Tips Menguasai Psikotes

14:01:00 Rendra Kurniawan 0 Comments

Tidak perlu terlalu khawatir jika akan menghadapi Psikotes, dibawah ini ada tips / cara untuk menguasai Psikotes (agar lebih mudah dan siap dalam mengerjakan soal-soal Psikotes sehingga diharapkan bisa mendapatkan hasil yang maksimal). Namanya juga Psikotes, yang bermaksud akan menguji tidak hanya kecerdasan kita tetapi juga menguji mental kita, jadi tes ini tidak bisa dibilang sepele dan mudah. Berikut ini beberapa tips menguasai psikotes :

1. Mempelajari Bentuk Soal Psikotes

Penting mengenali bentuk soal agar memudahkan kita pada waktu mengerjakan soal psikotes yang sebenarnya.

2. Pahami Petunjuk Mengerjakan Soal Psikotes

Langkah awal yang perlu dilakukan sebelum mengerjakan soal-soal psikotes adalah memahami dengan benar petunjuk dan cara mengisi berbagai macam soal psikotes. Karena ada beberapa petunjuk pengerjaan tes kepribadian ini yang berbeda-beda. Jangan sampai kita salah mengisi karena pemahaman yang keliru dalam mengerjakannya.

3. Percaya Diri & Optimis

Dalam mengerjakan segala sesuatu termasuk mengerjakan soal psikotes intelegensi semacam ini dibutuhkan kepercayaan diri yang tinggi. Bila pada awalnya kita sudah merasa pesimis, maka kita akan mengalami kesulitan dalam mengerjakan tes ini sehingga membawa pengaruh buruk terhadap diri kita sendiri saat mengerjakannya. Oleh karena itu kita harus berusaha untuk optimis dan berjuang tanpa kenal lelah dan tidak mudah putus asa dalam mengerjakan berbagai macam ujian intelegensia. Kita juga harus mampu mengendalikan rasa tanda-tanda gejala stres ketika berhadapan dengan serangkaian ujian kepribadian ini.

4. Kerjakan Yang Paling Mudah Dulu

Hal ini akan membantu kita mengefesiensikan dan memanfaatkan waktu tes psikotes dengan baik. Karena memang dalam setiap ujian pasti ada batas waktu pengerjaannya, maka mengerjakan soal-soal yang dianggap susah lebih baik bila di akhir batas waktu. Jangan sampai kita kehabisan waktu karena mengerjakan soal-soal yang sulit padahal masih banyak soal lainnya yang lebih mudah dan belum terjawab satupun. Waktu yang tepat, mengerjakan dengan teliti adalah bagian dari tips mengerjakan psikotes ini.

5. Cara Mengerjakan Soal Tes Kepribadian

Salah satu contoh tes kepribadian adalah Tes Kematangan Sikap. Dalam mengerjakan tes semacam ini, jadilah diri sendiri. Jawablah pertanyaan dengan konsisten dan sesuai dengan kondisi diri kita. Hal ini penting, karena hasil dari tes kepribadian ini bisa menjadi petunjuk bagi tim rekrutmen untuk menempatkan kita di posisi terbaik untuk kita nantinya, posisi yang sesuai dengan karakter sehingga potensi dapat dimaksimalkan.

6. Cara Mengerjakan Tes Kode & Ingatan

Cermatilah keunikan dan pola pada setiap kode agar kita lebih mudah mengingatnya saat mengerjakan soal dengan tipe yang sama.

7. Cara Mengerjakan Soal Tes Gambar

Jagalah kertas kita agar tetap bersih dan rapi, karena kondisi kertas kerja juga menggambarkan karakter kita seperti apa. Jika kertas kerja terlihat kotor, lecek atau kotor maka kesan yang timbul tentu kurang baik bukan?

8. Menggambar Orang (Draw a Man)

Tes ini digunakan untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja peserta psikotes sesuai tujuan pelaksanaan psikotes masing-masing. Pada tahap wawancara tahap ini kadangkala dijadikan penilaian oleh psikolog. Psikolog akan menanyakan kepada kita kenapa menggambar seperti A atau B. Kita akan diminta untuk menjelaskannya secara detail, untuk itu gambarlah orang yang benar-benar nyata di kehidupan kita, bukan tokoh khayalan yang menyerupai orang baik itu kartun ataupun animasi di televisi.
Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menggambar orang adalah :

  • Proporsi anggota tubuh, semakin proporsional (perbandingan antara anggota tubuh satu dengan yang lain seimbang) maka akan makin tinggi nilai yang kita dapatkan dari psikolog.
  • Kelengkapan anggota tubuh, semakin lengkap dan jelas gambar kita akan semakin tinggi pula nilai yang didapatkan. Kita harus jelas menggambarkan setiap anggota tubuh manusia seperti umunya dari atas hingga bawah, terutama yang ada di sekitar kepala seperti rambut, telinga, hidung, mulut, alis, leher dan sebagainya.
  • Detail gambar, jika gambar kita detail selayaknya foto seseorang akan sangat bagus juga nilai yang kita dapatkan. Tidak terlalu penting bagus atau tidak gambar yang kita hasilkan, yang penting detail.

9. Menggambar Pohon (Tree Test)

Bagus atau tidaknya gambar yang kita hasilkan bukanlah merupakan kriteria lolos tes psikografis jenis ini, karena tes seperti ini bukanlah tes yang mengukur kemampuan kita dalam menggambar. Tree Test merupakan salah satu cara untuk menggali kepribadian. Setiap tarikan garis dan tebal-tipis garis punya makna tersendiri dan akan dievaluasi dengan cermat oleh psikolog. Jadi, yang bisa kita persiapkan adalah berlatih menggambar semirip mungkin dengan pohon yang dimaksud dan menyelesaikannya tepat waktu.
Hal yang perlu kita perhatikan adalah :

  • Tentukan jenis pohon yang akan kita gambar.
  • Amati detail bagian dari pohon tersebut, usahakan gambar sedetail mungkin dan pastikan bagian-bagiannya tergambar juga tidak terlewatkan seperti akar, daun, ranting, buah jika ada, dan sebagainya.
  • Kunci dalam tes ini adalah ketelitian dan kerapihan.

10. Menggambar Rumah, Orang dan Pohon (THP Test)

Sama halnya dengan tes menggambar pohon diatas, ketelitian juga menjadi kunci utama dalam tes ini. Garis dan dinding yang digoreskan ketika menggambar sebuah rumah mewakili ego seseorang. Jika digambar terlalu tebal, menunjukkan bahwa kecemasan yang berlebihan. Sementara jika digambar terlalu samar, menunjukkan bahwa ego yang lemah.
Atap rumah mewakili fantasi. Jika kita terlalu fokus menggambar atap, menunjukkan bahwa terlalu banyak fantasi dan imajinasi dalam kehidupan. Pintu dan jendela mewakili keterbukaan seseorang untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Jika kita menggambar gorden atau penutup lainnya, bisa jadi kita termasuk dalam tipe orang yang tertutup, dan sebaliknya. Hal yang harus kita perhatikan adalah :

  • Gambar bagian-bagian rumah dengan detail dan lengkap.
  • Jangan lupa tambahkan pagar di sekeliling rumah sebagai bentuk pribadi yang waspada dan memperhatikan keamanan.

Sekian 10 hal penting untuk menguasai psikotes diharapkan bisa membantu meringankan ketakutan ketika akan dihadapkan dengan psikotes, semoga bisa bermanfaat bagi yang lain.

You Might Also Like

0 komentar: