Tantangan dalam Merintis Startup

00:34:00 Rendra Kurniawan 0 Comments

Pastinya kalian semua uda pada tahu apa itu Startup / Bisnis Startup kan? Terutama kawula muda kini yang dinamis dan melek teknologi.
Namun bagi yang belum paham apa itu bisnis startup, saya coba kutipkan dari sebuah artikel dari Tech-in-Asia berikut ini :

Kata startup sendiri adalah serapan dari bahasa inggris yang menunjukan sebuah bisnis yang baru dirintis. Menurut sumber informasi dari Wikipedia.org, startup adalah sebuah perusahaan rintisan, umumnya disebut startup (atau ejaan lain yaitu start-up), merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi.

Dewasa ini tidak sedikit peminat dalam dunia startup tersebut, bahkan tidak sedikit yang berani meninggalkan zona-nyaman mereka untuk merintis sebuah bisnis startup mereka sendiri dimana disana mereka bisa bekerja sesuai hobi dan passion-nya. Dan banyak juga kisah sukses dengan startup mereka contoh paling mudah dan paling booming saat ini adalah Go-Jek dan Grab.

Hal seperti ini tentu perlu disambut positif, karena pada dasarnya ide dari sebuah bisnis startup adalah sebagai sebuah solusi dari permasalahan yang dijumpai di masyarakat. Dan dengan semakin banyak bisnis startup yang berkembang semakin terbuka lebar pula lapangan pekerjaan.

Akan tetapi untuk membangun sebuah bisnis startup tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di bawah ini ane akan share sedikit tips untuk agan dalam membangun bisnis startup.

1. Temukan Permasalahan
Cari permasalahan yang umum terjadi secara berulang, kemudian pikirkan solusinya seperti apa, tidak perlu harus langsung menunjukkan hasil yang signifikan, berproses itu diperlukan maka lakukan secara bertahap untuk menyelesaikan dan menemukan solusi terbaik dari permasalahan tersebut.

2. Validasi
Setelah ketemu permasalahannya yang kalian perlu lakukan selanjutnya adalah validasi. Pastikan bahwa hal itu permasalahan umum. Banyak orang yang menganggap kalau hal tersebut jadi masalah. Jadi saat agan luncurkan produknya nanti akan diterima sama orang-orang sebagai solusi. Seringkali kita gagal melakukan validasi, kita kira itu jadi masalah buat semua orang ternyata cuma kita sendiri yang merasa hal tersebut adalah sebuah masalah.

3. Buat Perencanaan 
Pada tahap ini agan dituntut mampu menuangkan gagasan agan ke dalam sebuah Business Plan. Seringkali model lean canvas digunakan dalam pembuatan perencanaan bisnis startup.

4. Cari Investor 
Dalam memulai bisnis startup tidak harus keluar uang dari kantong kita. Saat kalian punya ide bisnis yang cemerlang ada sangat banyak di luar sana investor yang tidak ragu untuk mengucurkan dananya untuk berinvestasi di bisnis startup kalian.

5. Komitmen dan Percaya 
Gimana kalian bisa minta orang lain percaya dengan ide yang kalian punya, kalau diri sendiri ga percaya bahwa ide tersebut akan membuahkan hasil.
Mulai dengan bentuk tim yang solid dan terus dikembangkan bersama. Karena faktanya 7 dari 10 startup gugur dan gagal, ini bukan bermaksud untuk menakuti, justru jadikan sebagai memotivasi untuk berani mencoba.

Berani dan percaya, siap ya!? Kalo kita nyoba peluangnya 50:50, tapi kalau sama sekali belum pernah mencoba, maka peluangnya menjadi 100%!! 100% GAGAL!! Harus berani mencoba dan jangan berhenti belajar. Belajar dari ahlinya, belajar dari mentor, belajar dari orang-orang yang udah lebih dahulu sukses membangun usaha startup.

Maka dari itu, bagi kalian yang ingin menimba ilmu tentang startup, kalian bisa gabung dalam komunitas Young On Top (YOT), apa itu? silahkan kalian cek lanhgsung di website resmi www.youngontop.com/startupconnext.


Jangan lupa catat dan usahakan gabung dalam acara ini :
Hari, Tanggal : Kamis 31 Maret 2016
Pukul : 18.00 - 21.00 WIB
Alamat : Wisma Bisnis Indonesia, Lantai 8. Jalan KH. Mas Mansur No. 12A, Tanah Abang, Jakarta 10220.

You Might Also Like

0 komentar: