Ajo Ramon, Kuliner Malam Pasar Santa

15:30:00 Rendra Kurniawan 3 Comments

Kira-kira apakah yang pertama kali terpikirkan oleh kalian ketika mendengar tentang Pasar Santa?
Aku yakin akan banyak pendapat, dan bagi yang baru dengar tentang Pasar Santa, bisa jadi akan berpikiran bahwa tempat tersebut adalah salah satu Marketplace / Pasar yang ada di luar negeri karena kata "Santa" yang mempunyai ciri khas tersendiri.

Namun Pasar Santa adalah salah satu pasar tradisional yang ada di Jakarta, Indonesia tepatnya di Jl. Cipaku, Pasar Santa, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan. Walaupun termasuk pasar tradisional namun tempat ini cukup unik. Karena saking uniknya sangat cocok bagi kawula muda untuk dijadikan tempat nongkrong disini. Ditambah lagi banyak kedai yang menyajikan suguhan yang variarif dan menarik. Mulai dari kuliner hingga produk-produk kreatif (handmade).

Berbagai macam kuliner menarik dapat dijumpai disini, siang dan malam tidak pernah sepi. Dan disini ada satu kedai sate padang favorit yang buka dari jam 4 (empat) sore hingga malam. Nama kedai ini adalah Sate Padang Ajo Ramon, kedai ini tidak pernah sepi tiap harinya dan tiap jamnya. Mungkin sedikit berlebihan namun bisa kukatakan menu satu ini adalah pilihan teratas untuk jelajah kuliner malam hari di Pasar Santa. Apalagi bagi para fans Sate Padang khas Sumatera Barat ini, bakal ketagihan. Jujur aku sendiri yang masih sering "roaming" jika dihadapkan untuk melahap sate padang, tapi sajian dari Ajo Ramon ini mampu meningkatkan nafsu makan dan menghapus "roaming" yang biasa terjadi jika menghadapi masakan ini.

Foto dari depan kedai Ajo Ramon
Kondisi Kedai Ajo Ramon

Kedai ini cukup luas untuk menampung banyak orang, jadi tidak perlu bingung jika ingin kesini rame-rame. Parkiran juga cukup luas di depan kedai. Tapi mungkin udaranya cukup panas atau "sumuk" di dalam kedai karena banyaknya pelanggan ditambah efek dari panggangan sate. Cuman ga masalah karena tempatnya cukup bersih dan tertata rapi, pelayanan juga cepat.

Sang Koki (Pemanggang Sate)

Nah ini nih, part paling penting! Daging, lidah, usus dan mungkin anatomi lainnya (pastinya yang halal dan bersih) diracik sedemikian rupa sehingga mampu kita lumat dengan mudah bahkan kakek nenek pun dengan mudah mengunyahnya.

Bumbu Sate Padang

Hmmmm... bumbu yang dari luar bikin kita rasanya pengen ngiler aja! Dijaga agar selalu hangat dan dalam kondisi maksimal.

Sate Padang Ajo Ramon
Kerupuk Sate Padang + Bumbu

Jos, ini dia pahlawan perut kami di malam hari itu! Sate Padang khas Ajo Ramon lengkap dengan Kerupuk Khas Sate Padang yang dilumuri Bumbu Khas Sate Padang menambah nikmatnya sajian ini, super sekali. Jujur baru pertama kali juga ini makan kerupuk tersebut pake bumbu sate padangnya, bikin nagih.

Pak Bos Mirandi

Ini dia Bos Mir yang meracuniku dan teman-teman untuk makan Sate Padang yang notabene membuat kami (selain Bos Mir) "roaming" ketika mencicipinya. Roaming yang kumaksud adalah ketika pertama jumpa jenis makanan ini, sangat-sangat menggoda karena penampilannya yang dilumuri bumbu sate padang yang mengkilau dan lumer sangat menggoda. Namun ketika masuk ke mulut, ekspektasi yang begitu melambung tiba-tiba jatuh! Mungkin karena aseli orang Jawa Timur yang tidak gampang menerima padu padan rempah dan bumbu lainnya hingga jadilah masakan ini.

Boz Yogaz terlihat lahap!
Kang Feriel In Action

Oh ya tidak lupa untuk informasi harga dari sate padang ajo ramon ini, satu porsinya seharga Rp 25.000 cukup terjangkau dan tidak mengecewakan yang pasti. Harga minuman masih wajar pada umumnya, dan untuk yang terakhir yaitu fusion antara Kerupuk + Bumbu Sate Padang harganya kalo tidak salah ingat kurang lebih Rp 12.000 (CMIIW). Hope you enjoy this one :)

You Might Also Like

3 comments:

  1. Masnya lain kali harus coba makan di bagian dalam pasar santa. Paduan antara makanan lezat, kreatifitas, dan estetika. Tempatnya juga didesain menarik. Kerenlaaah.

    ReplyDelete
  2. Sate padangnya josss, meski masih roaming, tapi untuk yang satu ini, lumayan bisa diminimalisir roamingnya, he he he

    ReplyDelete