KPI vs “Feminisme”

18:11:00 It's Leblung 0 Comments

Pada tanggal 23 Februari 2016 yang lalu, KPI atau Komisi Penyiaran Indonesia secara resmi mengeluarkan surat edaran mengenai larangan bagi seluruh Direktur Utama Lembaga Penyiaran untuk menayangkan siaran yang mengandung unsur “feminisme”. “Feminisme” di sini diartikan sebagai perilaku pria yang menyerupai wanita. Surat edaran yang bernomor 203/K/KPI/02/16 tersebut meminta kepada Direktur Utama Lembaga Penyiaran untuk tidak menampilkan host (pembawa acara), talent, maupun pengisi acara lainnya (baik pemeran utama atau pemeran pendukung) dengan tampilan sebagai berikut:
  1. Gaya berpakaian kewanitaan
  2. Riasan (make-up) kewanitaan
  3. Bahasa tubuh kewanitaan, termasuk namun tidak terbatas pada gaya berjalan, gaya duduk, gerakan tangan maupun perilaku lainnya
  4. Gaya bicara kewanitaan 
  5. Menampilkan pembenaran atau promosi seorang pria untuk berperilaku kewanitaan
  6. Menampilkan sapaan terhadap pria dengan sebutan yang seharusnya diperuntukkan bagi wanita
  7. Menampilkan istilah dan ungkapan khas yang sering dipergunakan kalangan pria kewanitaan
Komisioner KPI, Agatha Lily, seperti yang dilansir oleh www.tinoberita.blogspot.com, mengatakan bahwa langkah ini diambil untuk melindungi penonton usia anak-anak dan remaja agar tidak mencontoh perilaku-perilaku “feminisme” tersebut. Bukan Indonesia namanya jika suatu larangan tidak dibarengi dengan pro kontra yang cukup panas, alot, memeras otak, dan menguras tenaga. Hhe. Berbagai kalangan baik anggota DPR, artis, maupun pendukung dan pelaku LGBT angkat suara untuk menyatakan opininya. Ya. Sebuah babak drama baru dimulai, “KPI vs Feminisme.”



Pada dasarnya feminisme pada seorang pria dapat diakibatkan oleh 3 faktor, yaitu:

1.    Biogenik
Feminisme akibat faktor biologis. Pada tubuh pria yang memiliki feminisme berlebih tersebut, hormon kewanitaan tumbuh dan diproduksi lebih banyak. Hal tersebut dikarenakan faktor genetik. Dampak yang ditimbulkan akibat pertumbuhan hormon-hormon kewanitaan secara berkelanjutan adalah perasaan bahwa pria tersebut merupakan seseorang yang tidak dapat dikatakan pria seutuhnya (tulen), namun juga tidak dapat disebut sebagai seorang wanita. Oleh karena itu, seorang pria dengan kondisi seperti ini cenderung binggung untuk menentukan identitas atau jati diri sebenarnya. Selanjutnya, faktor lingkungan dan kondisi psikologis akan sangat berdampak pada penentuan jati diri pria tersebut.

2.    Psikogenik
Feminisme berlebih pada seorang pria juga dapat dikaitkan dengan pengalaman psikologis pada saat masa kanak-kanak. Misalkan pengalaman tidak menyenangkan dari ayah, saudara laki-laki atau situasi lain yang menimbulkan pemikiran bahwa menjadi wanita itu lebih baik dan lebih menyenangkan. Hal ini nantinya dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan kepribadian si anak. Sehingga dimungkinkan ia akan menumbuhkan sisi feminimismenya.

3.    Sosiogenik
Feminisme juga dapat diakibatkan oleh pengaruh lingkungannya. Lingkungan yang mendukungnya untuk menjadi wanita dapat mengakibatkan seseorang berubah menjadi pria dengan feminisme berlebih. Seperti yang dilansir pada www.wesleysinagabonar.wordpress.com berdasarkan wawancara langsung dengan kaum feminisme di Jawa Tengah, 2 dari 4 waria yang diwawancara memiliki sisi feminisme akibat lingkungannya.


Feminisme tipe sosiogenik inilah yang disasar oleh KPI untuk ditekan pertumbuhannya. Mengapa? Saat siaran televisi yang menyiarkan seorang pria dengan sisi feminisme berlebih, diberi peran khusus, diberi dukungan (sorak sorai penonton, dan tawa riuh) besar akan dapat menimbulkan satu pemikiran kurang benar di otak anak-anak dan remaja. “Feminisme memiliki nilai lebih.” Selanjutnya hal ini akan mendorong anak-anak laki-laki yang pada dasarnya tumbuh dan berkembang baik secara fisik maupun psikologis sebagai laki-laki seutuhnya, untuk berubah menjadi laki-laki dengan feminisme berlebih. Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mendapatkan perhatian atau penghargaan dari orang-orang di sekitarnya.

Anggapan-anggapan sepele seperti, “Ah. Kan akting semata untuk menjadi pria feminin.” Wait. Kebiasaan-kebiasaan kecil untuk menunjukkan sisi feminin memang terasa biasa dan bisa jadi hanya sebagai lelucon belaka untuk menarik perhatian. Namun, ketika hal tersebut terus menerus dilakukan, stigma atau pemikiran “Orang-orang lebih suka saya seperti ini (pria tapi feminin)” akan muncul dengan mudah.
Hal tersebut didukung oleh teori Hirarki Kebutuhan yang dicetuskan oleh Abraham Maslow. Menurutnya, manusia memiliki 5 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, yaitu:

1.    Kebutuhan Fisiologis
Kebutuhan paling dasar dari seorang manusia adalah kebutuhan fisiologis yang berpengaruh untuk mempertahankan hidupnya secara fisik. Contoh kebutuhan fisiologis adalah makan, minum, tidur, oksigen, dan seks.

2.    Kebutuhan akan Rasa Aman
Setelah kebutuhan fisiologis terpenuhi, selnajutnya seorang manusia memerlukan rasa aman untuk bertahan hidup. Rasa aman yang dimaksudkan adalah rasa aman untuk melakukan kehidupan fisiknya secara normal tanpa takut akibat perang, ancaman dari pihak luar, penyakit, kecemasan, dan lain-lain.

3.    Kebutuhan akan Kasih Sayang
Kebutuhan rasa kasih sayang pada dasarnya adalah kebutuhan akan rasa aman dari segi psikologis. Kebutuhan ini meliputi dorongan untuk bersahabat, keinginan memiliki pasangan yang saling mengasihi, dan kebutuhan untuk dekat pada keluarga. Kebutuhan ini menyangkut hubungan dengan orang lain dimana terdapat proses memberi dan menerima secara seimbang.

4.    Kebutuhan akan Penghargaan
Setelah kebutuhan dicintai dan dimiliki tercukupi, manusia akan bebas untuk mengejar kebutuhan akan penghargaan. Maslow menemukan bahwa setiap orang yang memiliki dua kategori mengenai kebutuhan penghargaan, yaitu kebutuhan yang lebih rendah dan lebih tinggi. Kebutuhan yang rendah adalah kebutuhan untuk menghormati orang lain, kebutuhan akan status, ketenaran, kemuliaan, pengakuan, perhatian, reputasi, apresiasi, martabat, bahkan dominasi. Kebutuhan yang tinggi adalah kebutuhan akan harga diri termasuk perasaan, keyakinan, kompetensi, prestasi, penguasaan, kemandirian dan kebebasan. Sekali manusia dapat memenuhi kebutuhan untuk dihargai, mereka sudah siap untuk memasuki gerbang aktualisasi diri, kebutuhan tertinggi yang ditemukan Maslow.

5.    Kebutuhan Aktualisasi Diri
Kebutuhan ini tidak melibatkan keseimbangan namun melibatkan keinginan yang terus menerus tumbuh untuk memenuhi potensi diri.

Nah. Saat pemikiran bahwa ia akan lebih disukai dan dihargai saat bersikap feminin muncul, ia akan terus menerus melakukan, berlaku dan bersikap layaknya wanita seutuhnya. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan akan penghargaan seperti yang diutarakan oleh Maslow. Akhir dari fase tersebut adalah rasa nyaman yang timbul seperti ketika ia menjadi diri sendiri seutuhnya. Saat rasa ini timbul, maka ucapan selamat tinggal pada kepribadian prianya ada di pelupuk mata.

Oleh karena itu, bukan menjadi sebuah hal yang perlu ditentang dengan nada tinggi dan otot besi. KPI hanya sedang berusaha menyelamatkan anak-anak dan remaja dari tragedi “berubah karena orang lain.” Karena mereka, para penonton usia dini tersebut bukan hanya dari kalangan yang hidup dengan penuh cinta dari kedua orang tua, dari saudara, dan dari teman-teman di sekitarnya. Mereka yang kebutuhan akan rasa sayang, rasa cinta dan dimiliki tidak terpenuhi dengan baik, akan cenderung mudah untuk berubah ketika ada kehebohan atau penghargaan berlebih dari orang-orang sekitar dengan melakukan sesuatu (dalam hal ini berlaku feminin).

Jadi, dapat saya katakan bahwa KPI tidak sedang menentang anda yang berlaku feminin, tidak sedang membatasi ruang gerak para seniman. Ia hanya menyelamatkan generasi kita, menjadikannya generasi “Be Yourself” atau “Be 100% You”.

Mari berpikir positif, mari menjadi diri sendiri!

0 komentar:

Pilih Bra yang Tepat Untukmu, Girls!

13:04:00 It's Leblung 0 Comments

Fashion merupakan hal yang penting bagi seorang wanita. Ya. Peduli fashion bukan berarti harus mengikuti trend terkini atau mengikuti gaya berbusana selebritis yang sedang berada di puncak karir lho. Peduli fashion diartikan sebagai menggunakan pakaian yang nyaman, membuat percaya diri, sesuai dengan suasana atau acara yang dihadiri (gak mungkin dong pake piyama ke pengajian?), membuatmu merasa menjadi diri sendiri, dan bebas bergerak kesana-kemari.

Untuk memaksimalkan penampilan itu, pakaian dalam tentu menjadi hal yang perlu diberi perhatian khusus. Ya. Perhatikan bra yang kamu gunakan. Pakaian dalam yang berfungsi menutupi dan menopang payudara itu mampu membuat style kamu menjadi berantakan jika tidak dipilih dengan tepat. Bra yang un-fit bisa membatasi gerakmu, girls. Seperti sesak napas karena terlalu ketat, malu bergerak karena si ‘aset’ melonjak kemana-mana akibat bra terlalu longgar, atau yang lebih fatal lagi bra membuat bagian dadamu terlihat aneh dan tidak bulat sempurna. 

Mm, bagaimana mengidentifikasi bra yang kurang tepat?

1.    Berdirilah di depan cermin sehingga kamu bisa melihat jelas bentuk payudaramu
2.    Apakah terdapat bagian payudara yang menyembul keluar dari bawah atau bagian tengah bra?
3.    Apakah terdapat rongga di antara bagian tengah payudara dan bagian tengah bra?
4.    Apakah terdapat bekas kawat pada bagian bawah payudara?
5.    Apakah terdapat bekas tali bra pada bahumu?
6.    Apakah kaitan tali di belakang bra tertarik ke atas?
7.   Apakah payudaramu nampak terlalu ke bawah, terlalu ke atas, atau letaknya menyamping ke kiri kanan tubuhmu?

Jika semua pertanyaan itu kamu jawab dengan “IYA”, remove your bra now! Kamu salah memilih ukuran bra dan itu bisa membahayakan kesehatanmu, girls. (baca http://www.leblung.com/2016/03/awas-salah-bra-petaka.html)

Lalu, bagaimana memilih bra yang tepat?
1.    Pilih ukuran yang pas
Wacoal.id berbaik hati memberikan cara mengukur payudara yang tepat, girls!

a.      Pertama, ukur lingkar dada kamu pada titik tertinggi payudara (top bust), misalkan 85 cm.
b.   Kedua, ukur lingkar dada kamu pada titik terendah payudara yang berada tepat di bawah lingkar payudara (under bust), misalkan 75 cm.
c.       Hitung selisih antara top bust  dan under bust
85 cm – 75 cm = 10 cm
Maka cup bra yang tepat untukmu adalah cup A.
d.      Ukuran under bust ini menunjukkan panjang tali yang kamu perlukan.
75 cm berarti size 34 untuk ukuran bra pada umumnya, atau pada bra modern seperti merk Young Heart, Wacoal, dll, akan langsung kamu jumpai ukuran A75.
2.    Pilih sesuai dengan bentuk payudaramu
Seperti yang dilansir oleh www.liputan6.com, terdapat 7 jenis payudara. Berikut tipe payudara wanita dilihat dari bentuk dan payudara yang sesuai:
a.       Serong ke kanan
Jika bentuk payudara tertarik ke arah luar tubuh Anda dan meninggalkan beberapa ruang di bagian pusar langsung dari dada Anda, sebuah bra T-shirt akan tepat untuk Anda gunakan untuk memberikan bentuk yang sempurna pada payudara Anda.
b.      Terpisah jatuh ke sisi bawah
Bentuk payudara ini jatuh ke arah sisi tubuh. Untuk itu pilih sebuah bra dengan gaya terjun serupa sehingga dapat membantu menarik payudara agar tampak lebih indah.
c.       Seperti lonceng bola
Jika payudara kamu sedikit lebih tipis di atas sebelum pembulatan ke bawah, jenis bra terbaik adalah tipe penuh cakupan yang memeluk payudara kamu. Kaum hawa dengan jenis payudara ini membutuhkan dukungan ekstra baik untuk mengangkat dan menarik payudara.
d.      Seperti globe
Jenis payudara ini sangat bulat dan sama-sama penuh di bagian atas dan bawah. Pilihlah bra yang tipis, bergaris dan mencakup seluruh bagian payudara kamu. Bra dengan tipe itu akan membuatmu nampak sempurna.
e.      Berukuran mini
Sebagian perempuan memiliki payudara yang kecil namun panjang. Bra dengan jenis turun ke bawah akan sangat sesuai untuk jenis payudara seperti ini. Payudara akan tertarik dan membentuk ukuran mini, selain itu pilihlah bra dengan bantalan sehingga akan terlihat lebih penuh.
f.      Terpisah asimetris
Tidak semua perempuan memiliki ukuran yang simetris antara kedua payudaranya. Jika perbedaan ukuran tersebut mengganggu, gunakanlah bra dengan ekstra bantalan yang mudah dilepas dan dipasang sehingga memungkinkan kamu untuk memasang di sisi payudara yang lebih kecil dan melepaskan bantalan pada bagian payudara yang lebih besarnya.

g.     Berbentuk normal
Jika kamu memiliki bentuk payudara normal dengan bentuk sedikit menjorok di bagian bawah, kamu bisa menggunakan jenis bra apa saja. Lucky for you, girls!
3.    Last but not least, pilih bahan yang nyaman dan menyerap keringat
Pemilihan bahan bra juga sangat penting. Pilih yang menggunakan bahan nyaman dengan daya serap baik sehingga saat kamu berkeringat, ia dapat menyerap dengan baik dan tidak menimbulkan iritasi. Jika kamu menggunakan bra dengan penopang kawat pada bagian bawah, pastikan kawat tidak menonjol keluar karena dapat melukai ‘asetmu’.
4.    Ganti bra kamu tiap 6 bulan sekali!
Karena dalam 6 bulan, bentuk bra tidak lagi bagus sehingga fungsi atau performa kinerja untuk menopang payudara telah berkurang. So, jangan lupa beli yang baru tiap 6 bulan yaa..

Itu dia 4 tips untuk memilih bra yang tepat, girls! Selain itu, ada trik lain yang perlu kamu ketahui, “Cara memakai dan merawat bra dengan tepat.” Tunggu di postingan berikutnya yaa..

0 komentar:

Dua (2) Wajah Manusia

19:53:00 It's Leblung 0 Comments

Sore itu, titik hujan masih turun dengan iramanya yang indah. Tempo adante (sedang) yang dipilih sang malaikat penurun hujan membentuk satu pertunjukan yang menyejukkan mata bagi kami yang tengah sibuk dengan imajinasi masing-masing.

Nampak dengan jelas, jendela kafe ini menjadi berembun karenanya. Beberapa pengunjung memilih menulis sesuatu di atasnya. Entah apa yang mereka tulis, mungkin nama orang terkasihnya, impiannya, gambar sticky man, atau mungkin hanya kata-kata tak bermakna. Minus 3,5 membuat saya kesulitan membaca torehan imaji mereka. Satu, dua, hingga lima belas menit berlalu tanpa ada kata yang meluncur dari bibir saya. Imajinasi masih menari-nari. Sesekali melompat atau berlari cepat.

Sungguh sore yang menentramkan jiwa. Hingga akhirnya, "Buleeeeel! Lama ya? Tadi mau berangkat Buk Sum minta angkatin jemuran dulu. Habis gitu masih marahin si bungsu karena kemaren ketauan bolos sekolah buat maen PS (PlayStation). Heran dah tuh bocah. Gue hukum dya pake hafalan surat yasin", suaranya menggelegar ke seluruh sudut kafe. Beberapa memandang sinis, beberapa yang lain hanya menampakkan wajah terkejut. Saya menariknya untuk duduk. Meredam semangat yang berkobar-kobar itu.

Dian Fitria Agus namanya. Laki-laki dengan tubuh tinggi besar, kadang dihiasi kumis dan jambang yang tumbuh tidak rapi (katanya biar macho, padahal big no-no), geraknya sedikit gemulai, tapi siapa sangka dya adalah karateka pemegang sabuk hitam, atlet karate tingkat nasional yang suka tiba-tiba jadi sholehah saat jadwal pertandingan mulai mendekat.

Dan sore dilanjutkan dengan perbincangan panjang mengenai es di kutub utara yang mulai mencair, gaya busana Ariana Grande vs Taylor Swift, keputusan KPI yang melarang banci tampil di tv, kasus Saipul Jamil alias abang SJ hingga curhat percintaan ala anak muda masa kini. Ya, bersamanya, pembicaraan tak pernah menemukan jeda. Selalu ada tawa, tangis, atau cercaan yang disalurkan.

Sekali-dua kali dya akan melawak dengan gaya khasnya, sindiran yang dibikin konyol, sesekali mencercaku (berkali-kali sih), menghina baju renda-renda warna merah hasil mencontoh model di salah satu majalah kenamaan (please forget about this thing! Berasa dosa seumur hidup dahh), di lain waktu ia akan memunculkan nasihat-nasihat bijak dan pemikiran supernya saat saya mulai hampir menangis memikirkan segala hal dari sudut seorang pesimistis, tapi di lain waktu, ada masa dimana saya ganti mencercanya, menceramahi dengan nada sok tau padahal ilmu pas-pasan. Ya. Itu kami. Persahabatan beruang grizzly dengan koala si tukang tidur.

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا
طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة
Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Kita, adalah dua orang yang berharap menjadi penjual minyak wangi bagi satu dan lainnya. Memberi manfaat meski seringkali membicarakan hal-hal yang tidak berarti. ^.^ Maka kali ini saya mengenalkan sebuah rencana sederhana untuk menambah semangat menulis, mengasah otak yang mulai tumpul karena ribuan angka di sheet Ms. Excel, menyalurkan kecerewetan yang selama ini terhalang suara mesin penggiling tembakau.

Ya. Sore ini, 27 Maret 2016, kami menelurkan : “Dua (2) Wajah Manusia”

Bukan tentang menjadi munafik. Bukan tentang kemunafikan orang lain. Bukan pula membahas dalil-dalil agama tentang penolakan terhadap kemunafikan.

Ini tentang mencerca satu topik bersama. Dengan sudut pandangnya dan dengan sudut pandang saya.  Just wait and see ya.. plus cerca kami dengan pemikiranmu. Dunia ini perlu cercaan untuk menjadi baik bersama.

Mari menulis, berkarya, mencerca, dan menjadi penjual minyak wangi bagi orang lain! https://genthonkthink.wordpress.com vs http://www.leblung.com/

0 komentar:

Promo Diskon iPhone 5S Hanya 4,4 Juta

22:20:00 Ar Ra 0 Comments

Kedatangan iPhone SE memang cukup mengguncang dunia perhelatan Apple Addict (para pengguna Apple) khusunya pengguna iPhone. Begitu banyaknya peminat akan iPhone berukuran 4inch masih lebih banyak dibandingkan ukuran iPhone pada versi 6 dan diatasnya, maka dari itu Apple memutuskan untuk merilis iPhone SE.

Dengan ini maka harga iPhone generasi sebelumnya pasti turun, dan hari ini setelah walk-around, saya mendapatkan informasi tentang Promo Diskon iPhone 5S hanya seharga Rp 4.499.000. Berbeda pada harga sebelumnya yaitu Rp 400.000 diatas harga promo saat ini.


Promo ini hanya berlaku sampai tanggal 27 Maret 2016, di semua outlet Infinite. Dan perlu kalian ketahui bahwa promo diskon ini hanya berlaku jika kalian membayar dengan uang CASH atau melalui DEBIT BNI atau BCA.

Yang berminat membeli, silahkan mumpung waktu masih ada, hehe.

0 komentar:

Tantangan dalam Merintis Startup

00:34:00 Rendra Kurniawan 0 Comments

Pastinya kalian semua uda pada tahu apa itu Startup / Bisnis Startup kan? Terutama kawula muda kini yang dinamis dan melek teknologi.
Namun bagi yang belum paham apa itu bisnis startup, saya coba kutipkan dari sebuah artikel dari Tech-in-Asia berikut ini :

Kata startup sendiri adalah serapan dari bahasa inggris yang menunjukan sebuah bisnis yang baru dirintis. Menurut sumber informasi dari Wikipedia.org, startup adalah sebuah perusahaan rintisan, umumnya disebut startup (atau ejaan lain yaitu start-up), merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi.

Dewasa ini tidak sedikit peminat dalam dunia startup tersebut, bahkan tidak sedikit yang berani meninggalkan zona-nyaman mereka untuk merintis sebuah bisnis startup mereka sendiri dimana disana mereka bisa bekerja sesuai hobi dan passion-nya. Dan banyak juga kisah sukses dengan startup mereka contoh paling mudah dan paling booming saat ini adalah Go-Jek dan Grab.

Hal seperti ini tentu perlu disambut positif, karena pada dasarnya ide dari sebuah bisnis startup adalah sebagai sebuah solusi dari permasalahan yang dijumpai di masyarakat. Dan dengan semakin banyak bisnis startup yang berkembang semakin terbuka lebar pula lapangan pekerjaan.

Akan tetapi untuk membangun sebuah bisnis startup tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di bawah ini ane akan share sedikit tips untuk agan dalam membangun bisnis startup.

1. Temukan Permasalahan
Cari permasalahan yang umum terjadi secara berulang, kemudian pikirkan solusinya seperti apa, tidak perlu harus langsung menunjukkan hasil yang signifikan, berproses itu diperlukan maka lakukan secara bertahap untuk menyelesaikan dan menemukan solusi terbaik dari permasalahan tersebut.

2. Validasi
Setelah ketemu permasalahannya yang kalian perlu lakukan selanjutnya adalah validasi. Pastikan bahwa hal itu permasalahan umum. Banyak orang yang menganggap kalau hal tersebut jadi masalah. Jadi saat agan luncurkan produknya nanti akan diterima sama orang-orang sebagai solusi. Seringkali kita gagal melakukan validasi, kita kira itu jadi masalah buat semua orang ternyata cuma kita sendiri yang merasa hal tersebut adalah sebuah masalah.

3. Buat Perencanaan 
Pada tahap ini agan dituntut mampu menuangkan gagasan agan ke dalam sebuah Business Plan. Seringkali model lean canvas digunakan dalam pembuatan perencanaan bisnis startup.

4. Cari Investor 
Dalam memulai bisnis startup tidak harus keluar uang dari kantong kita. Saat kalian punya ide bisnis yang cemerlang ada sangat banyak di luar sana investor yang tidak ragu untuk mengucurkan dananya untuk berinvestasi di bisnis startup kalian.

5. Komitmen dan Percaya 
Gimana kalian bisa minta orang lain percaya dengan ide yang kalian punya, kalau diri sendiri ga percaya bahwa ide tersebut akan membuahkan hasil.
Mulai dengan bentuk tim yang solid dan terus dikembangkan bersama. Karena faktanya 7 dari 10 startup gugur dan gagal, ini bukan bermaksud untuk menakuti, justru jadikan sebagai memotivasi untuk berani mencoba.

Berani dan percaya, siap ya!? Kalo kita nyoba peluangnya 50:50, tapi kalau sama sekali belum pernah mencoba, maka peluangnya menjadi 100%!! 100% GAGAL!! Harus berani mencoba dan jangan berhenti belajar. Belajar dari ahlinya, belajar dari mentor, belajar dari orang-orang yang udah lebih dahulu sukses membangun usaha startup.

Maka dari itu, bagi kalian yang ingin menimba ilmu tentang startup, kalian bisa gabung dalam komunitas Young On Top (YOT), apa itu? silahkan kalian cek lanhgsung di website resmi www.youngontop.com/startupconnext.


Jangan lupa catat dan usahakan gabung dalam acara ini :
Hari, Tanggal : Kamis 31 Maret 2016
Pukul : 18.00 - 21.00 WIB
Alamat : Wisma Bisnis Indonesia, Lantai 8. Jalan KH. Mas Mansur No. 12A, Tanah Abang, Jakarta 10220.

0 komentar:

AWAS, SALAH BRA = PETAKA!

19:13:00 It's Leblung 2 Comments

Pagi ini, matahari bersinar hangat. Saya dan seorang partner in crime yang sudah merencanakan JJS alias jalan-jalan seru semakin bersemangat. Segera mandi, sarapan, dan tak lupa dandan maksimal sambil sesekali cekakak-cekikik membahas hal-hal konyol di masa lalu.
Ya. Kali ini, saya menumpang di kos semi apartemennya yang nyaman. It’s time to go shopping! Awal bulan yang indah karena duit gaji masih utuh. Hhi. Kali ini kami bersiap untuk menuju salah satu mall di daerah Tangerang, jadwal shopping kali ini adalah membeli bustehouder. Apa itu? Darimana asalnya?

 

Bustehouder (BH) atau yang biasa disebut bra adalah sebuah pakaian yang berfungsi untuk menutupi dan menopang payudara agar bentuknya tetap indah dan tidak kendur. Menurut sejarah, bra telah digunakan oleh kaum wanita di Pulau Kreta (Yunani) sejak 2500 tahun sebelum masehi. Saat itu, para wanita Yunani menggunakannya di luar pakaian mereka dengan tujuan mengangkat payudara. Lalu pada 450 tahun sebelum masehi, kaum wanita bangsa Romawi menggunakan pakaian sejenis kemben atau korset untuk mengatur ukuran payudara mereka. Namun, modern bra yang bentuknya terus berkembang dan mengalami inovasi pertama kali dipatenkan oleh seorang sosialita dari New York bernama Mary Phelps Jacob yang saat itu masih berusia 19 tahun.

Suatu hari Mary akan pergi ke sebuah pesta, gaun yang telah ia persiapkan adalah sebuah gaun cantik yang terbuat dari bahan yang ringan dan tipis sehingga korset dari bahan tebal dan kaku yang biasa ia gunakan terasa tidak sesuai dan membuat gaunnya menjadi nampak aneh. Akhirnya, ia dan pembantunya membuat penutup payudara dari saputangan yang dijahit serta ditambah tali untuk pengikat. Saat datang ke pesta, teman-teman Mary berdecak kagum karena dampak dari penggunaan bra ala Mary tersebut adalah ia dapat berdansa dengan gemulai, padahal apabila menggunakan korset, ia akan susah untuk berdansa. Penemuan Mary tersebut segera menyebar ke seantero kota, sehingga ia kebanjiran order dan akhirnya dipatenkan pada tahun 1914 di Amerika Serikat. Thanks, Mary! ^.^


Kembali ke kota Tangerang. Setibanya di mall, kami segera menuju gerai bustehouder dan seperti kata orang, rejeki tak akan kemana. Diskon sedang membanjiri area mall tersebut. Yeay!
“Wah. Yang ini lucu ya. Jarang kan ada bra warna tosca. Aku mau yang ini.”
“Iya, lucu kok. Yang biru juga lucu. Tapi aku mau yang pink dengan renda warna ungu itu deh! Looks cute but a little sekseh.”
“Yang ini juga lucuu. Gambar panda nih. Satu set dengan celana dalamnya...”


EITS. Memilih bra bukan perkara warna dan motifnya yang lucu loh. Kesalahan memilih bra dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah daftar dampak buruk yang timbul akibat penggunaan bra yang salah :

1.    Iritasi Kulit
Penggunaan bra yang terlalu ketat akan mengakibatkan gesekan pada kulit. Apalagi jika bra yang digunakan adalah bra dengan kawat di bagian bawah yang berfungsi untuk menopang payudara, gesekan bra dan kulit akan lebih parah. Hal ini dapat mengakibatkan iritasi atau luka pada kulit.

2.    Payudara Menjadi Kendur
Payudara yang tidak ditopang dengan baik dapat berubah bentuk dan menjadi kendur atau kekencangannya berkurang. Hal ini mgeakibatkan payudara tidak lagi tampak indah.

3.    Sakit Kepala
Penggunaan bra dengan ukuran tidak tepat, akan menghasilkan belahan dada yang kurang pas. Hal ini dapat mengakibatkan leher dan otot punggung bagian atas harus bekerja lebih keras untuk mendukung berat payudara. Otot leher yang bekerja terlalu keras dapat menimbulkan sakit kepala yang dikenal dengan sakit kepala cervicogenic atau sakit kepala dari leher.

4.    Sakit Leher
Sakit leher ini dimungkinkan terjadi pada kaum wanita yang memiliki ukuran payudara besar. Payudara yang besar tentu menimbulkan ketegangan pada otot-otot leher. Jika tidak didukung dengan bra yang mampu menopang berat payudara, maka sakit leher bukan suatu hal yang mustahil untuk terjadi.

5.    Nyeri Punggung
Bra yang terlalu ketat dapat membatasi gerakan di punggung atas sehingga menyebabkan restrikasi atau pembatasan  ruang gerak dan kekakuan pada tulang belakang. Hal ini bertolak belakang dengan tulang belakang yang dirancang untuk bergerak, membungkuk, dan memutar. Oleh karena itu para ahli fisio dan osteopati, Tim Allardyce dari Surrey Physio seperti dilansir tempo.co.id percaya bahwa tali bra yang dipasang terlalu kuat atau kencang di sekitar ruas tulang belakang akan mengakibatkan sakit punggung dan berkembang menjadi nyeri punggung bila tidak segera ditangani.

6.    Sesak Napas
Kesalahan penggunaan bra, dalam hal ini terlalu ketat, memang tidak akan berdampak langsung pada sistem pernapasan. Jadi tenang, anda tidak dapat langsung terserang sesak napas akibat penggunaan bra yang terlalu ketat. Namun, akibatnya adalah menganggu mekanisme pernapasan dan membuat kita sulit bernapas secara teratur. Dampaknya, distribusi oksigen dan karbon dioksida menjadi terganggu sehingga kita harus menarik napas lebih dalam. Tarikan napas yang lebih dalam ini juga dapat mengakibatkan sakit leher.

7.    Rasa Sakit Akibat Goncangan
Saat kita bergerak, baik melakukan banyak atau sedikit gerakan, payudara akan bergerak 8 sentimeter. Jika gerakannya tidak mendukung, kita dapat merasakan sakit akibat goncangan atau gerakan tersebut. Seperti yang dilansir oleh tempo.co.id, sebuah bra olahraga yang dipasang dengan benar akan mengurangi gerakan yang tidak perlu hingga 83%, sehingga sakit akibat gerakan atau goncangan payudara dapat diminimalisir.

8.    Iritasi Usus Besar
Pernahkah Anda berpikir bahwa menggunakan bra yang salah mungkin menjadi penyebab gangguan pencernaan dan sindrom iritasi usus besar? Memakai bra yang salah memberi tekanan pada diafragma yang mengarah pada masalah pencernaan.

9.    Efek Negatif Pada Kelenjar Getah Bening
Cup-bra yang tidak pas atau terlalu kecil dapat menekan kelenjar getah bening dan menciptakan peradangan di dalam payudara.

Lalu bagaimana cara memilih bra yang baik dan benar? Tunggu postingan selanjutnya yaaa.. *winkwink

2 komentar:

Agar Sholat Wajib 5 Waktu Tidak Lagi Terlewatkan, Coba Beberapa Tips Ini

17:38:00 Ar Ra 0 Comments

Mengutip dari sebuah artikel yang menarik tentang 8 hal agar sholat wajib tidak lagi terlewatkan, sangat layak untuk di share kembali :). Memang tidak sedikit umat muslim yang sering menunda-nunda untuk menunaikan sholat wajib dengan berbagai alasan. Sampai-sampai lupa waktu yang mana waktu shalatnya terlewat begitu saja.
Sebenarnya saya juga belum bisa untuk sepenuhnya tepat waktu dalam menunaikan sholat lima waktu, tapi semoga dengan berbagi kebaikan ini bisa bersama-sama belajar memperbaiki diri, iman dan takwa kita pada Allah SWT. Sebenarnya kamu tahu pentingnya sholat yang nggak hanya perihal kewajiban atau hanya takut dosa dan masuk neraka.
Rasa penyesalan karena melewatkan satu waktu sholat wajib juga pastinya ada. Tapi ternyata, besok-besoknya lagi, hal seperti ini terulang kembali.
Nah, agar kebiasaan kurang baik itu tidak terus berulang silahkan coba lakukan beberapa hal berikut ini (meskipun berat tapi tidak rugi untuk dicoba bukan) :
1. Sering bergaul dengan teman atau orang yang rajin sholat tepat waktu serta baik hati dan bersedia mengingatkan agar bersama-sama menunaikan kewajiban sholat tersebut.
2. Pasang aplikasi pengingat sholat wajib atau yang mempunyai fitur lebih lengkap lainnya tentang Islam di smartphone kalian.
3. Menjaga wudhu! Biasanya hal ini tanpa sadar membuat kita ingin segera sholat :).
4. Makan secukupnya jangan sampai terlalu kenyang, agar tidak membuat kita merasa ngantuk.
5. Temukan masjid favoritmu. Karena ketika kita sudah tertarik pada suatu tempat, apalagi hal ini berhubungan dengan menunaikan kewajiban kita sebagai umat muslim, biasanya ingin segera berkunjung kembali, lagi dan lagi.
6. Jika akan bepergian tapi sudah dekat waktu sholat, lebih baik tunggu dulu. Tunaikan sholat dulu, selesai itu bisa melanjutkan atau memulai perjalanan. Agar di perjalanan hati kita lebih tenang dan nyaman.
7. Biasakan melakukan hal yang sunah.
8. Buat sebuah tantangan tersendiri dalam diri.
Misalkan kita buat target atau goal, kita ibaratkan dalam sebuah game.
Oke, dalam minggu ini minimal sholat wajib di masjid sepuluh kali.
Seperti itu atau seamacamnya, lakukan secara bertahap. Dan bila perlu silahkan pasang sebuah aplikasi di smartphone kalian untuk mendukung pencatatan penyelesaian target tersebut. Karena pada umumnya, aplikasi semacam itu punya fitur unik yang membuat kita merasa tertantang.

Yap semoga tips ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

0 komentar:

Aku, Kau, dan Sepasang Sepatu Usang

21:53:00 It's Leblung 5 Comments


Pagi ini langit tak secerah hari-hari sebelumnya. Ada awan hitam yang menggelayut manja di ujung sana. Saya, yang hari itu juga tengah merasa pilu semakin gundah saja. Pergi ke toko buku bekas hampir pasti akan terkena hujan, namun tak pergipun saya akan terserang bosan yang tak kalah menjengkelkan. “Ahh. Bisakah Kau pindahkan toko bukunya ke seberang jalan saja, Tuhan?” Doa yang sama mustahilnya dengan meminta seribu candi dalam semalam. Hhe.

Berbekal sembilu karena malas bertemu hujan, saya nekat pergi. Sambil tak luput menggerutu sesekali.

Tik tok tik tok.

Tunggu, saya baru melihat sepasang sepatu tergeletak sendirian di pinggir jalan tak jauh dari tempat saya berhenti saat ini. Saya melangkah mundur bak Ariel Peterpan di Video Klip Menghapus Jejakmu yang sempat ngehits di tahun 2007. Satu langkah, dua langkah, kuhitung hingga 10 langkah ke belakang. Ya. Sepatu usang itu kini tepat di samping kaki kiriku. Sebuah sepatu sport sederhana, berwarna dasar putih dan dipadu dengan warna biru muda serta sedikit sentuhan pink di bagian mata kaki. Cantik. Tapi usang. Kuperhatikan dengan seksama. Tak ada bagian yang robek sedikitpun. Bentuknya pun masih terbilang sempurna. Oh tunggu. Bagian belakang sedikit penyok akibat injakan si pemilik sebelumnya. Tapi tetap nampak sempurna. Hanya usang. Sangat usang. Debu menebal hampir di seluruh bagian sepatu.

“Milik siapa ini? Sudah tak terpakai?” Saya mengamati daerah sekitar saya berdiri. Itu daerah pertokoan. Kompleks penjual buku bekas yang tak lain adalah tempat saya nongkrong saat yang lain memilih pergi ke bioskop. Tak mungkin ada seseorang yang meletakkan sepatu ini di sini tanpa sengaja. Tak mungkin pula ia membiarkan sepatu ini di sini agar debunya hilang. Tak mungkin dibiarkan di sini untuk di jemur, sebab tak ada tanda-tanda ia habis dicuci atau sekedar dibersihkan sekenanya. Sungguh. Debunya tebal sempurna di sana-sini. Maka kusimpulkan ia tak bertuan. Tak diinginkan dan butuh penyelamat. Meski sebenarnya saya yang memerlukannya karena sudah lama mendamba sepasang sepatu sport warna biru. 

“Ya Allah, ini hadiah darimu kan? Sebagai ganti karena Kau tak mengabulkan permintaanku sebelum berangkat tadi?” saya mengumam dalam hati sembari tersenyum simpul. Saya membuka tas jinjing saya, memasukkan sepatu bernomor 37 itu ke dalamnya. Saya tak peduli tas saya menjadi kotor. Sepatu ini terlalu cantik untuk dilewatkan. Saya membalikkan badan. Berjalan pulang. Mengurungkan niat untuk membeli novel karya Fahri Asiza, serial Syakila yang kusuka. Sepatu ini lebih menawan hati.

Hal pertama yang saya lalukan sesampainya di rumah adalah mencuci sepatuuuuu! Yeay. Kunamai ia Bluely. Biar, meski sedikit alay. Saya suka. Biru, cantik, dan terlihat menawan. Cocok untuk jogging maupun hangout. Saya mengambil sikat cuci dan detergen. Satu menit, dua menit, 20 menit berselang. Sepatu ini masih saja terlihat kotor. Saya menyerah. Tangan saya sudah keriput dan panas terkena detergen. Perjuangan hari ini sampai di sini. Saya yakin Bluely bisa kembali putih sempurna. Saya hanya perlu sedikit bekerja keras. 

Dua hari berselang. Bluely sudah kering dan siap untuk dimandikan lagi. Dengan semangat yang tak kalah besar, saya mengambil senjata. Sikat dan detergen bubuk dengan butiran biru yang katanya ajaib memghilangkan noda. Satu menit, dua menit, 20 menit terlewati. Saya berhenti. Tangan saya kali ini perih karena terluka saat menyikat dengan penuh semangat. Akan saya lanjutkan lagi 2 hari kemudian.

Dan begitu seterusnya. Tiap 2 hari sekali saya membersihkan sepatu cantik itu. Ada kalanya saya menemukan sedikit noda yang sulit dihilangkan di bagian depan, noda yang tak terlihat dulu karena debu tebal membalutnya, di lain waktu saya temukan huruf d mulai memudah warnanya, maka cat acrylic menjadi andalan saya, cukup goreskan sedikit, bubuhkan vernish khusus sepatu (maklum, saya pernah berjualan sepatu lukis makanya alat perang itu saya miliki), di hari yang lain, ujung tali ternyata sedikit mengelupas, kuperbaiki sebisa mungkin, dan beberapa hal-hal kecil masih saya temui hingga pencucian yang ke tujuh. Ya. Perlu tujuh kali membersihkannya. Layaknya terkena najis besar saja ya. Basuh tujuh kali menggunakan pasir. Hhe. Tak apalah. Semangat saya belum luntur.

Dua hari setelah pencucian ketujuh, saya dapati sepatu Bluely saya nampak menawan sempurna. Berbagai reparasi yang saya buat tak nampak sehingga seolah ia adalah sepatu baru yang sempurna. Kau tau apa yang kulakukan setelah mengambilnya dari tempat jemuran? Ya. You right, baby. Saya memfotonya lengkap dengan kaki saya yang berbalus kaus kaki imut dengan warna senada. Upload instagram adalah langkah berikutnya. Hhi. Saya suka. Saya jatuh hati pada Bluely sejak pertama kali bertemu, dan melihatnya kini, rasa cinta saya naik drastis hingga berkali lipat. Ahh. Macam cinta pada pacar saja saya ini. Maklum, jomblo 20 tahun. Hhi.

Dan setelahnya, Bluely menjadi teman paling setia. Menemani kemanapun melangkah. Tidak sedikit teman yang menyanjungnya. Cantik, cocok dengan warna kulitku, trendy, dan pujian lain yang menentramkan hati. Hari ini, setelah 3 bulan dari pencucian ketujuh, saya mengajaknya pergi ke sebuah toko buku kenamaan di kotaku. Saya perlu membeli beberapa buku untuk tugas kuliah saya.

“Hai, Vin.” Seseorang menepuk pelan pundakku.
“Faishaaa. Apa kabar kamu?” saya menyalaminya hangat. Seorang kawan SMP. Teman nongkrong di perpus sekolah.
“Alhamdulillah baik. Kenalin, temen kuliahku, Lestari.” Seorang gadis cantik, memakai kacamata, berhidung mancung, dan tinggi semampai. Lengkap dengan jilbab berwarna pastel.
Detik berikutnya kami berbincang hangat mengenai banyak hal, mulai dari kegiatan kuliah, novel, berita terkini, hingga sepatu. Hhe. Saya bangga menceritakan Bluely. Meski sedikit malu karena menemukannya di pinggir jalan. Dan pertemuan hari itu ditutup dengan setangkup roti bakar isi nutella.

2 hari kemudian, sebuah sms dengan nomor baru masuk ke hp saya, “Vivin, boleh ketemu nanti sore? Pakai Bluely yaa. *Lestari.” Pikiran bahagia saya muncul. Pasti dia tertarik dengan Bluely. Mau nanya tipe dan cari model yang sama di situs-situs jual beli online. Hhe..

Di sebuah kedai sederhana di ujung kompleks.
“Vin, boleh liat Bluely nggak?”
“Boleh dooong.” Saya menyodorkan sepatu saya. Ia memperhatikan bagian dalamnya sejenak.
“Mm. Saya bingung ngomongnya. Mm.”
“Kenapa? Pengen tau tipenya?”
“Mm. Saya pernah punya sepatu yang sama. Ibu beli 1 tahun yang lalu. Saya suka sepatu ini. Tapi gak pernah saya pake. Saya diamkan di rak hingga berdebu. Saya tau sepatu ini berharga mahal, cantik, dan limited edition. Dan saya pernah menandainya. Saya bikin jahitan kecil dengan lambang L di bagian dalam sepatu. Maaf Vin, tapi tanda itu ada di sepatu kamu.”
“Tapi kan saya nemuin ini di pinggir jalan di daerah Cempaka Sari. Kompleks buku bekas. Bukan di depan rumahmu, Tari. Kamu salah mungkin?”
“Iya. Ibu membuangnya karena menganggap saya tak menyukainya.”
“Tapi aku sudah bersusah payah membuat ia nampak cantik kembali.”
“Iya Vin. Mm. Ia terlihat berkali lipat lebih cantik saat kamu pakai. Boleh saya memintanya kembali?”
“Tapi saya suda mengecat, menjahit, menyikat susah payah agar ia cantik kembali.”
“Iya Vin, tapi boleh saya memintanya kembali?”
Saya tersenyum.  

------------------

Kata orang, kita baru akan merasa kehilangan saat apa yang kita miliki hilang. Ternyata ada yang lebih menyakitkan dari sebuah kehilangan. Melihatnya nampak lebih cantik ketika digunakan oleh orang lain. 

Ini seperti rumput tetangga yang selalu nampak lebih hijau. Boleh jadi saat rumput itu kamu miliki, kamu hanya sekedar tau ia cantik. Tapi tak pernah berpikir lebih bahwa ia sangat cantik. Hingga akhirnya kau membiarkannya. Menjadikannya tak lagi cantik tapi nampak biasa dan bahkan kau mulai lupa keberadaannya di teras halamanmu. Hingga seorang tetangga menanam rumput sejenis, memupuknya, menyirami, dan merawatnya hingga tumbuh mempesona. Hijau sempurna. Dan kau baru sadar bahwa dirimu memiliki rumput yang sama persis. Tapi mungkin saat itu rumputmu sudah hampir atau bahkan sudah mati. Penyesalanmu kini berlipat ganda.

Yuk mencintai setiap hal yang kita punya. Rawat hingga menjadi cantik seperti semestinya. Jangan sampai menyesal ketika seseorang mengambil dan membuatnya nampak lebih indah. Padahal denganmu, ia juga bisa jadi sesuatu yang tak kalah indah. ^.^

Maaf untuk teman-teman yang saya comot namanya.
Dan terimakasih kuadrat untuk seorang kawan yang memberi pencerahan sekaligus omelan panjang tentang sepatu usang ini. Hhi.. Love you to the moon and the back, boii!


5 komentar:

Memetakan Rindu saat LDR (Lelah Disiksa Rindu. *Ups)

18:06:00 It's Leblung 2 Comments


Hampton dalam bukunya yang berjudul “The Effect of Communication on Satisfaction in Long-distance and Proximal Relationships of College Students” mendefinisikan LDR atau long distance relationship sebagai sebuah hubungan romantis yang eksklusif (tidak menjalin hubungan yang sama dengan orang lainnya), memiliki kedekatan secara emosional, dan memiliki komitmen pada satu tingkatan tertentu. Ia juga menyebutkan bahwa LDR adalah suatu hubungan dimana pasangan dipisahkan oleh jarak yang tidak memungkinkan adanya kedekatan fisik untuk periode waktu tertentu.

Bagi para pelakunya, frasa itu tak lagi perlu dijabarkan panjang lebar. Cukup artikan LDR sebagai Lelah Disiksa Rindu. Silahkan mengiyakan dalam hati bagi kamu yang merasa senasib dan sepenanggungan (tak perlu meneriakkan kata iya dengan volume 200 dB ya, bisa tiba-tiba tuli orang yang tengah duduk di sebelahmu). Bagaimana tidak, jarak yang membentang beratus bahkan beribu-ribu kilo memaksa kita untuk menahan rindu hanya dalam hati. Mungkin sesekali mengucapnya agar si dya juga tau bahwa kita tengah tersiksa. Tapi barang tentu itu tak akan mujarab mengikis rindu yang sudah terlanjur membanjiri hati dan otak kita, bukan?

Terkadang, efek teriakan hipotalamus yang meminta asupan oksitosin (hormon penyebab rindu, baca http://www.leblung.com/2016/01/gimana-sih-penyakit-malariandu-buanget.html) membuat rindu seringkali berubah menjadi pertengkaran serius dengan si dya. Alasan macam “Kamu sibuk banget akhir-akhir ini sampai kasih kabar aja lupa”, “Cuma aku ya yang kangen? Kok kamunya biasa aja kayaknya?”, atau mungkin memunculkan judgement yang lebih krusial, “Aku gak penting ya buatmu? Kamunya kayak gak ada waktu gitu.” Padahal mungkin jika kita mau menarik sedikit napas panjang dan merenung, mengingat bagaimana ia sebelum judgement-judgement itu muncul, barangkali yang kita temukan adalah perhatian yang sama intensnya dengan saat ini. Hanya saja, kini rindu tengah menggelora sehingga perlu perhatian lebih sedangkan si dya, di seberang sana, tengah menyibukkan diri untuk menyiapkan masa depan. Ahh. Rindu. Tanda cinta yang menyiksa dan menyulut keributan.

Lalu, jika sudah begitu, akankah kita berdiam membiarkan rindu menjadikan jarak semakin jauh?


Yuk bersepakat untuk mengatakan “Tidak”. Jangan biarkan jarak, kesibukan, atau rindu membuat kita kehilangan si dia yang pernah ada dalam doa panjang agar Tuhan memberikan rasa yang sama. Rasa sayang tak semudah itu dihapuskan hanya untuk perkara yang muncul akibat rindu yang menderu. Percayalah ada seribu satu cara meredam rindu, mengalihkan pilu, dan membuat kelabu menjadi biru yang tak lagi beku.

Mari memetakan rindu! 

Yuhuuu. Ini adalah salah satu cara ampuh untuk mengalihkan rindu ketika si dia tak bisa diganggu, ketika skype, whatsapp, dan line tak lagi ampuh, ketika kamu hampir-hampir mengalihkan rindu menjadi amarah yang menggebu. Yapp. Siapkan alat perangmu. Bukan palu gada, tombak, granat, AK 47, M16, atau rudal. Cukup spidol dengan berbagai warna (minimal 2 warna dan boleh diganti pensil warna atau yang lainnya), selembar kertas putih serta memori bersamanya.

Peta rindu yang akan kita buat ini bukan sebuah gambar yang menunjukkan klasifikasi rindu berdasarkan jenis, pelaku, waktu, atau alasan terjadinya rindu. Bukan. Bukan. Peta ini pada dasarnya dibuat untuk mengambarkan hubunganmu dengan sang pujaan hati. Metode pemetaan yang akan kita gunakan kali ini adalah metode mind mapping.

Mind mapping merupakan suatu metode untuk mengorganisir berbagai informasi atau ide-ide yang ada menjadi suatu bentuk yang menarik karena dipenuhi dengan gambar, simbol, dan warna sehingga mudah dimengerti dan diingat. Metode ini pertama kali dikenalkan oleh seorang konsultan pendidikan, penulis buku, dan bintang televisi bernama Tony Buzan pada tahun 1970-an. Buzan mengatakan bahwa metode ini terinspirasi oleh cara kerja otak manusia yang terdiri dari 1 triliun sel otak. Dimana ia memiliki inti sel atau nukleus yang kemudian memiliki banyak cabang-cabang untuk menyimpan berbagai informasi. Jadilah bentuk mind mapping ini macam otak yang bercabang-cabang seperti ini :



Lalu, bagaimana cara membuat mind map? Berikut 6 langkah mudah membuatnya :
  1. Mulai dari tengah sebuah lembar kertas kosong. Di tengah bagian ini, tuliskan topik yang akan kamu bahas lebih lanjut.  Mengapa? Karena memulai dari tengah memudahkan si otak untuk mengembangkan cabang ke berbagai arah. Dan topik peta rindu kita barang tentu adalah “Kita”, kamu dan pasanganmu. Atau boleh juga qm tulis dengan sebutan sayang yang biasa kalian gunakan agar terasa lebih personal, “Beruing dan Kukang”? “Ndutty dan Mbem?”, “Mama dan Papa”? atau panggilan sayang lainnya.
  2. Gunakan gambar, ilustrasi atau foto pada topik yang telah ditentukan. Kenapa? Sebuah gambar dapat mengartikan sesuatu jauh melebihi sekedar kata-kata. Gambar ini juga bisa membuat mind map yang kamu buat menjadi terlihat lebih menarik dan membuatmu tetap fokus pada topik utama. Kamu bisa tempel foto berdua yang paling hits di dekat topik utama peta rindu loh. Biar ayem liatnya. Eitss. Tapi jangan malah mantengin foto doang yaa. Lanjutin ke step-step berikutnya.
  3. Buat beberapa cabang utama yang berkaitan dengan topik utama. Cabang utama ini juga memiliki sub cabang yang memiliki korelasi atau infomasi mengenai cabang utama. Pada peta rindu, kamu bisa mulai membuat cabang utama dengan menjawab pertanyaan “Who”, siapa sih kamu? Dan siapa sih dya? Pada sub-cabang, kamu bisa menuliskan tanggal lahir kalian, makanan kesukaan, warna kesukaan, hobi, hal-hal yang tidak disukai, sifat, dan lain-lain. Cabang utama lainnya bisa kamu isi dengan jawaban pertanyaan “When”. Kapan sih pertama kenal? Kapan pertama suka? Kapan pertama jadian? Kapan menikah? Sub cabang bisa berisi siapa yang mengenalkan kalian, dimana, bagaimana proses jadian. Cabang lain yang perlu berdiri sendiri menjadi 2 cabang utama adalah kelebihan dan kekurangan hubungan yang kalian jalani. Pada cabang utama ini, bisa jadi muncul alasan rindu dan sebagainya.
  4. Hubungkan topik utama dengan cabang utama dan hubungkan cabang utama denga sub cabang. Mengapa? Hal ini dilakukan karena otak bekerja secara berkesinambungan. Sehingga menghubungkan satu cabang dengan beberapa sub cabang akan memudahkan otak untuk memahami permasalahan atau informasi yang dijabarkan.
  5. Gunakan berbagai macam warna. Warna bekerja seperti gambar, membuat mind map in akan lebih mudah untuk dicerna.
  6. Gunakan 1 kata tiap garis penghubung. Hal ini memudahkan otak membaca hubungan antara sub cabang dengan cabang utama.

Selesai. Mudah bukan? Poin penting pada peta rindu yang kita buat kali ini adalah memetakan atau memvisualisasikan bahwa si dya adalah mahluk penting untuk kita, memvisualisasikan hal-hal yang membuat kita memilihnya, hal-hal buruk yang sudah kita ketahui tentangnya. Masalah-masalah yang pernah muncul dengannya. Sehingga ketika rindu hampir membabat habis logika, kita bisa melihatnya sejenak, sehingga kita bisa melihat dengan lebih objektif bagaimana seharusnya menghadapi hal tersebut. Biar sadar, kita tidak mungkin mau melepas si dya yang tertulis istimewa di peta rindu yang sudah kita bikin.

Mari memetakan rindu, biar ia tak berlalu karena rasa yang sebenarnya tengah menggebu!

2 komentar:

Tanaman Obat dan Cara Mengolahnya PART 2

09:03:00 Rendra Kurniawan 1 Comments

Berikut ini lanjutan dari tulisan yang sebelumnya di PART 1 masih tentang obat-obatan alami.


Daun Salam
- Untuk mengobati penyakit diare
Cara pengolahannya adalah dengan cuci 15 lembar daun salam segar dalam 2 gelas air sampai mendidih selama kurang lebih 15 menit. Tambahkan sedikit garam, setelah dingin saring dan air hasil saringan diminum sekaligus.

- Untuk mengobati kencing manis
Caranya cuci bersih 7 hingga 15 lembar daun salam segar, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya untuk diminum sekaligus sebelum makan. Lakukan secara rutin sehari 2x.

Daun Sirih
- Untuk membantu mengobati mimisan
Ambil 1 lembar daun sirih, kemudian gulung dan tekan hingga keluar minyaknya lalu gunakan untuk menyumbat hidung yang mimisan atau megeluarkan darah.

- Untuk membantu meringankan bronkhitis 
Ambil beberapa lembar daun sirih dan 1 potong gula batu. Daun sirih dirajang halus kemudian direbus bersama dengan gula batu tersebut dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, lalu disaring. Air hasil saringan diminum 3x sehari masing-masing 3 sendok makan.

- Untuk mengobati keputihan
Ambil 7-10 lembar daun sirih kemudian rebus dengan air sebanyak 2,5 liter sampai mendidih. Saat masih hangat, air rebusan daun sirih tersebut bisa dipakai untuk membasuh dan membersihkan seputar organ intim secara berulang dan teratur.

Buah Belimbing
- Untuk mengobati jerawat
Ambil belimbing secukupnya, cuci kemudian ditumbuk halus lalu terakhir balurkan ke tempat jerawat terutama yang masih terasa sakit.

- Untuk mengobati panu pada kulit
Ambil 10 buah belimbing, dicuci lalu digiling atau ditumbuk hingga halus, tambahkan kapus sirih sebesar biji asam, kemudian diremas hingga rata. Ramuan ini digunakan untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan secara rutin 2x sehari, sementara untuk pemakaian dalam seperti diminum, dibutuhkan cara khusus.

Semoga bermanfaat kawan-kawan.

1 komentar:

BMXAA3119E - There can only be one group default for any single group

14:22:00 Ar Ra 0 Comments

I got this error : BMXAA3119E - There can only be one group default for any single group on Maximo 7.1x in Person Group menu.


I guess it happens because there are two person set as "Group Default" in one Person Group. I don't know how it could possible, because when one Person Group has one Person as Group Default, won't be the second person could be the second Group Default.
The solution is :
  • Go to Maximo Database.
  • Update table PERSONGROUPTEAM.
  • Remove someone in Person Group that have two Person.

And this is the query I've used to solve the problem :
 UPDATE PERSONGROUPTEAM SET GROUPDEFAULT = 0 WHERE PERSONGROUP = 'PERSON_GROUP_NAME' AND GROUPDEFAULT = 1 AND RESPPARTYGROUP = 'ID_PERSON';  


Hope this help you guys.

0 komentar:

Tanaman Obat dan Cara Mengolahnya PART 1

17:23:00 Ar Ra 0 Comments

Bunga Melati
Salah satu khasiat dari bunga melati adalah untuk membantu mengobati penyakit demam berdarah. Cara mengolahnya adalah dengan merebus 7 lembar daun melati dan 1,25 gram belimbing dalam 250 ml (mililiter) air hingga menjadi 1 gelas air saja. Setelah dingin, saring dan minumkan pada penderita demam berdarah. Lakukan selama 3 hari beruturut-turut dengan dosis 8 gelas per hari.

Kembang Sepatu
Untuk membantu mengobati bisul atau abes. Pengolahannya dengan ambil daun kembang sepatu secukupnya, lalu cuci hingga bersih, digiling halus hingga menyerupai adonan bubur. Kemudian letakkan diatas bisul atau abes, kemudian balut menggunakan perban atau kain kasa atau semacamnya.


Bunga Mawar
Untuk membantu menyembuhkan penyakit rematik. Dengan daun mawar segar direbus kemudian air rebusannya diminum, lakukan secara rutin.

Kangkung
Untuk mengobati cacar air. Pengolahannya dengan ambil akar kangkung secukupnya (setengah genggam), kemudian cuci bersih lalu rebus dengan 2 gelas air menjadi tiga perempat. Setelah dingin, saring lalu minum 2x sehari sebanyak tiga perempat gelas.

0 komentar:

Gelombang Gravitasi Prediksi Albert Einstein Terbukti

17:12:00 Rendra Kurniawan 0 Comments

Dikutip dari laman Popular Science, Jumat (12/2/2016), gelombang gravitasi tersebut akhirnya telah terdeteksi. 

Pada gelaran konferensi pers, para peneliti di Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory (LIGO), sepasang observatorium yang terletak di Washington dan Louisiana, menegaskan bahwa gelombang gravitasi memang ada.
"Hadirin, kami telah mendeteksi gelombang gravitasi. Kami berhasil," ujar direktur LIGO David Reitze, Kamis kemarin (11/2/2016). 
Pada 14 September 2015, LIGO di Livingston, Louisiana menemukan sinyal gelombang gravitasi, dan tujuh milidetik kemudian, LIGO di Hanford, Washington mendeteksi sebuah sinyal yang identik. 

Sinyal itu sama persis dengan perilaku yang dihitung dari gelombang gravitasi, yang dihasilkan saat dua lubang hitam bertabrakan.

Ketika dua lubang hitam bergabung, mereka mulai mengorbit satu sama lain. Ketika mereka berotasi, mereka bergerak lebih dekat bersama-sama dan kecepatan mereka meningkat, hingga saling berbalik ratusan kali per detik. 

Pada akhirnya, kedua lubang hitam itu bergabung untuk membentuk lubang hitam yang lebih besar, berbentuk aneh. Akhirnya, lubang hitam baru kembali berbentuk bola. 

Menurut prediksi, hal ini menghasilkan jenis sinyal gelombang gravitasi. Dan sinyal itulah yang terdeteksi LIGO pada September lalu. 

Diungkapkan, sinyal itu berasal dari penggabungan lubang hitam yang terjadi 1,3 miliar tahun cahaya jauhnya. Sementara hasilnya dipublikasikan di Physical Review Letters.
(liputan6.com - Tekno)

0 komentar: