bagi kawula muda untuk dijadikan tempat nongkrong disini. Ditambah lagi banyak kedai yang menyajikan suguhan yang variarif dan menarik. Mulai dari kuliner hingga produk-produk kreatif (handmade).

Berbagai macam kuliner menarik dapat dijumpai disini, siang dan malam tidak pernah sepi. Dan disini ada satu kedai sate padang favorit yang buka dari jam 4 (empat) sore hingga malam. Nama kedai ini adalah Sate Padang Ajo Ramon, kedai ini tidak pernah sepi tiap harinya dan tiap jamnya. Mungkin sedikit berlebihan namun bisa kukatakan menu satu ini adalah pilihan teratas untuk jelajah kuliner malam hari di Pasar Santa. Apalagi bagi para fans Sate Padang khas Sumatera Barat ini, bakal ketagihan. Jujur aku sendiri yang masih sering "roaming" jika dihadapkan untuk melahap sate padang, tapi sajian dari Ajo Ramon ini mampu meningkatkan nafsu makan dan menghapus "roaming" yang biasa terjadi jika menghadapi masakan ini.

Foto dari depan kedai Ajo Ramon
Kondisi Kedai Ajo Ramon

Kedai ini cukup luas untuk menampung banyak orang, jadi tidak perlu bingung jika ingin kesini rame-rame. Parkiran juga cukup luas di depan kedai. Tapi mungkin udaranya cukup panas atau "sumuk" di dalam kedai karena banyaknya pelanggan ditambah efek dari panggangan sate. Cuman ga masalah karena tempatnya cukup bersih dan tertata rapi, pelayanan juga cepat.

Sang Koki (Pemanggang Sate)

Nah ini nih, part paling penting! Daging, lidah, usus dan mungkin anatomi lainnya (pastinya yang halal dan bersih) diracik sedemikian rupa sehingga mampu kita lumat dengan mudah bahkan kakek nenek pun dengan mudah mengunyahnya.

Bumbu Sate Padang

Hmmmm... bumbu yang dari luar bikin kita rasanya pengen ngiler aja! Dijaga agar selalu hangat dan dalam kondisi maksimal.

Sate Padang Ajo Ramon
Kerupuk Sate Padang + Bumbu

Jos, ini dia pahlawan perut kami di malam hari itu! Sate Padang khas Ajo Ramon lengkap dengan Kerupuk Khas Sate Padang yang dilumuri Bumbu Khas Sate Padang menambah nikmatnya sajian ini, super sekali. Jujur baru pertama kali juga ini makan kerupuk tersebut pake bumbu sate padangnya, bikin nagih.

Pak Bos Mirandi

Ini dia Bos Mir yang meracuniku dan teman-teman untuk makan Sate Padang yang notabene membuat kami (selain Bos Mir) "roaming" ketika mencicipinya. Roaming yang kumaksud adalah ketika pertama jumpa jenis makanan ini, sangat-sangat menggoda karena penampilannya yang dilumuri bumbu sate padang yang mengkilau dan lumer sangat menggoda. Namun ketika masuk ke mulut, ekspektasi yang begitu melambung tiba-tiba jatuh! Mungkin karena aseli orang Jawa Timur yang tidak gampang menerima padu padan rempah dan bumbu lainnya hingga jadilah masakan ini.

Boz Yogaz terlihat lahap!
Kang Feriel In Action

Oh ya tidak lupa untuk informasi harga dari sate padang ajo ramon ini, satu porsinya seharga Rp 25.000 cukup terjangkau dan tidak mengecewakan yang pasti. Harga minuman masih wajar pada umumnya, dan untuk yang terakhir yaitu fusion antara Kerupuk + Bumbu Sate Padang harganya kalo tidak salah ingat kurang lebih Rp 12.000 (CMIIW). Hope you enjoy this one :)

3 komentar:

Love Is In The Air

20:20:00 It's Leblung 0 Comments



Sometimes, you can't rely on her/his instinct.
Just say it. 
So, she / he knows there are a lot of butterflies in your tummy.
Let the world knows that "Love is in the air"

0 komentar:

Menghentikan Memori Tentangmu (?)

13:26:00 It's Leblung 7 Comments

Sore ini senja membeku. Hujan yang mengguyur seisi kota sejak tadi pagi tak juga reda. Di sudut-sudut kota terlihat manusia-manusia menggigil melawan suhu tubuh mereka sendiri. Anak-anak pemilik payung warna-warni masih berlarian kesana kemari dengan mengenggam harap bahwa hujan kali ini akan membuat kantong mereka lebih berat dari hari kemarin. Saya, memilih duduk di sebuah kedai sederhana milik Pak Timor. Bapak yang berusia hampir 2,5 kali usiaku namun masih terus bersemangat melawan tubuh yang mulai renta. Senyumnya yang ramah membuat siapa saja betah duduk berlama-lama di sini. Sama sepertiku yang setia mengunjunginya minimal dua minggu sekali jika jadwal meeting dan target produksi tak harus membuatku duduk lebih dari 10 jam di kantor.

Kedai “Rindu” namanya. Satu waktu sang bapak berdarah Jawa Sunda itu mengisahkan pada kami mengapa beliau memilih kata “Rindu” untuk dipajang di plang kayu tua yang dicat coklat muda dan berhias beberapa tangkai bunga dahlia yang rutin beliau ganti tiap hari. “Minum teh ditemani pisang madu adalah favorit Ibu dan Bapak semenjak muda. Tiap sore hari, Ibu menyajikannya untuk menemani Bapak melepas penat sehabis menguras tenaga mencari berita. Ibu membuatnya dengan penuh cinta. Sehingga bisa dipastikan Bapak akan rindu jika ia tak membuatnya. Dan Bapak ingin kalian juga merasakan cinta yang membuat rindu itu. Bapak rasa makanan adalah penyampaian cinta yang paling sederhana. Ia dapat dirasakan dengan mudah oleh tiap orang dengan berbagai jenis kepribadian.” Di waktu yang lain Pak Timor menambahkan kisahnya, “Dengan makanan ini, Bapak ingin tetap merasakan cinta Ibu.” Ya, Ibu Laksmi meninggal saat usia 52 tahun, tepat saat kedai sederhana yang selalu ramai itu genap berusia 5 tahun. Bapak yang memilih pensiun dini dari pekerjaannya untuk membangun kedai itu bersama ibu, memilih tetap meneruskan usahanya sembari tetap aktif menulis opini untuk berbagai surat kabar. “Biar cinta yang menjadikan rindu tetap tumbuh, awalnya. Tapi setelah ibu pergi, biar rindu itu tetap menggelorakan cinta.” Bapak tersenyum mengakhiri kisahnya. Menepuk bahu kami kemudian berlalu untuk menyapa pengunjung yang lain.

Sore ini, rindu itu tengah membabat habis energiku. Masih kuingat derap langkahmu yang berirama sama saat memasuki kedai ini. Kau akan berhenti sejenak tepat satu meter setelah pintu masuk untuk sekadar menyapa Mbak Ifah, waitress sekaligus juru masak kedai ini. Masih kuingat tiap inch wajahmu yang tak pernah tersaji tanpa senyum itu. Masih kuingat segalanya tentangmu. Pun ekspresi dimana tepat 1 tahun lalu kau akhirnya mengatakan hal yang kutakutkan sedari dulu, “Aku cukup berjuang untukmu, Lil. Mungkin saatnya kita berjalan sendiri ke tujuan kita masing-masing.”

Sore ini, aku merindukanmu. Kuharap kau muncul dari pintu itu, dengan senyum dan energi yang sama seperti setahun lalu. Tiga jam aku menunggumu. Tapi tak ada. Hanya memori tentangmu yang menggelayut manja.


Move on atau mengalihkan pikiran dan perasaan dari dia yang telah menemanimu hari-harimu memang bukan suatu hal yang mudah. Apalagi jika kebersamaan kalian telah melewati batas bulan alias sudah bertahun-tahun lamanya. Bukan suatu hal yang dipungkiri bahwa setiap tempat, setiap benda, setiap makanan dan minuman, bahkan setiap kebiasaan-kebiasaan kecil yang biasa kalian lakukan bersama membuat proses melupakan menjadi sangat sulit dilakukan. Sudah hampir lupa, eh seorang teman mengajak ketemuan di kafe tempat kalian biasa nongkrong. Memori indah saat bersama si dia di kafe tersebut pasti langsung memenuhi udara di sekitarmu. Membuat dadamu terasa sesak karena hal itu kini tak lagi bisa diulang. Sudah hampir lupa, eh dia posting makanan yang sering kalian santap seru berdua dengan caption yang bikin hati jedag-jedug kembali, “Dulu suka makan ini sambil ketawa-ketiwi bahas tugas kuliah bareng.” Hancur lebur sudah semua daya upaya. 

Move on, mengalihkan pikiran dan perasaan, melupakan rasa sayang untuk si dia barangkali memerlukan waktu yang tidak sedikit bagi sebagian orang. Ada yang cukup beberap bulan, ada yang bahkan sampai bertahun-tahun. Lalu bagaimana menyikapi hal ini?
1.    Berdamailah dengan masa lalu
Berdamai dengan masa lalu berarti menyadarkan diri bahwa di masa ini kalian telah memilih untuk tidak lagi bersama. Biarkan ia tetap di situ, tersimpan rapi di kotak kenangan. Proses ini memang cukup sulit apalagi jika perpisahan hanya diinginkan oleh salah satu pihak dan bukan merupakan kesepakatan bersama. Rasa untuk kembali dan memperbaiki diri agar si dya mau berbalik arah tentu akan muncul sekali dua kali. Tapi cobalah yakinkan dirimu bahwa kisah kalian memang sudah berakhir dan begitulah adanya.
2.    Tuliskan semua tentangnya
Kadang menyimpan memori dalam hati hanya membuat dadamu terasa sesak dan emosi meletup-letup. Tuliskan. Biarkan ia mengendap pada lembar-lembar kosong tak bernyawa itu. Tuliskan apa yang kau sukai darinya. Tuliskan apa yang tidak kau sukai darinya. Tuliskan momen bersamanya baik momen seru, menyenangkan, menyedihkan, atau bahkan bila perlu tuliskan momen saat kalian berada di puncak kemarahan. Menuliskan segala hal tentangnya akan meringankan hati dan pikiran kalian. Sebab terkadang, kita hanya perlu bercerita tanpa solusi. Kadang, kita hanya perlu mengungkapkan apa yang ada di hati.
3.    Perbanyak aktifitas bersama teman-teman
Pengalihan pikiran paling ampuh adalah dengan memperbanyak aktifitas. Sebisa mungkin perbanyak aktifitas menyenangkan bersama teman-teman. Hal ini dilakukan untuk memacu horomon endorfin atau hormon kebahagiaan untuk diproduksi sehingga hari-hari mellow yellow akan segera meninggalkanmu. Sekali dua kali akan terasa wajar jika kalian kembali mengingatnya. Tapi jangan lupa berhenti dan kembali menyibukkan diri agar tak lagi terpuruk dalam kesedihan.
4.    Jika kau temui orang baru, pastikan ia bukan hanya sekadar penggembira harimu
Satu waktu, pasti akan ada orang baru yang mencoba mengisi hari-harimu. Menyemangati tiap hal yang kamu lakukan, berusaha sekuat tenaga mencerahkan hari-harimu. Jika seseorang seperti ini datang, seseorang yang tulus memberikan hatinya untukmu datang, jangan langsung kamu terima. Bisa jadi ia hanya penggembira sesaat yang kamu perlukan. Atau dengan kata lain, si orang baru adalah pelarian dari rasa luka yang ditimbulkan si mantan. Yang perlu kamu lakukan adalah berpikir ulang, berpikir lebih dalam, benarkan kamu telah sanggup membuka hati untuk orang baru? Benarkah kamu menyayanginya sebagai kekasih?
Untuk menyakinkan hal itu, kamu bisa mengajak pergi orang dari masa lalu dan si pendatang baru. lakukan hal-hal seru dengan orang lama di hari pertama. Rasakan seberapa nyaman dan bahagianya dirimu. Lalu lakukan hal-hal seru dengan orang baru di hari kedua. Rasakan pula seberapa nyaman dan bahagianya dirimu. Bandingkan. Kamu akan tau apakah kamu memang mencintai si orang baru ataukah ia hanya penggembira hatimu di kala orang lama tak lagi bisa menemani.
Bukan sok keren dan sok pede, hanya saja, ‘jalan’ dengan orang baru tapi menyimpan rasa untuk orang lama hanya akan menyakiti orang baru tersebut. Tidak fair untuknya. Jika memang rasamu belum tumbuh, minta ia menunggu atau mencari orang lain. Jangan pernah membuat seseorang hanya sebagai penggembira. Kata Dian Sastro, “Itu Jahat.”

^.^ Let’s move on, gaes. Sulit bukan berarti tidak bisa bukan?


7 komentar:

Bride-to-be Diary, Sebuah Persiapan Pra-nikah (1)

19:30:00 It's Leblung 0 Comments


Menikah itu..
Menyatukan dua hati yang saling mencintai.”
Iya bener. Eiits, tapi ada juga kan yang menikah karena kualifikasi. Apaan maksudnya? Wait.wait.wait. Jangan pasang tampang heran maksi bin ajaib gitu dong. Menikah karena kualifikasi di sini maksudnya adalah pernikahan yang didasari karena ketaatan kepada Allah, jadi cukup dilihat bebet, bibit, dan bobotnya. Jika ketiganya baik, maka pernikahan pun dapat digelar.

Pernikahan macam ini biasanya terjadi di lingkup saudara-saudari muslim dengan konsep ta’aruf. Diperkenalkan oleh sang murabbi atau guru mengaji, bertukar pikiran mengenai visi misi kehidupan, background checking dari teman dan kerabat dekat, jikalau cocok dan dirasa baik, proses dilanjutkan ke jenjang pernikahan. Bagaimana dengan cinta? Mereka yang sudah dan akan menjalani pernikahan tipe ini yakin bahwa Allah akan menaburkan benih cinta di hati keduanya setelah menikah. 


Menikah itu..
Memperbanyak keturunan.
Kata orang banyak anak banyak rejeki. Saya sepakat. Mahluk-mahluk kecil itu adalah bentuk kenikmatan yang luar biasa jikalau kita mau membuka hati dan pikiran. Coba pikirkan, adakah boneka yang lebih menggemaskan dari senyum cantik dan ganteng anak-anak? Adakah mainan atau hewan yang lebih menyebalkan daripada anak-anak yang memporak-porandakan rumah saat kamu merasa sangat letih?

Adakah sesuatu yang lebih menyedihkan dibanding melihat mereka terkulai sakit dan tidak berdaya? Ya. Anak-anak adalah mainan hidup paling komplit daripada sekadar boneka atau games-games virtual itu. Tingkahnya yang sulit diprediksi membuat emosimu naik turun tanpa bisa diatur ritmenya. Tingkahnya yang sulit diprediksi membuatmu tertantang untuk menahlukkannya agar ia menjadi anak baik, sopan, lemah lembut, baik hati, dan suka menabung.

Menikah itu..
Wadah mengekspresikan rasa sayang.
Cie.cieee.. silakan diuraikan sendiri yaa..

Beragam pemikiran dijabarkan mengenai pernikahan. Masing-masing individu tentu memiliki definisinya masing-masing. Begitu pula dengan tujuan menikah. Asal kamu nggak bilang tujuan menikahmu adalah mengeruk harta sang suami, maka saya benarkan pemikiranmu. Hhi. Bahasan menikah ini memang panjang, rumit, ribet, tapi tetap asyik.
Seorang teman berbaik hati mengemukakan pemikirannya tentang arti sebuah pernikahan, rukun menikah dalam agama Islam, dan polemik-polemik khas pernikahan seperti perjodohan atau pernikahan sejenis yang kini tengah marak dibicarakan. Pemikiran ciamiknya itu bisa kamu baca di sini ya : Pernikahan dan Ego Pribadi

Nah, sedang saya yang berilmu dangkal tentang pernikahan mencoba mengulas tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan pernikahan. Eits.eits. pernikahan adalah momen sakral dalam hidup kita girls, jadi tidak ada salahnya dong kita memberi daya upaya maksimal bin optimal agar semua berjalan lancar, membahagiakan, dan layak dikenang. Yapp. Persiapan yang perlu kamu lakukan sebagai bride to be (saya fokus ke mempelai wanita boleh ya. Persiapannya lebih riweuh sihh) saya kelompokkan menjadi 3 unsur :
1.    Persiapan Kecantikan Fisik Dari Luar
2.    Persiapan Kecantikan Fisik Dari Dalam
3.    Persiapan Mental dan Psikologis
4.    Persiapan Acara di Hari H

Kali ini, kita akan berfokus pada “Persiapan Kecantikan Fisik Dari Luar”. Bukan rahasia jika kita kaum hawa ingin terlihat lebih cantik dan lebih bercahaya di hari bahagia itu. Berbagai cara ditempuh demi menyempurnakan penampilan. Bukan dengan sulam bibir, sulam alir, atau operasi plastik ya. Ada serangkaian perawatan tubuh baik dari luar maupun dalam yang bisa dilakukan, antara lain :

1.    Luluran
 

Kamu kaum hawa pasti sudah tidak asing dengan benda bernama lulur. Ya, krim yang biasanya dilengkapi dengan butiran scrub ini berfungsi untuk membantu pengelupasan sel-sel kulit mati sehingga tubuh dapat terasa lebih segar, bersih, dan bercahaya (bukan bercahaya macam kunang-kunang loh yaa..). Ritual ini bisa dilakukan di salon amupun dilakukan sendiri di rumah. Untuk kamu yang ingin melakukannya sendiri di rumah, perlu memperhatikan beberapa tata cara luluran yang baik dan benar berikut ini :
a.  Lakukan mandi seperti biasa. Hal ini dilakukan guna membersihkan tubuh dari kotoran atau debu yang menempel setelah beraktivitas di luar. Selain itu, mandi ini juga berfungsi membunuh bakteri atau kuman yang menempel di permukaan tubuh. Oleh karena itu ada baiknya kamu menggunakan sabun yang mengandung antiseptik untuk hasil yang optimal, tapi untuk kamu yang memiliki kulit kering atau alergi kulit tidak disarankan untuk menggunakan sabun dengan antiseptik. Hal ini karena ph sabun berantiseptik cenderung basa sehingga membuat kulit semakin kering, lebih baik gunakan sabun dengan pelembab atau sabun bayi.

b.  Setelah tubuh dibilas hingga bersih, keringkan menggunakan handuk bersih. Nah, setelahnya langsung oleskan lulur secara merata ke seluruh tubuh. Jadi proses pengolesan lulur dilakukan saat tubuh masih dalam kondisi lembab. Jangan lupa mengoleskannya ke arah lipatan-lipatan tubuh seperti ketiak, siku, atau belakang lutut. Daerah lipatan tersebut biasanya banyak terdapat sel kulit mati yang tertinggal. Selanjutnya lakukan pemijatan kecil atau ringan untuk melancarkan peredaran darah. Selain itu juga gosok-gosok dengan arah memutar agar kulit mudah terbawa.

c.   Setelah pemijatan dan penggosokan dilakukan merata, diamkan balutan lulur tersebut selama 10 hingga 20 menit agar zat-zat yang terkandung di dalamnya meresap sempurna ke dalam tubuh. Jika dirasa tubuh cukup segar lakukan pembilasan hingga bersih.

Dan untuk hasil maksimal, setelah pengeringan badan (setelah luluran) gunakan pelembab kulit. Sehingga kulit tidak hanya bersih bercahaya namun juga halus dan lembab. Dan untuk hasil yang maksimal, kamu bisa melakukan luluran maksimal seminggu sekali. Jangan brutal karena ingin putih luluran setiap hari ya, scrubbing yang terlalu sering hanya akan membuat kulitmu iritasi dan semakin kering. So, lakukan rutin, telaten, dan sesuai prosedur jika ingin hasil yang maksimal.

2.    Masker wajah dan facial
Nah, sama dengan luluran, masker wajah sebenarnya juga bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Masker instan dengan harga terjangkau banyak kok. Untuk masker wajah cukup kamu lakukan 1 bulan sekali atau jikalau dirasa kurang, maksimal dilakukan 2 minggu sekali. Kulit yang terlalu sering dimasker juga tidak baik karena dapat menyebabkan iritasi.

Sedangkan untuk facial, bisa sih dilakukan di rumah, tapi untuk hasil yang lebih baik disarankan untuk ke salon atau klinik kecantkan. Bukan apa-apa sih, di salon kamu akan ditangani langsung oleh beautycan yang sudah ditraining sehingga pijat dan pengangkatan komedo sudah sesuai dengan standar yang diperbolehkan bukan asal mijit atau mencet sana-sini ya. Untuk ke salon, pastikan juga alat yang digunakan untuk mengangkat komedo adalah alat baru atau sudah disterilkan, karena penggunaan alat secara bersamaan dengan pasien yang lain meningkatkan probabilitas penularan penyakit antara satu pasien dan pasien yang lain. Jadi, beware ya. Jangan karena pingin cantik, bela-belain ke salon, eh malah tertular penyakit.

3.    Perawatan Rambut

Rambut sebagai mahkota wanita juga jangan sampai terlupakan ya. Kamu bisa memilih hair spa atau creambath. Apa bedanya?

Creambath adalah perawatan rambut dasar dengan cara mengoleskan krim yang sesuai untuk kondisi rambut. Mulai dari mengatasi rambut rontok, rambut berminyak, rambut kering, hingga rambut bercabang. Setelah rambut diolesi dengan krim, akan dilakukan pemijatan lembut pada kulit kepala yang bertujuan untuk mempermudah krim meresap ke kulit kepala. Setelah itu, rambut di steam dengan alat yang berbentuk seperti helm atau bisa juga ditutup dengan handuk hangat selama 10 hingga 15 menit.

Hair Spa sebenarnya hampir mirip dengan creambath hanya saja pilihan krim yang ditawarkan lebih banyak dan dilakukan pemijatan ekstra yang tidak hanya berfungsi untuk membuat krim meresap namun juga menciptakan efek rileks. Efek rileks dari pemijatan pada hair spa tidak hanya dirasakan oleh kepala, namun juga dirasakan oleh seluruh tubuh sehingga badan terasa ringan dan lebih bersemangat.

Baik creambath maupun hair spa ini tidak boleh terlalu sering dilakukan. Maksimal dilakukan 2 minggu sekali sama halnya dengan masker wajah dan facial.  

4.    Spa Vagina

Mungkin bagi sebagian perempuan atau gadis, spa vagina adalah hal yang awam (sama kok). Spa vagina atau yang dalam tradisi Jawa biasa disebut ratus ini adalah perawatan organ intim wanita yang berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab bau tak sedap, keputihan berlebih, sakit atau nyeri saat menstruasi dan mengencangkan organ kewanitaan. Dipijit macam body spa? Bukan-bukan. Vagina atau V-Spa ini hanya merupakan pengasapan.

Jadi, ratus atau sekumpulan rempah-rempah yang telah diracik dengan komposisi tertentu direbus dengan air hingga mendidih. Lalu tungku yang digunakan untuk merebus tersebus diletakkan dibawah kursi ratus yang telah diberi lubang. Kamu tinggal duduk di kursi tersebut agar asap dari perebusan ratus mengenai organ kewanitaan kamu. Penguapan atau pengasapan ini biasanya dilakukan selama 15 menit. Untuk para calon mempelai wanita, disarankan untuk melakukan ritual ratus ini maksimal 1 bulan sebelum hari H dilaksanakan.

5.    Perawatan Payudara
Mm... Perawatan ini juga tergolong awam dan sedikit geli untuk dibicarakan. Tapi dalam serangkaian perawatan tubuh atau paket perawatan tubuh di salon, perawatan payudara juga termasuk di dalamnya. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah membuat buah dada lebih kencang dan terangkat.

Caranya? Dilakukan pemijatan dengan teknik tertentu, dalam sebuah artikel dituliskan bahwa kita yang memilih melakukan perawatan di rumah juga dapat melakukannya, girls. Caranya? Olesi buah dada dengan minyak zaitun secukupnya. Selanjutnya lakukan pemijatan dengan arah memutar sekitar 3 hingga 5 menit. Perawatan di rumah ini bisa kamu lakukan setiap hari sesaat sebelum tidur.

6.    Menicure – Pedicure

Yapp. Perawatan kuku kaki dan kuku tangan tidak boleh diabaikan. Tangan kamu juga harus nampak mempesona saat bersalaman dengan para tamu bukan? Sedangkan kaki, harus tetap cantik meski terbalut dengan high heels.

7.    Perawatan Gigi

Mungkin bagi kita yang sedang tidak hamil, masalah cabut gigi, penambalan, atau radang gusi adalah hal yang wajar. Namun, untuk ibu hamil hal ini perlu mendapat perhatian dan penanganan khusus. Oleh karena itu banyak dokter gigi yang menyarankan sebelum melakukan pernikahan ada baiknya calon pengantin memeriksakan kesehatan giginya terlebih dahulu sehingga masalah-masalah yang mungkin akan timbul dapat dicegah dan tidak membahayakan saat mengalami kehamilan.

Hal ini dikarenakan pembiusan lokal saat pencabutan gigi seringkali mempengaruhi metabolisme darah dan beresiko membuat sang ibu mengalami gejala anemia atau hipertensi dimana kondisi ini dapat mengakibatkan berat bayi lahir tendah, kelahiran prematur, atau bahkan keguguran.

Serangkaian perawatan tubuh dari luar tersebut bisa rutin kamu lakukan 2 hingga 3 bulan sebelum hari H. Dan untuk menunjang hasil yang optimal, kamu juga perlu melakukan serangkaian perawatan tubuh dari dalam. Apa aja? Tunggu posting selanjutnya yaaaa...

Semoga bermanfaat, girls!

0 komentar:

Indigo Creative Nation - Indonesia Digitalpreneur (OPEN REGISTRATION)

21:44:00 Rendra Kurniawan 0 Comments

TELKOM sedang mendukung program pemerintah untuk Indonesia yang semakin berkembang dan maju terutama dalam bidang StartUp di tanah air ini dengan melahirkan ribuan "Technopreneurs" melalui program Indigo Creative Nation.

Indigo Creative Nation terinspirasi dari Silicon Valley yang menyebarkan semangat kolaborasi dan berbagi, dengan konsep "berasal dari komunitas untuk komunitas". Pembinaan perusahaan rintisan (StartUp) dilakukan melalui program ini, dengan harapan makin banyak technopreneur baru yang memiliki semangat membangun perusahaan mereka sendiri sehingga jangka panjangnya bisa mendorong kemajuan ekonomi di Indonesia.

Melihat perkembangan StartUp di tanah air semakin pesat, Program Indigo Creative Nation telah dibuka kembali bagi para pemilik StartUp yang ingin mengembangkan bisnis mereka dan mampu memiliki nilai jual tinggi. Setelah sukses menyelenggarakan Indigo Incubator dan Indigo Accelerator Batch I dan II di tahun 2015 lalu, maka dibukalah kembali penerimaan startup Batch I di Tahun 2016 melalui program ini.

Berbeda dengan sebelumnya dimana penerimaan dan seleksi program Indigo dilakukan terpisah, mulai tahun 2016 ini dan ke depan seleksi StartUp dilakukan secara bersama oleh Telkom Group terdiri dari Telkom Divisi Digital Service dan PT. Metra Digital Investama (MDI).

Program Indigo di Tahun 2016 ini mengusung tema "Building Strong Indonesia Digitalpreneuer with Disruptive Mindset", dengan tagline "Work Together Grow Together".
TELKOM memberi kesempatan bagi para startup untuk merealisasikan karya kreatif mereka, baik yahng masih dalam bentuk ide, produk yang sudah memiliki pengguna, bisnis yang sudah mendatangkan pendapatan, serta bisnis yang membutuhkan akselerasi dan pendanaan lebih lanjut. Pada Batch I 2016 ini, karya yang akan diterima hanya untuk kategori Innovative Product dan Innovative Business.

Ada enam kategori produk yang dapat dipilih oleh untuk mengikuti program ini yaitu :

  1. City & Goverment Solution
  2. Business Solution
  3. Home Solution
  4. Commerce
  5. Personal Apps
  6. Social Media & Community

Start-Up yang terpilih akan mendapat dukungan inkubasi selama 7 (tujuh) bulan dan mendapatkan berbagai fasilitas, dan keuntungan diantaranya adalah :

  • Akses pasar melalui channel pemasaran Telkom.
  • Pendampingan bisnis dan teknis.
  • Kesempatan bagi Startup untuk tumbuh menjadi perusahaan global bersama Telkom Group.
  • Bekerja sama dengan seluruh perusahaan di Telkom Group.
  • Pendanaan sejumlah mulai Rp. 120.000.000 (Seratus Dua Puluh Juta Rupiah) sampai dengan Rp 2 Milyar Rupiah, dengan share saham mulai 6% hingga 25%.
  • Fasilitas kerja yang nyaman dan dinamis di Bandung Digital Valley, Jogja Digital Valley, dan Jakarta Digital Valley.

Berminat dan tertantang untuk berinovasi? Jangan ragu ayo daftarkan StartUp kalian dan mulailah melangkah untuk wujudkan mimpi-mimpi menakjubkan itu!



Registrasi / pendaftaran dibuka dari tanggal 1 hingga 30 April 2016. Info lebih lengkap bisa kunjungi indigo.id

0 komentar:

Sahabat Jadi Partner Bisnis, Why Not?

21:14:00 It's Leblung 5 Comments

 Persahabatan bagai kepompong, mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong, hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatn bagai kepompong, maklumi teman hadapi perbedaan

Masih ingat lirik lagu Kepompong yang dibawakan, dengan sederhana namun mengena di hati, oleh Sindentosca di awal tahun 2010 yang lalu? Ya. Lagu yang populer karena menjadi soundtrack sinetron berjudul sama itu menceritakan persahabatan yang menjadikan kedua belah pihak menjadi lebih baik meski dengan berbagai perbedaan dan rintangan yang menghadang.

Dipungkiri atau tidak, masing-masing kita memiliki sahabat. Seseorang yang begitu dekat, tidak mirip secara fisik, dan bahkan tidak mirip pula secara watak, kepribadian, dan cara berpikir. Namun, ia selalu di situ. Tertawa bersama untuk hal-hal bodoh dan konyol yang kita, ia, atau dilakukan bersama. Menahan tangis saat kesedihan melanda kita agar ia tetap bisa menyalurkan energi positif dan membuat kita tegar menghadapi masalah yang terjadi. Sesekali memarahi kita saat kita ndableg mengambil keputusan yang kurang tepat dan sulit diingatkan. Ia, cermin bersih mengkilat yang menggambarkan diri kita sebenarnya.



Ia yang mengenali kita dari berbagai aspek barang tentu menjadi tempat curhat paling tepat. Tak kenal waktu dan tempat, entah tiba-tiba telpon jam 12 malam karena mendadak patah hati ditinggal si koko pergi, menemuimu di bawah pohon beringin saat kau menangis sesenggukan karena permasalahan kuliah yang semakin rumit, menahanmu dengan sabar saat amarah tengah memuncak, dan mendekapmu erat di waktu-waktu krusial yang lain. Sahabat juga partner nongkrong paling asyik, meski hanya duduk di depan gedung perpustakaan sembari membahas style tiap orang yang lewat, window shopping berjam-jam seraya mengobrol kesana kemari, atau sekadar duduk berjam-jam di kafe demi menghapus rindu. Sahabat, paket lengkap yang menyempurnakan hidup kita.

Lalu, kemana persahabatan akan kita bawa? Untuk kamu yang memiliki mimpi menjadi entrepreneur muda atau pebisnis muda, kenapa tidak mencoba menjadikan sahabatmu sebagai partner bisnis? Kalian yang sudah cocok di segala aspek kehidupan (cailah), akan lebih mudah berkomunikasi bukan? Konsep ini bukan isapan jempol semata loh. Beberapa pebisnis muda sudah membuktikannya, siapa saja mereka?

1.    Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim – Pendiri https://www.youtube.com/
Chad Hurley merupakan seorang lulusan Indiana University of Pennysylvania di bidang desain sedangkan Steve Chen dan Jawed Karim adalah lulusan University of Illinois di bidang ilmu komputer. Ketiganya dipertemukan saat menjadi karyawan PayPal.

Persahabatan mereka itu kemudian menjadi semakin erat dan akhirnya mendorong mereka untuk membuat sebuah situs untuk berbagi video saat mereka mengalami suatu masalah yang “pelik”. Ya. Mereka mengalami kesulitan berbagi video sebuah pesta makan malam yang diadakan di apartemen Chen di San Fransisco. Jawed Karim yang tidak hadir dalam pesta tersebut, diberbagai sejarah, tidak diceritakan apakah Chen atau Hurley ingin berbagi video ke Karim, tapi sebut saja begitu karena hanya Karim yang tidak datang pada pesta makan malam tersebut.

Jadilah pada awal-awal tahun 2015, mereka membuat sebuah situs untuk berbagi video dengan bantual angel investor seperti Sequiola Capital yang mengucurkan 11,5 juta US$. Video pertama yang diunggah berjudul “Me At Zoo” yang menampilkan Jawed Karim yang tengah berada di San Diego Zoo. Dan dalam kurun waktu yang tidak lama, sekitar Juli 2006, sebanyak 65.000 video telah diunggah dan menerima kunjungan hingga 100 juta di tiap videonya. Dan pada tahun 2007, menurut Alexa.com, Youtube menempati urutan ketiga 3 situs yang paling banyak dikunjungi setelah Google dan Facebook. Pencapaian yang fantastis bukan?   

2.    Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan – Pendiri  http://www.kaskus.co.id/
Kaskus dilahirkan oleh tiga sahabat yang tengah mengenyam pendidikan di Seattle, Amerika Serikat. Awalnya kaskus dibuat untuk tugas kuliah dan inti utama situs ini adalah berbagi informasi untuk orang-orang indonesia yang berada di Amerika Serikat.

Kaskus yang merupakan singatan dari Kasak Kusuk ini kini berhasil menjadi forum komunitas terbesar dan nomor 1 di Indonesia. Pada Juli 2014, Alexa.com mencatat bahwa Kaskus menduduki ranking 285 di lingkup global dan menduduki rangking ke 7 di Indonesia sebagai situs yang paling banyak dikunjungi.

3.    Miranti dan Nike – http://www.livingloving.net/
Situs yang dilaunching pada Februari 2013 ini dibuat dan dikembangkan oleh dua orang sahabat bernama Miranti dan Nike. Keduanya memulai bisnis ini karena merasa blog dan situs lokal tidak cukup informatif terhadap hal-hal yang mereka suka seperti desain, dekorasi, craft, dan lain-lain. Berawal dari mengemukakan apa yang mereka sukai dan apapun yang menarik bagi mereka, kini living loving telah memiliki kelas offline dengan jumlah peserta yang tidak pernah sepi. Ya. Kelas-kelas workshop tersebut mereka lahirkan dan jadikan sebagai ekspansi dari core bisnis mereka, yaitu menulis.

Tiga contoh sukses di atas sudah cukup membuat kita berpikir ulang agar persahabatan tidak melulu masalah curhat, shopping, dan travelling bersama kan? Partner bisa dijadikan sahabat ciamik dalam berbisnis, hasilnya bisa kalian gunakan untuk agenda berlibur bersama kalian loh. Tapi, berbisnis dengan sahabat juga harus mempertimbangkan beberapa hal agar bisnis berjalan persahabatanpun tetap langgeng.

Dikutip dari wolipop.detik.com, beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan adalah sebagai berikut :

1.    Pilih sahabat yang tepat
Sahabatku sudah tepatlah. Ya. Dia adalah orang yang tepat untuk curhat dan hang out saat ini, tapi apakah ia memiliki minat yang sama? Mudah diajak bekerja secara tim? Orang-orang dengan bakat alamiah mengenai sesuatu, misal pandai mendesain baju, belum tentu memiliki jiwa kerjasama yang baik. Oleh karena itu, pastikan dia adalah sahabat yang tepat untuk dijadikan partner bisnis ya.

2.    Pastikan kalian setara
Selain melihat potensi pada diri sahabat kita, kita juga tak boleh lupa untuk menggali minat dan ketrampilan yang kita miliki. Jangan sampai menuntut lebih pada sahabat tapi kita sendiri tidak memiliki kompetensi itu. Bisa-bisa sahabat kita kecewa dan hubungan menjadi renggang.

3.    Tentukan tujuan, target, dan peran
Pastikan tujuan bisnis yang dilakukan bersama telah ditentukan dengan jelas. Hal ini akan memudahkan kita untuk menentukan langkah apa saja yang diperlukan. Setelah itu buat target atas langkah-langkah tersebut dan bagi peran dengan seimbang agar tidak ada pihak yang merasa diberatkan.

4.    Buatlah kontrak kerjasama
Memang terasa riskan untuk membuat sebuah kontrak dengan sahabat. Tapi percayalah, ini akan memudahkan kita untuk menyelesaikan permasalahan yang mungkin suatu saat akan terjadi. Dan kontrak ini dibuat tidak lain dan tidak bukan adalah untuk melindungi kedua belah pihak.

5.    Pisahkan waktu kerja dan waktu bermain
Jangan campurkan urusan dan waktu kerja dengan bermain, selain target yang kemungkinan akan molor, membawa urusan pekerjaan pada waktu bermain juga akan mengurangi keseruan bermain. Gak lucu dong ya kalau temanmu sedang heboh dengan satu set kosmetik yang baru ia beli tiba-tiba kamu mengalihkan topik untuk membahas order dari Pak Ogah yang tempo hari baru kamu terima. “Woi, it’s time to having fun!” pasti begitu batin sahabatmu.

6.    Belajarlah mengatasi konflik
Terkadang, sulit untuk konfrontasi saat masalah menghadang. Ada rasa tidak enak untuk menyampaikan keluhan saat ia membuat kesalahan. Konfrontasi ini bukan bertujuan untuk membuat kalian bertengkar kok. Tapi kalian harus berusaha jujur dan menyampaikan apa yang menjadi hambatan untuk kebaikan kalian bersama di waktu mendatang. Masalah yang dipendam hanya akan menjadi bom waktu yang akan meledak kapan saja, bukan?

7.    Pererat hubungan persahabatan kalian
Suatu usaha yang dibangun bersama sahabat selalu didasari kecocokan satu sama lain. Hal ini harus terus dijaga dan sebisa mungkin dipererat agar kalian makin enjoy melakukan bisnis bersama.

8.    Sediakan “Me Time”
Saat kejenuhan akibat deadline dan order yang menggila, kalian memerlukan waktu untuk diri sendiri pastinya. “Me Time” ini diperlukan untuk meredam kemarahan yang timbul akibat kejenuhan tersebut.

So, tunggu apalagi? Yuk mari membuka usaha bersama sahabat!
Mm, tidak harus usaha yang menghasilkan uang sih. Kalian bisa mulai melakukan hal-hal yang kalian suka bersama untuk memperbaiki skill dan kemampuan kalian kok.

Seperti saya dan seorang sahabat yang memulai project baru berjudul “Dua (2) Wajah Manusia” (http://www.leblung.com/2016/03/dua-2-wajah-manusia.html) untuk menumbuhkan semangat menulis dan menyalurkan kegalauan kami. Agar cerita, cercaan, dan tangisan di malam-malam sunyi itu bisa kalian dengar juga. Siapa tau membawa pencerahan, atau yaaah minimal bisa bikin kalian tersenyum (dan semoga tidak makin tersesat ya. Hhe).


5 komentar: