Selain Khong Guan Isi Rengginang, 7 Makanan ini Juga Pasti Bikin Kamu Baper

13:46:00 It's Leblung 0 Comments

Lebaran sebentar lagi
Berpuasa sekeluarga
Sehari penuh yang sudah besar
Setengah hari yang masih kecil
Alangkah asyik pergi ke masjid
Shalat tarawih bersama-sama


Hayoo, siapa yang udah semangat nyanyi lagu Bimbo berjudul "Lebaran Sebentar Lagi" itu? Gak perlu malu-malu harimau gitu deh (karena malu-malu kucing sudah terlalu mainstream). Lagu yang dipopulerkan kembali oleh grup band Gigi dengan gaya nge-rock ala Armand Maulana itu emang suka sukses bikin kita buru-buru ketemu sama hari special untuk umat Islam itu.


Yapp. Malam ini, sewaktu sahur seorang diri di kamar kost, secara tak sengaja saya menemukan tautan atau link lagu itu. Jadilah segenap kenangan mengenai Hari Raya Idul Fitri diputar ulang layaknya roll film di bioskop kota sebelah. Laily dan Rahadian kecil (kakak saya) yang bahagia mengenakan busana muslim barunya, bersemangat '45 untuk mandi dan bersegera pergi ke masjid dengan mengenggam duit tabungan seadanya untuk infaq, tak lupa setangkup kertas koran untuk alas sholat sebelum sajadah jikalau tak kebagian tempat di dalam masjid, juga kresek hitam untuk mengamankan sandal baru pilihan ibu agar tidak tertukar apalagi rusak karena terinjak ratusan manusia lain.

Di roll film kenangan yang lain, tampak Mbah Sinah (nenek dari Bapak) tersenyum bahagia dengan giginya yang merah*, kami para cucu kecil sudah siap menengadahkan tangan, meminta jatah galak gampil**, sedangkan para tetua (Om, Tante, Pak Dhe, Budhe) masih melakukan ritual sungkem dengan haru. Suara keras petasan yang dirangkai panjang kemudian digantung di batang pohon bambu juga turut serta dalam rangkaian memori menyenangkan itu.

Semua terasa menggembirakan di hari nan fitri tersebut. Bertahun-tahun, hampir tak ada yang berubah kecuali toples Rengginang Mbah Sinah yang mulai modern. Eits. Ya, Rengginang. Makanan fenomenal yang bikin ribuan bahkan jutaan orang baper karena tertipu toples Khong Guan berisi Rengginang. Ini nih beberapa meme yang membuktikan bahwa Rengginang sukses membuat banyak orang baper. Hha.

Kalo kasus Rengginang sukses bikin kamu baper karena merasa tertipu, tujuh jajanan ini pasti bikin kamu baper pengen cepet lebaran di rumah!

KETUPAT

Ketupat terbuat dari beras yang dimasukkan dalam daun kelapa muda atau janur yang sudah dianyam sedemikian rupa. Kemudian direbus dalam waktu yang cukup lama hingga menjadi padat.


Menurut catatan sejarah, ketupat ini pertama kali dikenalkan oleh Sunan Kalijaga. Ketupat atau yang juga biasa disebut kupat memiliki 3 makna, yaitu :
  1. Kesalahan atau Dosa Manusia
    Kesalahan atau dosa yang diperbuat manusia diartikan sebagai sesuatu yang rumit. Oleh karena itu disimbolkan dengan proses menganyam daun kelapa muda yang rumit dan memerlukan ketelitian.
  2. Kembali Fitrah
    Setelah berbuat dosa setahun penuh, dalam bulan suci Ramadan umat Islam berlomba-lomba untuk mendapatkan ampunan. Sehingga pada Hari Raya Idul Fitri, semua umat Islam kembali pada fitrahnya, suci dari berbagai dosa seperti bayi yang baru lahir. Hal ini disimbolkan dengan isi ketupat saat dibelah menjadi dua, putih bersih tanpa noda.
  3. Kesempurnaan
    Bentuk ketupat yang indah disimbolkan sebagai kesempurnaan atau kemenangan yang diraih oleh umat Islam di Hari Raya Idul Fitri.

LONTONG SAYUR

Lontong sayur atau sayur labu ini adalah sayur utama sebagai teman makan ketupat atau lontong. Komponen utamanya adalah labu yang dipotong kotak-kotak kecil sekitar 2 cm-an dengan dilengkapi kuah santan yang menggugah selera. Sebagai kawan bercengkrama labu di dalam kuah, ibu saya biasanya menambahkan kacang panjang, tempe, tahu, kikil, dan udang.


Selain itu, sebagai pelengkap, ibu biasa membuat sambal petis dan sambal kelapa. Apa itu? Bahan inti dari sambal petis sih petis, telur ayam rebus, dan cabai rawit. Resepnya bisa dilihat di sini nih. Sedangkan sambal kelapa ini sama dengan resep bumbu urap hanya saja disangrai agar lebih kering dan tahan lama. Eits, jangan lupa kerupuknya yaa..!

OPOR AYAM

Di Indonesia atau khususnya di Pulau Jawa sendiri, dikenal dua jenis Opor Ayam, yaitu Opor Ayam Kuah Putih dan Opor Ayam Kuah Kuning. Opor Ayam Kuah Putih biasanya dimasak oleh orang Tionghoa sebagai makanan pelengkap di saat perayaan tahun baru Cina atau Cap Go Meh.



Sedangkan orang Jawa lebih suka membuat Opor Ayam Kuah Kuning karena menurut mereka warna kuning lebih ayu (cantik) dan sedap dipandang mata. Secara rasa dan komposisi bumbu tidak berbeda, si Opor Ayam Kuah Kuning hanya ditambahkan kunyit sebagai pewarna.

KEMBANG GOYANG

Kembang goyang ini adalah camilan khas betawi. Dinamai kembang goyang karena bentuknya seperti kelopak bunga dan saat proses pembuatan, cetakan harus digoyang-goyang di dalam minyak panas agar si adonan terlepas. Kembang goyang ini sudah menasional loh, hanya saja di beberapa daerah memiliki nama yang sedikit berbeda.


Seperti misalnya di Sumatera, camilan yang terbuat dari tepung beras ini disebut dengan kembang goyang loyang atau kembang loyang. Kembang goyang awalnya hanya memiliki dua varian rasa yaitu manis dan asin. Namun seiring dengan perkembangan zaman, banyak yang menambahkan berbagai varian essence untuk memperkaya rasa si kembang goyang. 

NASTAR

Kue satu ini pasti tidak asing lagi. Yak. Kue yang pada awalnya berisi hanya selai nanas ini bermetamorfosa dari tahun ke tahun. Baik dari segi isi, rasa, maupun bentuk. Jika dahulu bentuknya hanya bulat dengan dioles kuning telur atasnya, kini sudah tampil dengan berbagai gaya.


Ada yang bulat dengan cengkeh di atasnya, ada yang berbentuk tabung dengan menampakkan selai di bagian depan dan belakang, berbentuk daun, berbentuk kerang, dan bentuk-bentuk unik lainnya. Sedangkan dari varian isi dan rasa, kini ada yang menggunakan selai stroberi dan bluberry serta menambahkan keju di dalam adonan sehingga rasanya lebih asin dan creamy di lidah.

KASTENGEL

Kue berbasis keju ini tidak lain dan tidak bukan adalah sahabat karib dari nastar. Sama dengan nastar, bentuknya juga berubah dari waktu ke waktu. Jikalau dulu hanya dikenal berbentuk batang, kini bentuknya beragam, bentuk hati, kotak, daun, dan lain-lain.


KUE SEMPRIT

Semprit? Bukan menyemprit layaknya tukang parkir loh yaa. Kue semprit ini adalah favorit para orang tua. Teksturnya yang lembut dan renyah di mulut membuat para orang tua jatuh hati pada kue yang biasanya berbentuk 'huruf S' ini. Dulu, kue semprit selalu terbuat dari tepung larut, tepung yang dibuat dari larut (semacam umbi-umbian, beberapa daerah menyebutnya garut atau jelarut). Namun kini varian semprit sudah beragam dan bisa dibuat dengan menggunakan tepung terigu seperti kue pada umumnya.


Akhir-akhir ini semprit kembali menjadi primadona dan berharga jual lumayan tinggi. Hal ini tidak lain karena modifikasi yang berhasil dilakukan oleh para pembuat kue. Yaitu dengan menambahkan keju dan bahan sedemikian rupa sehingga lebih lembut dan creamy.

Nah. Itu tadi tujuh makanan lain yang saya yakin bisa bikin kamu baper pengen banget segera lebaran. Ya nggak? Ya dong? Hhi. Sabar yaah. Puasa tinggal 2 minggu kok. Setelah itu kamu bisa menikmati makanan-makanan menggiurkan di atas. Untuk yang lagi merantau, bapernya dikontrol ya. Jangan sampe nangis di pojokan karena kangen ibu gegara baca postingan ini loooh.

Semangaaat berpuasa, sabar-sabar nunggu lebaran yah!

Catatan :
*) Gigi merah karena "nginang" atau mengunyah racikan daun sirih, tembakau, gambir, dan kapur
**) Galak gampil adalah tradisi memberikan uang saat anak-anak kecil meminta maaf

You Might Also Like

0 komentar: