Cek Apakah iPhone Baru atau iPhone Baru Rekondisi (Bekas)

09:56:00 Rendra Kurniawan 1 Comments


iPhone masih merupakan satu smartphone yang paling diminati terutama untuk kalangan menengah keatas, kenapa begitu? Tentu saja karena harganya yang prestisius / mahal, bahkan untuk iPhone versi terbaru sekarang yaitu Apple iPhone 6s harganya mulai dari kisaran Rp 12.000.000 (Dua Belas Juta Rupiah).

WOW! pasti tidak sedikit yang berpikiran, "Buset ini harga HP aja bisa buat beli Motor, bisa buat beli Laptop, dan lain-lain". Dengan kisaran harga yang diatas rata-rata seperti itu, membuat harga jual iPhone bekas / second masih seharga dengan smartphone Android yang masih baru BNIB (Brand New In Box).

Banyaknya peminat produk Apple yang satu ini menuntut beberapa pihak di negeri kita tercinta Indonesia ini untuk berpikir keras bagaimana bisa menjual iPhone dengan harga yang lebih murah sehingga bisa laku keras. Begitupun dengan banyak orang yang ingin mempunyai iPhone tapi budget mepet, berpikir bagaiman dengan budget yang mereka punya bisa membeli dan mendapatkan Apple iPhone yang mereka idam-idamkan (tidak sedikit orang membeli produk ini hanya untuk "pamer" atau sejenisnya dan akhirnya bingung cara mengoperasikan bahkan tidak bisa memanfaatkan Apple iPhone secara maksimal).

Di Indonesia saat ini tidak sedikit toko (Non Authorized Apple Reseller) yang menjual Apple iPhone "baru" dengan harga "miring" atau harga yang jauh lebih murah dibanding harga iPhone baru yang dijual oleh toko resmi Apple (Authorized Apple Reseller) seperti iBOX, Infinity, EMAX dan lainnya.
Misalkan di toko resmi Apple, iPhone dijual dengan harga 9 juta, di toko biasa dijual dengan harga 5 juta atau bahkan setengah harga dari harga di toko resmi Apple. Bagi yang kurang tahu banyak tentang iPhone, pasti akan lebih memilih iPhone yang di toko non-resmi tadi, karena bisa hemat biaya, toh ya sama-sama iPhone yang "baru" dan masih "garansi". Berikut ini tips dan cara mudah untuk mengetahui perbedaan Apple iPhone Baru dengan iPhone Rekondisi, Bekas / Second.

iPhone "Baru" Garansi Distributor = iPhone BEKAS (Rekondisi)
Ini adalah hal pertama yang perlu diketahui, bahwa tidak ada yang namanya iPhone Garansi Distributor, garansi iPhone hanya dari 1 (satu) sumber yaitu Garansi Resmi Apple (Apple Warranty).
Dapat dipastikan jika Anda membeli iPhone "Baru" Garansi Distributor, itu merupakan iPhone BEKAS yang sudah rekondisi, artinya iPhone bekas yang sudah dijual ulang dengan merekayasa sedemikian rupa agar terlihat masih mulus kondisi fisiknya. Banyak sumber yang mengatakan bahwa iPhone rekondisi itu bisa sampai pergantian spare part palsu di dalamnya kemudian dibungkus dan dijual ulang dengan harga yang jauh lebih murah dibanding iPhone baru yang sebenarnya.

iPhone Baru VS iPhone Rekondisi (Bekas)
Cara mudah kedua untuk mengetahui apakah iPhone tersebut benar-benar baru adalah ketika pertama kali dinyalakan :
  • iPhone Baru pertama kali dinyalakan akan masuk ke halaman Setup (Getting Started).
  • iPhone Rekondisi (Bekas) ketika dinyalakan pertama kali, langsung masuk Homescreen.
Cek Garansi Apple iPhone di Website Resmi Apple
Cara mudah terakhir untuk mengetahui apakah iPhone benar-benar baru ataukah rekondisi adalah dengan melakukan pengecekan garansi melalui website resmi Apple di https://checkcoverage.apple.com/.

Silahkan masukkan nomer serial / IMEI melalui website diatas, kemudian lihat hasilnya. Jika statusnya sudah EXPIRED, maka iPhone tersebut adalah BEKAS, maka jika penjual masih mengatakan bahwa iPhone yang dijualnya baru, maka sudah jelas yang dia katakan adalah OMONG KOSONG.
Tetapi jika statusnya masih ACTIVE, itu tandanya iPhone memang masih BARU, dan yang pasti bukan Rekondisi, bukan garansi distributor. Jadi jika terjadi sesuatu terhadap iPhone yang Anda beli, bisa langsung hubungi Service Center Apple untuk ditindaklanjuti, bisa jadi akan dilakukan penggantian unit yang baru (biasanya seperti itu).

Berbeda dengan garansi distributor, jika ada kerusakan mereka akan melakukan servis bukannya penggantian unit seperti yang dilakukan oleh Apple Inc.

You Might Also Like

1 comment:

  1. panjang bgt ren, tp bagus juga buat referensi nih. sip!

    ReplyDelete