Siapa sih Soulmatemu di WhatsApp? Ini caranya

Hey! Leblung, kalian ingin tahu siapa partner setia atau soulmate kamu di WhatsApp? Emang bisa??? Bisa kok, kamu bisa tahu siapa sih soulmate atau partner kamu yang paling sering dan setia menemanimu berbincang ria, curhat, bisnis dan untuk keperluan lainnya dalam aplikasi WhatsApp.


Dewasa ini merupakan masa dimana yang cukup berbahaya bagi perusahaan telekomunikasi, kenapa bisa begitu? Bagaimana tidak, hampir semua pengguna telepon seluler kini lebih banyak menggunakan jaringan broadband dibandingkan pemakaian jaringan seluler seperti SMS dan Telepon menggunakan pulsa reguler. SMS sudah digantikan oleh berbagai aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp, BBM Messenger, Telegram dan semacamnya yang mana aplikasi tersebut menggunakan jaringan boradband internet. Untuk menelpon saat ini sudah mulai banyak yang memanfaatkan jaringan internet melalui aplikasi tersebut.

Dan menurut saya aplikasi pesan singkat yang paling populer saat ini adalah WhatsApp, bahkan sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari gaya hidup modern. Sebagai pelopor aplikasi pesan singkat yang ringan, cepat, mudah digunakan dan tanpa iklan yang membuat penggunanya semakin sulit untuk meninggalkan layanan WhatsApp. Didukung dengan fiturnya yang lengkap memungkinkan penggunanya bisa berkomunikasi dengan berbagai cara, seperti menelepon, mengirim pesan atau pun file lainnya.

Meskipun sudah seringkali digunakan, namun masih banyak pengguna yang kurang memahami fitur-fitur WhatsApp secara keseluruhan. Dan satu fitur menarik yang tersedia di dalam aplikasi ini yaitu laporan mengenai pemakaian memori penyimpanan. Melalui fasilitas ini, kita bisa mengetahui berapa besar kapasitas yang kita pakai selama menggunakan WhatsApp, dan lebih dari itu disana juga tercantum informasi tentang siapa sih pengguna lain yang paling sering berkomunikasi denganmu.

Baca Ini Juga : Fitur Tersembunyi WhatsApp

Siapa Partner Setia / Soulmate Kamu di WhatsApp?
Nah bagaimana langkah-langkah untuk mengetahui siapa saja yang paling sering berkomunikasi denganmu (siapa soulmate kamu di WhatsApp)?? Cukup mudah kok, buka menu 'Setting' yang ada di WhatsApp. Kemudian klik menu 'Account', dan langkah terakhir pilih menu 'Storage Usage'.

Menu Storage Usage (Penggunaan Memori) akan menampilkan statistik pemakaian pengiriman dan penerimaan pesan yang kamu lakukan. Menurutku informasi ini cukup penting, selain kamu bisa melihat siapakah sih partner atau soulmate yang paling sering dan setia menemanimu menggunakan WhatsApp tetapi juga membantumu untuk lebih bijaksana memanfaatkan kapasitas memori telepon seluler kamu.

Buka Puasa ala NARUTO

Ramadhan ini kembali harus dijalani di bumi rantau, propinsi sebelah dari propinsi kelahiran. Ya, disyukuri aja paling nggak Alhamdulillah masih dipertemukan dengan bulan yang penuh ampunan dan rahmat ini dalam kondisi segar bugar. Oke let's back to the topic, kisah ini berawal dari sebuah kejenuhan yang akhirnya mampir ke sebuah Channel YouTube.



Di pagi hari setelah beberapa jam berkutat dengan rutinitas kerja yang menjenuhkan, seperti biasa 'slide to unlock' layar handheld cek notifikasi segala macem notifikasi dibuka. Kemudian perhatian beralih ke layar laptop temen yang sedang memutar video, sebuah tayangan semacam kompetisi makan, lebih tepatnya Lomba Makan Mie Ramen ONLINE. Yap online, disitu terlihat ada dua orang yang sedang melakukan video call dan mereka berlomba untuk secepatnya menghabiskan mie ramen dengan porsi yang menurutku gila-gilaan.

Puasa-puasa begini bawaannya baper, liat lotion anti nyamuk rasanya tapi di pikiran kebayang Mayones. Yang ini malah terang-terangan lihat mie ramen segitu banyak ditambah lagi ketika kedua orang tadi melakukan aksinya untuk melahap habis mie ramen tersebut, rasanya bener-bener bikin 'ngiler'.

Singkat cerita, akhirnya waktu untuk ngabuburit datang juga setelah penantian dan perjuangan berjam-jam. Lalu seorang teman mengajakku untuk ngabuburit dan buka puasa di daerah Blok-M, tanpa pikir panjang kuterima ajakannya. Belum ada tujuan pasti kesana untuk mencari menu makanan apa sebagai santapan buka puasa hari ini.

Selepas menjalankan ibadah sholat maghrib di sebuah Masjid yang berada di dalam Mall Pasaraya Blok-M. Anyway Masjidnya bagus dan bersih, luas dan nyaman. Keren bangetlah untuk ukuran tempat ibadah yang dibangun dalam sebuah area perbelanjaan umum. Tidak sekedar sebuah tempat mungil yang terisolasi (berada di sudut gedung) dijadikan sebagai tempat ibadah dalam Mall. Kedai demi kedai terlewati, mulai dari yang menjajakan minuman dan cemilan sampai yang menjual makanan berat. Kemudian perhatian dan langkah terhenti pada sebuah Kedai Mie Ramen.

Suka Sate Padang? Baca ulasan saya tentang Sate Padang Ajo Ramon

Sekejap dalam pikiran terlintas akan fantasi tadi pagi ketika melihat tayangan lomba makan mie ramen online. Masih melekat bayangan tentang betapa nikmatnya kedua orang tadi melahap habis mie ramen yang disediakan. Tidak butuh waktu panjang untuk memantapkan pilihan menu berbuka puasa kali ini. Yap benar, akhirnya kami memutuskan untuk berbuka puasa ala Naruto, kenapa saya sebut begitu? Bagi fans Naruto pasti sudah tahu betul apa makanan favoritnya. Mie Ramen adalah makanan favorit Naruto, pada kesempatan ini yang juga merupakan pengalaman pertama bagi saya menikmati sajian mie ramen, saya ambil menu Mie Ramen yang menjadi rekomendasi dari Gokana. Makin gila dengan rasa pedas maksimal yang saya pilih (maklum saja karena saya suka makanan yang pedas).


Begitu pesanan Mie Ramen datang, kesan pertama saya adalah "Buset porsinya gede bener?!". Tapi saya yakin bisa melahap ini sampai habis, berbekal semangat sedari pagi yang terpendam. Oke, gak bakal saya jelaskan panjang lebar bagaimana proses konsumsi sajian ramen ini, karena saya takut kalian tidak bisa menahan fantasi yang akan bergejolak. Disamping itu saya juga bingung untuk menjelaskan kenikmatan ini, sungguh luar biasa Alhamdulillah. Pengalaman pertama menyantap mie ramen dan tidak dikecewakan. SUPERB!!! Berikut ini review dari saya mengenai Mie Ramen Gokana Blok-M Plaza.

Pelayanan : 5/5
Kebersihan : 4/5
Kecepatan : 4/5
Rasa  : 5/5
Sajian  : 4/5

Overall  : 4/5



3 Situs Masak yang Bikin Kamu Jadi Chef Handal dan Keren dalam Sekejap

Hai, girls! Ya. I say hello to you, para gadis cantik yang mulai suka berlama-lama di dapur, para gadis yang mulai semangat cari resep masakan buat orang tersayang, para ibu muda yang mulai belajar masak dengan andalan bumbu cinta dan kasih sayang meluap, and all the girls who start to love cooking!

Kali ini saya akan membagi tiga situs kesukaan saya. Ya, tidak lain dan tidak bukan karena saya adalah salah satu remaja (remaja berusia 25 tahun, *ups.) yang lagi suka mantengin resep-resep masakan yang seringkali bikin ngiler dan pengen coba. Jikalau boleh saya menyelipkan curhat di sini, saya akan ceritakan kisah saya.

Ibu saya adalah seorang yang ulet dan suka sekali bikin camilan macam kue basah, kue kering, atau roti untuk anak-anaknya. Ibu yang sebenarnya memiliki background pendidikan SMK Akuntansi, selalu suka mencoba resep baru baik yang didapat dari acara Bu Siska Suitomo (ingat kan ibu chef yang ikonik itu?), Rudy Khaerudin, atau dari majalah yang ia beli saat mengantar saya dan si abang bepergian. Ibu memang rajin mengolah bahan makanan itu menjadi camilan yang tidak hanya memanjakan lidah tapi juga menggiurkan saat dipandang. 

Saya tumbuh dengan kesibukan ibu mengelola bisnis kue-nya. Tapi apalah daya, saya yang dulu sedikit tomboy tak pernah tergerak untuk menghisap ilmu ibu. Maka bagian khusus yang disediakan ibu untuk saya tiap kali ada pesanan datang adalah membuat garnish atau hiasan kue, memikirkan bentuk kemasan yang bagus, membuat logo, dan mencicip tentu saja. Sampai di situ peran saya karena hanya part itulah yang saya suka.


Tapi kemudian ada sesosok mahluk yang menampakkan mata berbinar jika saya mencoba memasak. Ya, seorang kawan dan musuh di waktu yang sama (baca : pacar yang sudah berubah status menjadi suami). Dialah yang bikin saya semangat mencoba dan mencari resep baru. Bahkan untuk bikin sup ayam saja, saya bisa telpon ibu lebih dari 3 kali untuk memastikan resep dan takarannya sesuai. Selain bertanya pada ibu, saya aktif mencari resep-resep mudah untuk dicoba. Yaaa meski emang dari 1000 resep yang sudah di gugling, baru beberapa saja yang terealisasi. Hhi. 

Nah, saya yakin di luar sana banyak gadis-gadis dan ibu muda macam saya yang ingin membuat sesuatu yang spesial untuk orang spesial tapi memiliki kemampuan masak yang "setinggi langit tapi kemudian jatuh berdebam" alias masih cetek. So, kali ini saya akan membagikan 3 situs tentang masak memasak favorit saya. Wish it could help you, girls! 

Kokiku TV

Awalnya saya menemukan Kokiku TV di sebuah posting di Facebook. Yapp, seperti situs-situs yang lain, Kokiku TV memiliki berbagai akun media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Channel Youtube. Sehingga kamu bisa memilih mengaksesnya lewat mana. Situs resminya adalah kokiku.tv.

Tampilan Kokiku.Tv
Situs ini menyediakan berbagai resep, review makanan, dan tips-tips. Eits. Tunggu dulu. Saya jatuh hati dengan situs ini karena ia menyediakan berbagai resep yummy dari olahan bahan yang mudah untuk didapat bahkan bisa dibilang resep-resepnya adalah resep modifikasi bahan makanan yang mudah didapat menjadi satu makanan yummy yang biasanya berbahan ribet. Beberapa resep yang menawan hati saya adalah: 


Lasagna dari Kulit Pangsit

Lava Cake Dark Chocolate

Pisang Goreng Cokelat

Situs yang mengaku dirinya memang tercipta untuk para pecinta kuliner ini mengemas resepnya mudah dan bahkan beberapa dilengkapi dengan video. Jadi, buat kita para pemula di dunia masak akan sangat terbantu. 

Urban Cook

Untuk yang satu ini, kamu masih ingat acara masak-memasak di Kompas TV kan? Yap. Urban Cook yang dimaksud di sini adalah Urban Cook asuhan Chef muda nan kece, Chef Yuda Bustara. Entah kenapa acara TV-nya menghilang dari Kompas TV. Saya sempat bersedih karena itu. Tapi ternyata fan page di Facebook-nya tetap aktif membagi resep hingga saat ini kok.

Tampilan Urban Cook
Saya suka Urban Cook, lagi-lagi karena resep yang diberikan mudah tapi menawarkan citarasa tingkat tinggi. Emang sih beberapa resep memerlukan bahan-bahan yang membuat kita mengernyitkan dahi karena gak tau. Tapi overall Urban Cook sangat menolong untuk kita yang pengen masak sesuatu yang baru, mudah, lezat, dan bikin nagih. Beberapa resep yang saya suka adalah : 

Orange Glazed Chicken


Baked Potato

Tiramisu

Pawon Kulon

Pawon Kulo ini bukan situs sih, namun sebuah akun Instagram @pawonkulo, yang saya temukan saat mencari resep-resep masakan rumah. Foto-foto masakan rumahan sederhana yang disajikan oleh Pawon Kulo cukup bikin saya kepo untuk melihat hasil masakannya lebih jauh. Dan benar saja, si pemilik akun mencoba memasak dengan bahan-bahan yang ia miliki. Jadi misal habis masak sop nih, wortelnya masih sisa, esok hari dia akan membuat olahan wortel ditambah beberapa bahan. Jadi, cocoklah untuk kamu yang gak pengen buang-buang bahan makanan. 

Resep tiap masakan rutin ia tulis di bagian caption gambar. Sayangnya sih tanpa dilengkapi takaran. Tapi si pemilik akun baik hati banget, pernah komen minta takaran karena masih amatir, dengan cepat dia merespon dan welcome untuk ditanya-tanya. Bahkan sekarang dikasih akun line-nya juga. Jadi semakin mudah untuk tanya-tanya resep masakan sama dia. Yeay! Dan ini dia beberapa yang saya suka : 

Semur Ayam

Cah Cumi Sawi 

Ikan Filet Asam Pedas

Okaaay. itu tadi tiga situs kesukaan saya, dan semoga 3 situs masak tadi bisa bantu bikin pemula jadi chef keren dalam sekejap. Selamat berselancar, selamat tergiur, dan selamat mencoba girls!

Menjelajah Kota dengan Cepat, Murah, dan Rute Bebas Tanpa Batas

Dewasa ini, transportasi semakin mudah digenggam. Jikalau dulu, kita harus mencapai titik atau lokasi tertentu barulah bisa menikmat fasilitasi angkutan umum baik mobil, ojek, maupun bis kota. Kini, duduk manis di rumah pun sudah bisa dihampiri oleh si abang penyedia jasa transportasi. Pilihan baru ini tentu bak air embun di tengah padang sahara yang panas dan kering. Ya. Untuk mencapai meeting point, berdesak-desakan dengan penumpang lain, bau keringat, dan armada yang tak jarang "belel" alias butut segera digantikan dengan kenyamanan armada baru, driver yang baik hati lagi ramah, serta privasi.

Dewasa ini, transportasi semakin mudah digenggam. Tidak hanya tipe taksi yang memang sedari dulu menyediakan jasa panggilan, namun juga kendaraan tipe motor dua, dan mobil berbagai jenis kini bisa diorder dengan mudah dengan beberapa klik melalu smartphone. Ya. Big applouse untuk rekan-rekan yang berhasil membuat aplikasi sedemikian keren sehingga kita bisa terhubung dengan para driver dengan cara yang ajaib alias cepat dan mudah. 

Go-Jek

Rewelnya Khalayak Ramai

Keluhan-keluhan yang dulu muncul semacam, "Musti jalan jauh dulu keluar kompleks buat dapet angkot ato ojek. Males banget.", "Angkot tuh baunya gak nahan, keringet segitu banyak orang dicampur jadi satu, apalagi kalo ada yang dari pasar bawa belanjaan segambreng.", "Mobilnya butut, nggak aman. Ngetem (berhenti menunggu penumpang) lama pula!", "Musti pindah-pindah angkot buat ke tempat tujuan," "Mahal kalo naik taksi meski emang enak sih privasi terjaga," "Tukang ojeknya gak tau jalan, " mulai terkikis habis dengan perkembangan dunia per-transportasi-an yang sudah dikawinkan dengan kemajuan teknologi.

Sebut saja aplikasi Go-Jek rintisan Nadiem Makarim, dengan hanya beberapa klik untuk mengisi lokasi pemesan dan tempat tujuan, kita sudah bisa langsung mendapat driver dengan dandanan rapi nan menhijaukan mata (helm dan jaket warna ijo, bray. Gak mungkin mata lo jadi warna pink kan? haahha). Tidak hanya mengantar kita, aplikasi ini sudah jauh berkembang dengan menyediakan fitur-fitur yang lain macam Go-Food, Go-Box, Go-Clean, Go-Glam, dan lainnya. Aih. Hidup makin mudah aja, bray.

Sumber : autoevolution.com

Nah, kalo kamu prefer naik mobil biar gak kepanasan dan make-up pada luntur, kamu bisa memesan taksi via Grab Taxi. Jika itu belum cukup dan kamu pengen merasakan sensasi jenis mobil yang lain, kamu bisa melakukan pemesanan menggunakan Uber.

Yap. Aplikasi yang bekerja sama dengan berbagai rental mobil ini menyediakan berbagai jenis mobil. So, kamu bisa merasakan sensasi naik mobil mobilio, jazz, brio, avanza, dan lain-lain. Bahkan satu waktu temen saya pernah tuh beruntung dapat armada yang masih gress. Baru keluar dari oven. Hhe. Uber juga bisa dibilang lebi flexible, kamu bisa minta si driver untuk muter-muter alias nambah destinasi menjadi beberapa tempat. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena metode perhitungannya menggunakan sistem argo layaknya taksi. Jadi berapa meter yang ditempuh dikalikan tarif per meternya.

Uniknya UBER

Nah, perlu diketahui bahwa hasil dari mengobrol sepanjang perjalanan dengan Mas Driver sewaktu ke Lembang, ternyata ada dua jenis tarif : tarif normal dan tarif mahal. Tarif mahal ini bisa diberlakukan oleh si driver saat weekend atau di lokasi yang tingkat ketersediaan driver atau armadanya rendah. Yah semacam biaya kemahalan di gaji kita, bray. Misal penempatan kota malang = Rp 3.000.000, maka di Surabaya menjadi Rp 3.500.000 karena Surabaya adalah ibu kota provinsi, tentu biaya hidup lebih mahal.

Sewa Motor di Bandung

Nah, tapi ada satu lagi nih model transportasi yang layak dipertimbangkan dan dibanding-bandingkan dengan model-model transportasi di atas. Apakah itu? Sewa Motor. Yapp. Tidak lain dan tidak bukan, model ini setipe dengan sewa mobil. 

Kenapa saya menyandingkan model ini dengan model transportasi yang ada? Tidak lain dan tidak bukan karena satu hari yang lalu alias kemarin saya baru mencoba menyewa motor dari salah satu persewaan khusus motor di kota Bandung. Nekat dan sedikit gila kata seorang teman, secara saya belom pernah menjelajah kota Bandung seorang diri dengan mengendarai motor. Biasanya ada Mas Pacar yang setia mengantar atau Mas-Mas dan Bapak-Bapak Driver Angkot, Go-Jek, Grab Taxi, atau Uber yang ikhlas mengantar. hhe. Berbekal pede, kepo motoran sendiri di kota kreatif, serta sedikit nekat akhirnya saya memutuskan untuk menyewa sebuah motor Vario dengan label "Motor Lama". 

Ya. 1 hari sebelumnya, Jum'at 10 Juni 2016 saya iseng-iseng gugling persewaan motor di Bandung, ternyata banyak juga loh. Jauh dari dugaan saya bahwa kota ini akan memiliki minim persewaan motor bahkan mungkin tidak ada sama sekali karena area yang saya sasar lumayan jauh dari Lembang yang notabene adalah area wisata.

Hasil pencarian sewa motor di Bandung

Maksudnya, berbeda dengan Bali dan Jogja yang memang terkenal kota wisata, Bandung hanya memiliki wisata di area Lembang. ini berarti akan sulit menemukan persewaan motor beda dengan di Jogja dan Bali. Nah, setelah itu, langkah pemesanan hanya cukup mengirimkan nama, alamat meeting point, jam, dan tipe motor yang diinginkan. Yapp, mereka menyediakan jasa antar jemput motor, jadi hampir sama dengan Go-Jek, Grab, dan Uber ya. Armada bisa menghampiri dimanapun kalian berada. Ya meski beberapa rental menetapkan charge jika meeting point lebih dari 20 km dari markas mereka. Tapi tenang bray, charge ini berlaku sukarela alias setipe dengan tips. "Berapapun lu kasih, gua terima" (ya asal jangan pelit-pelit amatlah yaa. hhi). Setelah itu akan ada balasan apakah armada tersedia. Jika ya, kamu tinggal menunggu si armada datang di waktu yang telah kamu tentukan di awal.

Saya yang berdomisili di Purwakarta memilih meeting point di Balubur Town Square yang tidak lain dan tidak bukan adalah pemberhentian travel yang mengantar saya dari Purwakarta ke Bandung. Sayangnya, si abang kurir yang sudah berinisiatif datang lebih awal terjebak macet di sekitaran Jalan Jakarta, Bandung, alhasil saya perlu menunggu sekitar 15-20 menit hingga akhirnya Vario pesanan saya datang. Warna biru, lengkap dengan helm, dan mantel. Mm, catatan untuk kamu yang ingin menyewa, bawa mantel sendiri karena mantel yang disediakan adalah mantel ekonomis, tipis, dan tidak necis. hhe. Untuk helm, kamu bisa minta dua kok, jadi kalau berniat pergi berduaan dengan teman, pacar, atau musuh, tetap bisa nyaman tanpa takut ditilang atau riweuh bawa-bawa helm sendiri.

Untuk harga, ada 2 tipe yang ditawarkan : sewa harian (24 jam) atau sewa per jam. Untuk sewa harian, harga dibanderol Rp 75.000 hingga 85.000/ hari untuk varian motor lama dan Rp 90.000 untuk varian motor baru. Sedangkan untuk per jam,  1 jam pertama adalah Rp 20.000 dan Rp 6.000 pada jam berikutnya. Karena males berhitung, saya langsung memilih jenis sewa harian. Jadilah setelah si Mas Kurir mengecek KTP dan SIM serta memfotonya (ini wajib ditunjukkan ya), saya menyodorkan uang Rp 80.000. STNK pun dialih tangankan.

Okayy. Siap menjelajah isi kotaaa. Wait, saya berencana pulang jam 17.00 WIB, mulai sewa pukul 12.00 WIB. Hanya 5 jam saja. Jika bayar dengan jenis perjam, duit yang saya bayarkan adalah Rp 20.000 + (4 x Rp 6.000) = Rp 44.000. Yaaaah. Lebih murah Rp 36.000. Tapi apalah daya transaksi sudah dilakukan.

Saya meneruskan perjalanan. Terhitung ada 6 destinasi yang saya kunjungi : tempat print label di Jl Cikapayang, Toko Aksesoris di Jalan Otista, Toko Manik-manik di Jalan Otista (jarak 200 m dari destinasi sebelumnya), Rumah Ibu Penjahit di Perumahan Permata Cimahi, Penjual Ubi Cilembu, dan Balubur Town Square lagi untuk mengembalikan motor. Jika di total, jauh perjalanan yang saya tempuh adalah 20,3 km dengan 6 tempat pemberhentian dan waktu tunggu sekitar 140 menit.
Nah, lalu saya compare dengan Go-Jek atau Uber, berikut hasilnya :

Go Jek vs Uber vs Sewa Motor

So, boleh dong lain kali coba cara baru saya, "Sewa Motor." Tapi perlu dicatat, mending memilih motor varian baru, nampaknya si armada akan lebih enak untuk ditunggangi. ^.^

Selamat mencoba!

Leblung Jalan-Jalan, Episode Badega Gunung Parang

Pagi itu Sabtu 28 Mei 2016, langit biru membentang dan bergelantungan di atas kepala saya, tiba-tiba ponselku berbunyi, eh ternyata ada pesan singkat dari salah seorang teman saya dan terjadi diskusi singkat antara saya (D) dan teman saya tadi (T).

T : "De (nama panggilan saya), hari ini kita mendaki ke gunung parang yu"
D : "Oh, iya ayo teh (panggilan ke teman saya soalnya umurnya lebih gede dari saya)"
T : "Iyah ntar jam 09.00 kumpul di perempatan margalaksana, yang ikut cuma adik saya sama Ayu Yulianda"
D : "Oh iya siap, saya dari sini bawa Ai (sodara saya) ya"
T : "Oh iya gpp"

Kebetulan pagi itu tidak ada acara, ya sudah saya caww saja bareng hobby saya itu, itung-itung refreshing haha, lalu saya bareng sodara saya langsung saja bersiap siap. Tak lama kemudian kami pun berkumpul di perempatan margalaksana, lalu langsung saja otw pergi ke lokasi, tapi inget yah sebelum berangkat kalian sebaiknya izin/pamitan terlebih dahulu sama ortu kalian supaya diberi kelancaran di jalannya hhe.

Yuk Berangkat

Perjalanan pun kami mulai, kurang lebih pukul 10.00 WIB kami berangkat, dalam perjalanan tepatnya di daerah Citeko, ban motor yang saya tumpangi bocor. Aduh untungnya bengkel gak jauh jauh amat dari lokasi kejadian, nasib baik masih berpihak kepada kami hehe, nah buat kalian yang mau trip/travelling kaya gini, jangan lupa di cek terlebih dahulu kendaraannya, jangan sampe hal seperti saya menimpa kalian.

Yu ah lanjut lagi perjalananya soalnya masih lumayan jauh loh tempatnya, mumpung ban nya udah beres di benerin haha. Di perempatan Citeko kami belok kiri (arah nya saya dari Cipeundeu - Cirata, kalo yg arah dari Purwakarta lurus aja), berikutnya tinggal ngikutin petunjuk arah aja koq, tak lama kemudian kami disugguhkan dengan kondisi jalan yang agak menghawatirkan, jalannya penuh pasir, berkelok dan banyak truk pengangkut batu yg hilir-mudik, tetap hati-hati buat kalian yg mau coba kesini.

Tak lama kemudian kami pun sudah dapat menikmati jalanan yang mulus dan di kiri kanan nya terdapat hamparan sawah yg hijau, panorama Waduk Jatiluhur serta pemandangan tebing-tebing bebatuan andesit yang menjulang tinggi. Jalan nanjak-mudun dan pungkal-pengkol (berkelok) pun sudah kami lewati, dan akhirnya kami pun sampa di lokasi "WISATA ALAM BADEGA GUNUNG PARANG" disana terdapat spanduk bertuliskan WISATA ALAM BADEGA GUNUNG PARANG koq, jadi kalian gak bakalan kebingungan tenang aja broh, alhamdullilah udah nyampe juga.

Sampai di Lokasi Wisata

Kurang lebih satu setengah jam perjalanan kami tempuh untuk sampai tujuan. Setelah itu, kami menitipkan motor di salah satu rumah warga, untuk harga tiket parkir cukup terjangkau, yaitu Rp. 5.000,- / motor. Langsung saja broh kita meluncur ke badega, gak jauh koq jarak dari tempat parkir ke badega, jadi santai aja.

Here We Are
Nah di BADEGA GUNUNG PARANG ini banyak spot yang keren untuk kalian berfoto-foto, apalagi buat yang hobby dunia fotografi pokonya gak bakalan nyesel deh kalo dateng kesini, dan jangan salah di sini juga banyak loh turis asing, tuh yg dari luar negeri aja dateng ke tempat ini, kenapa kalian yg asli indonesia gak dateng hhe.

Nah di sini juga kalian bisa menikmati atau melakukan kegiatan pemacu adrenalin seperti Climbing, dan Panjat Tebing via Ferrata (tangga besi), selain itu di sini juga tersedia penginapan. Nah untuk fasilitasnya, di sini tersedia juga mushola, toilet, tempat istirahat dan sebagainya.

Kami berlima di sini hanya berjalan-jalan dan berfoto-foto sambil menikmati pemandangan saja, jadi kami hanya membayar tiket Rp. 5.000,-/orang, setelah menyelesaikan administrasi langsung pergi menuju sasaran yaitu tebing Gunung Paranag.

Perjalanan awal dari Saung Badega sangatlah indah, karena di kiri-kanan nya terdapat saung-saung khas Sunda. Di sana kalian bisa berfoto-foto sepuasnya dan di sana juga terdapat banyak bunga-bunga cantik, setelah melewati tempat yang indah barusan saatnya memasuki hutan rimbun khas pegunungan dan didalam sana tak kalah menarik, karena terdapat jembatan yang terbuat dari batang-batang pohon, jadi kesannya alami-alami gimana gitu, hehe.

Rasa letih dan haus pun melanda kami, untungnya persediaan air cukup. Tips buat kalian yang mau kesini jangan lupa bawa air minum, pokonya jangan sampe kalian dehidrasi, inget di atas gak ada Alfa, Indomaret atau sejenisnya. Setelah beberapa menit kami menyusuri hutan, akhirnya kami sampai di kaki tebing Gunung Parang, rasa letih kami pun terobati dengan lukisan tuhan yang amat sangat indah dan tentunya akan membuat kita terus menerus mengucap syukur.

Sambil beristirahat santai di bangku yang terbuat dari bambu, kami pun tak henti-hentinya mengucap syukur atas apa yg kami lihat di depan mata kepala kami sendiri. Panorama yang menakjubkan dengan udara yang segar di dada, sangat disayangkan jika tidak diabadikan. Yang pasti gak bakalan nyesel deh kalo kalian main ke tempat ini.


Dan tak jauh dari tempat ini ada lagi loh tempat yg lebih keren, yatiu tebing parang, surganya bagi para pemanjat tebing. Jika kalian mau ke tebing ini tolong berhati-hati, karena cukup extreme dan jika kalian tidak memakai alat untuk manjat atau tidak punya izin manjat dari badega jangan coba-coba naik ke atas soalnya sangat berbahaya. Jadi, kita harus patuhi peraturan oke, biar gak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Nah ini saya
Hii!
Nah ketika kami berada di tebing kami puas-puasin untuk berfoto, kapan lagi coba kesini, kan sayang kalo gak di puas-puasin. Setelah berfoto ria dan nikmatin pemandangan, kami pun bergegas turun, soalnya kami belum pada shalat Dzuhur. Eitss... tapi sebelum kami turun kami cek dulu perlengkapan takut ada yg ketinggalan dan yg pastinya kita gak boleh ninggalin sampah sedikitpun.

Nah, sesampainya kami di Saung badega, kami pun langsung saja mengambil air wudhu, tenang ya sob di sini fasilitasnya udah lumayan lengkap, dan pastinya nyaman nan bersih. Setelah selesai menunaikan ibadah shalat Dzuhur, kami pun langsung bergegas menuju parkiran untuk mengambil sepeda motor dan bergegas pulang, karena awan hitam sudah menggantung di atas kepala.


Ada Lagi Yang Menarik

Tapi tunggu dulu perjalanan kami gak cuma sampai disana loh. Setelah sampai di Citeko kami mampir terlebih dahulu di Warung Seblak COC. Nah bagi kalian yg hobby atau suka sama yg pedes-pedes, tempat ini wajib kalian kunjungi, terus untuk info atau detailnya soal tempat ini ntar di bahas di artikel selanjutnya ya sobb, so you have to stay tuned. Sebelum saya pamit, akan saya bahas dulu sekilas tentang Gunung Parang dan Badega Gunung Parang.

GUNUNG PARANG
Gunung Parang adalah salah satu objek wisata alam yang menyediakan sarana untuk rock-climbing dan menjelajah hutan sampai puncak Gunung Parang. Berjarak kurang lebih 28 kilometer dari Kota Purwakarta dan berada pada ketinggian 983 MDPL.

BADEGA GUNUNG PARANG
Badega Gunung Parang terletak di Kampung Cihuni Plered, dengan panorama alam yang masih asli dan merupakan tujuan wisata alam seperti untuk panjat tebing, trekking dan obyek berfoto karena pemandangan Gunung Parang sebagai gunung batu andesit terbesar di Indonesia yang cukup menawan.

Eps. Gunung Parang - Selesai
Nah, tertarik gak?? Buat kalian para pecinta olahraga extreme dan trip atau travelling wajib deh dateng kesini hhe, yuk merapat dan mari kita memanjakan mata di Badega Gunung Parang, Purwakarta.

Penulis
Dede Piqri Haikal
IG : @dph.id