Credit : Tony Thomas Tony creates pixel-perfect UI kits & icons. His pug, Wednesday, is Medialoot's beloved mascot.
License :
FREE License Download gratis tanpa khawatir melanggar hak cipta dari kreatornya, silahkan jika ingin digunakan untuk kebutuhan komersil maupun pribadi.
“Aku mau kabur dari kenyataan* nih, Mas. Aku ke tempatmu yaa. Mau menyusuri Sungai Kapuas. Sama makan kepiting yang kayak kamu waktu ituuu.” Si adik manja lagi mem-propose kakak satu-satunya yang dimiliki. “Ökee. Mau kesini kapan? Nanti makan Chai Kwe. Sama Roti Srikaya juga.” “Wokayyy. Minggu depan gimana?” “Minggu depan aku rapat, para bos lagi berkunjung ke sini. Depannya lagi aja?” “Siaaaap. Eh. Di sana kan panas yaa. Aku perlu bawa topi pantai nggak? Bawa kacamata hitam juga nggak?” “Kagaaaak! Lebay ini.” Si abang mulai sewot karena adiknya riweuh kalo bepergian. Hahaha.. “Baiklah. Okay then. I’ll buy airline ticket. Dadaah.”
Tanpa ba-bi-bu-ba-ba, saya memesan tiket ke Kota Khatulistiwa. 2 minggu lagi berangkat, jadi lebih baik segera pesan tiket agar harga tak melonjak dan bikin kantong saya makin tipis. Okay. Tiket sudah di tangan. Mm, nanti bawa baju warna itu, itu, sama itu. Mau foto yang banyak ahh. Secara it will be my first time to go Borneo Island. Harus diabadikan dengan baik dan benar. Lalu cerita seorang kawan terngiang..
“Iya tuh Mbak. Waktu di Bali kemarin, karena aku gak bawa kacamata item jadinya kalau diajak selfie aku merem-merem..”
Wah. Berarti aku harus bawa kacamata item. Sama topi pantai atau floppy hat biar makin kece ih! Maaf ya Mas Sian, kali ini saranmu untuk gak lebay kuabaikan. Hhi. Langsung dong ya gercep (gerak cepat) mencari jadwal yang pas untuk berbelanja. “Sabtu ini cuci-cuci segambreng sama bersih-bersih kamar. Minggunya udah janji mau nulis sama bersosialisasi dengan ibu kos. Minggu depannya udah berangkat ke Ponti. Yaaah. Kapan belinya? Mana harus ke Bandung dulu buat beli.” Saya pun galau. Pengen beli tapi waktu mepet. Tunggu, LET’S ONLINE SHOPPING!
source : www.forbes.com
Tanpa ba-bi-bu-ba-ba, saya mengutik akun instagram saya. Mencari Floppy Hat dan Kacamata Hitam yang kece lalalala. Hhe. Okay. Saya menemukan 3 online shop yang bisa mengakomodir keinginan saya. Sebutlah online shop A, B, dan C. Saya mau beli kacamata di A, floppy hat bisa saya beli di B dan C. Si A memiliki tampilan yang bagus, foto-foto produknya terlihat menarik karena menggunakan skill fotografi yang mumpuni. Namun ketika saya menghubungi si A melalui WhatsApp, ia lamaaa sekali balasnya. Saya mulai ragu. Tapi apalah daya, demi kacamata yang sesuai keinginan, saya mencoba bersabar dengan kelakuan si penjual. Akhirnya deal. Saya meminta pengiriman kilat. Dan seketika itu pula rupiah saya transfer setelah ia menuliskan total harga topi dan ongkos kirim.
1 hari berlalu, harusnya paket sudah saya terima dari si A. Tapi meminta resi-pun tak kunjung di balas. “Telpon aja. Jangan-jangan belum dikirim emang sama penjualnya.” Si Mas Pacar memberi saran setelah saya seharian heboh nungguin kedatangan si paket. Saya pun memutuskan untuk menelpon meski sembari sungkan-sungkan karena takut dianggap pembeli rempong dan gak sabaran (FYI, banyak tuh toko online yang akhir-akhir ini memasang keterangan “Pembeli gak sabar, silahkan ke toko sebelah!” Bujubuneng dah). Sekali dua kali tidak diangkat. Saya WhatsApp tidak dibalas.
Hari berlalu. Ia tak juga mengirimkan nomor resi saya. Huwaaaah. Meratap di pojokan kamar sambil cakar-cakar tembok. Hal ini berbeda 180 derajat dengan perlakuan online shop B dan C. Fotonya tidak sebagus milik toko A, tapi responnya sangat cepat. Bahkan mau menjelaskan detail ketika saya tanya bahan floppy hat yang saya inginkan. Setelah menimbang-nimbang, saya memilih beli floppy hat di online shop B. Sedikit gak enak sih dengan si C karena baik jugaaa. Tapi si Sista empunya online shop C dengan baik hati bilang, “Gapapa Mbak. Mungkin lain kali ada barang kita yang sesuai sama Mbak.” Makin gak enak hati dah. Dan 1 hari setelahnya barang si B datang sesuai perjanjian.
Mm, saya newbie sih di bidang perbelanjaan online ini. Bisa dihitung dengan jari berapa kali saya memilih belanja online. Nampaknya memang harus memperhatikan beberapa hal sebelum berbelanja online ya. Ini nih beberapa tips jitu berbelanja online yang saya dapatkan dari pengalaman pribadi, cerita beberapa teman, dan dari beberapa artikel : 1. Lihat dengan Detail Foto Produk dan Deskripsi Produk Saat berbelanja, tidak dipungkiri bahwa gambar produk adalah hal pertama dan terbesar yang mempengaruhi insting kita untuk membeli sebuah produk. Foto produk yang bagus menunjukkan bahwa si pemilik toko online memang serius dalam menjalankan bisnis ini karena ia memiliki skill dan usaha untuk menampilkan dagangannya dengan baik.
Namun, dewasa ini banyak sistem reseller dan dropshipper, dimana proses produksi hingga pemotretan dilakukan oleh produsen atau agen utama, sedangkan reseller dan dropshipper hanya bertugas melakukan pemasaran sehingga tinggal mencopot foto dari agen utama. Untuk mengantisipasi hal ini, langkah kedua yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan mengamati foto produk adalah mengamati deskripsi produk tersebut. Mengapa hal ini penting?
Deskripsi produk ini menjelaskan seberapa besar pengetahuan sang penjual terhadap barang yang ia miliki. Dan lebih-lebih, deskripsi produk akan memudahkan kita untuk membayangkan bagaimana bentuk asli produk yang akan kita beli. Misal beli baju, sudah seyogyanya dituliskan panjang baju, lebar dada, dan panjang lengan untuk masing-masing size (S, M, L, XL, dan lain-lain). Hal ini dikarenakan standar ukuran masing-masing perusahaan baju berbeda satu dengan yang lain. Begitu pula dengan bahan yang digunakan dan warna apa saja yang tersedia.
Jikalau si penjual hanya menuliskan minim sekali informasi, bisa jadi si penjual ini newbie atau bahkan ia tak tau sama sekali tentang produk yang ia jual. Gak mau dong kecewa saat menerima barang karena jauh dari foto yang kita lihat? So, perhatikan deskripsi yang ditulis ya. Bila kurang jelas, kamu bisa tanya-tanya dulu detail produk ke penjual lewat kontak yang disediakan. Itu diperbolehkan kok. Hak kamu sebagai pembeli untuk mengetahui pasti kondisi produk yang akan kamu beli. Mudahnya, jangan sampai beli Koala dalam karung deh! (Kok Koala? karena beli kucing sudah terlalu mainstream. Hhe).
2. Update Produk Partner kerja saya, Bumils kecil (begitu saya menyebutnya) sekali waktu pernah ngomel-ngomel karena ia sudah gigih mencari boots bayi sebagai kado, begitu nemu, dihubungi, ehh sold out. Ia menanyakan produk lain ke online shop yang sama, sold out juga. Hhi. Makanya saya jadikan salah satu parameter.
Sama halnya dengan perusahaan besar yang concern terhadap persediaan bahan bakunya, para pemilik online shop juga sudah sewajarnya memerdulikan stock mereka. Hal ini menunjukkan seberapa baik manajemen mereka terhadap produk yang dimiliki. Beberapa online shop menggunakan sistem “Sold, Gambar Dihapus”, ini lebih mudah dan tidak PHP bagi kami para pembeli sih.
source : www.camilyo.com
So, kalau kamu mau tau manajemen si penjual, perhatikan apakah catalog mereka selalu diupdate atau dibiarkan begitu saja setelah diupload. ^.^
3. Respon Penjual Saat Dihubungi Hal ini penting dilakukan. Seperti pengalaman yang sudah saya jalani, respon penjual menceritakan secara jelas apakah si penjual memang memberikan pelayanan prima kepada para pembelinya atau ogah-ogahan jualnya. Bahkan bisa jadi ia cuma penipu yang mengambil kesempatan dan kesempitan untuk mengelabuhi orang-orang lugu, rendah hati, dan penyabar seperti saya (Pliss jangan muntah apalagi block situs ini yah. Hahaha).
Respon yang kita harapkan memang yang cepat. Namun yang lebih penting adalah keramahan yang ia tawarkan dan mau menjelaskan dengan detail setiap pertanyaan yang kita ajukan. Bahkan online shop B mau minta maaf untuk respon yang melambat karena ia harus cek pengiriman produk loh. Salut euy.
4. Perhatikan Testimoni Pembeli Kebanyakan penjual akan mengupload screenshot testimoni pembelinya. Dan bukan hal yang aneh kok kalo kalian berpikir begini, “Yang diupload ya pasti yang baik-baik ajalah.” Saya juga berpikir demikian kok. Gak mungkin dong kalo saya punya online shop, testimoni orang marah-marah saya screenshot trus upload. Hhe. Biasanya, online shop yang concern dengan pelanggannya menyediakan tempat sendiri untuk testimoni para pelanggannya kok. Dan rutin mengupdate testimoni pembelinya.
source : www.heavencase.com
5. Lakukan Sedikit Survei di Google Langkah ke -5 ini sebenarnya menunjang langkah ke-4 sih. Kalo testimoni saja belum cukup untuk menumbuhkan rasa percaya kita ke si penjual. Coba aja langsung gugling nama tokonya. Perhatikan : seberapa mudah nemuin toko tersebut, seberapa banyak orang yang review toko tersebut, dan seberapa baik reputasinya di mata para reviewer. ^.^
Langkah sederhana tapi dijamin very useful. Dicoba yah!
6. Mintalah Nomor Resi Pengiriman Barang Nah. Begitu kamu sudah melakukan pembayaran, segera minta resi pengirman. Penjual yang baik tidak akan menghindar dan memberi banyak alasan ketika ditanya nomor resi. Kenapa? Karena dengan memiliki nomor resi, si pembeli bisa dengan mandiri mencari tau keberadaan paket produknya tanpa harus ribet bertanya ke si penjual. So, ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Si pembeli bisa monitor keberadaan paketnya, sedangkan si penjual bebas dari berbagai pertanyaan, “Paket saya sampai mana ya Sist?” Kan iya kalo yang nanya 1, kalo 100? Habis dah waktu buat bales pertanyaan begitu.
7. Simpan Bukti Pembayaran Nah, yang satu ini tidak kalah penting. Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, missal penjual mengira kamu belum bayar, kamu masih punya bukti untuk memperkuat penjelasanmu. ^.^
Itu tadi 7 Tips Berbelanja Online ala Leblung. Semoga bermanfaat dan selamat berbelanja riaaa!
Kemarin Niantic telah merilis update terbaru dari game Pokemon GO miliknya dengan cukup banyak perubahan yang sangat bermanfaat bagi pemain game ini, termasuk saya tentunya.
Dari beberapa perubahan yang diberikan, menurutku fitur baru yang paling menarik adalah kembalinya Reward XP ketika melempar PokeBall. Tidak hanya itu, bahkan sekarang kita bisa mendapatkannya lebih ketika mampu melempar PokeBall dengan kombinasi CurveBall dengan salah satu dari Nice, Great & Excellent Throw.
Fitur baru di Pokemon GO - NEARBY Tracking
Selain itu ada perubahan UI yang cukup menarik adalah fitur Pokemon SIGHTINGS, yang menampilkan daftar Pokemon liar (Wild Pokemon) yang berada di sekitar posisi saat itu. Lebih menariknya lagi beberapa trainer di belahan dunia yang lain sudah ada yang bisa menggunakan fitur "Pokemon Tracker" terbaru dari Pokemon GO yaitu "NEARBY Tracker", walaupun ini masih dalam masa pengembangan saat artikel ini ditulis dan akan segera rilis sehingga akan lebih memudahkan semua Trainer Pokemon GO.
Sistem Nearby Tracking di Pokemon GO, adalah salah satu fitur yang ada di Pokemon GO sejak awal yang menampilkan daftar Pokemon apa saja saat itu yang ada di sekitar kita dengan footprint sebagai petunjuk seberapa jauh Pokemon tersebut berada dari posisi kita saat itu. Tapi sayangnya fitur ini dianggap gagal karena tidak berfungsi sesuai harapan setelah kurang lebih dua hari setelah rilis pertama kali Pokemon GO.
Niantic bekerja keras untuk memperbaiki tracking system tersebut, mengutip info dari Jackson Palmer di laman sosial Twitter miliknya bahwa akan segera hadir fitur Nearby Tracker terbaru di Pokemon GO seperti yang sudah saya jelaskan diatas fungsinya seperti apa. Untuk lebih jelasnya bisa kalian lihat gambar dan video demonstrasinya dibawah ini.
Nearby Tracking #1 (Mencari Staryu)
Nearby Tracking #2
Nearby Tracking #3
Dan ini video demonstrasinya, terima kasih kepada Jackson Palmer sudah berbagi videonya.
Jadi nantinya jendela nearby yang lama akan diganti dengan info NEARBY dan SIGHTINGS. "Nearby" menginformasikan daftar Pokemon yang berada di sekitar PokeStop. Pilih salah satu Pokemon di daftar Nearby, kemudian kita akan diberikan petunjuk berupa icon khusus di sekitar PokeStop yang mana Pokemon tersebut berada. Ketika sampai di titik tujuan, kita harus tetap mencari posisi tepatnya dari Pokemon yang kita incar tadi.
Pokemon yang kita incar kabur
Namun selama dalam perjalan menuju lokasi PokeStop ternyata Pokemon yang kita incar tadi sudah pergi / kabur, akan ada notifikasi bahwa Pokemon incaran kita tadi sudah kabur. Bagaimana, sangat menarik bukan fitur baru ini?
Saat ini Nearby Tracking terbaru saat ini hanya bisa dinikmati oleh trainer di Sans Francisco, tapi tidak lama lagi akan rilis ke semua negara yang sudah dirilis Pokemon GO.
Berbeda dengan Nearby, SIGHTINGS adalah fitur yang menginformasikan kepada kita Pokemon apa saja yang sedang ada di sekitar kita saat itu, bisa jadi dekat dengan salah satu PokeStop bisa jadi tidak.
Flavored Coffee (kopi dengan aneka rasa), Soda, Concentrated Juice dan beberapa minuman sejenisnya apakah sering kalian konsumsi? Atau bahkan jenis-jenis minuman tersebutlah yang selalu menjadi teman nongkrong ketika kopdar atau sekedar menghabiskan waktu untuk sendirian tanpa aktifitas berarti, benarkah seperti itu?
Jika iya, tolong dibaca sampai selesai mengenai daftar minuman yang kurang sehat dan sebaiknya segera untuk mengurangi mengkonsumsi minuman-minuman dibawah ini, agar kesehatan kita lebih terjaga dan mengurangi timbulnya penyakit.
SODA
Bukan rahasia lagi bahwa kandungan gula tertinggi di jajaran minuman ringan adalah dalam minuman soda yang tidak baik bagi kesehatan kita. Penelitian terbaru yang muncul di Journal of American Geriatrics Society menemukan bahwa peminum soda lebih mungkin untuk mendapatkan hampir tiga kali lebih banyak lemak perut selama periode kurang lebih sepuluh tahun, bahkan setelah memperhitungkan hal-hal seperti usia, olahraga, dan kebiasaan merokok. Berat perut ekstra dikaitkan dengan Penyakit Kardiovaskuler, Diabetes Tipe 2, Sindrom Metabolik, dan peningkatan angka kematian.
Source : www.amazingoasis.org
Di dalam minuman bersoda semuanya mengandung pemanis buatan, yang mana jauh lebih manis dibandingkan dengan satu balok gula. Dengan terbiasa oleh pemanis buatan, selain membahayakan kesehatan secara langsung, juga membahayakan diri kita karena akan merasa malas untuk mengkonsumsi buah-buahan segar.
SMOOTHIES + CONCENTRATED JUICE
Hanya karena bertuliskan "100% Jus" pada kemasa minuman jus yang selama ini beredar di pasaran, bukan berarti minuman tersebut benar-benar sehat / baik bagi tubuh kita.
Source : http://shubies.com/
The Guardian melaporkan bahwa ada kekhawatiran di antara para Ilmuwan Makanan bahwa Smoothies dan Jus adalah minuman soda jenis baru, minuman ini akan meningkatkan konsumsi gula per hari kita. Menurut sebuah penelitian di Inggris, banyak konsumen keliru dan percaya bahwa, karena gula berasal dari buah. Padahal hal tersebut belum tentu benar, jus terkonsentrasi sering digunakan sebagai pemanis buatan dalam minuman ringan, dan memiliki efek yang sama seperti gula. Kita seakan memakan buah-buahan utuh dan di sisi lain kita mendapatkan kandungan serat yang membantu kita memetabolisme gula dan membuat kita merasa kenyang. Meskipun itu kandungan serat yang diawetkan dalam Smoothies, penelitian menunjukkan minum seluruh buah-buahan tidak membuat kita merasa kenyang cara makan mereka akan, jadi kita lebih mungkin untuk camilan di kemudian hari. Smoothie kemasan juga mengandung tambahan konsentrat buah sebagai pemanis, bahkan bisa jadi dengan tambahan gula.
FLAVORED WATERS (Minuman Berasa)
Menurut ahli gizi, banyak orang yang memilih minuman tak berwarna (air mineral/putih) yang mempunyai rasa tertentu sebagai alternatif dari minuman bersoda, sehingga mereka tidak merasa bahaya untuk mengkonsumsi sehari-hari atau diberikan kepada anak-anak.
Namun, kenyataannya adalah minuman berasa sudah dicampuri berbagai bahan termasuk pemanis buatan dan penyedap yang notabene tidak baik bagi kesehatan kita. Alternatif untuk hal tersebut jika kita tetap ingin minum minuman yang berasa dan segar, bisa dengan air mineral ditambahkan air es agar terasa dingin serta tambahkan buah segar sebagai penambah rasanya.
FLAVORED NUT MILK
Organisasi Kesehatan Dunia - WHO (World Health Organization) menganjurkan bahwa tubuh kita untuk sebaiknya menerima asupan gula total adalah 25 gram per hari, tidak lebih dari itu. Padahal susu yang terbuat dari kacang-kacangan ini mayoritas diberikan pemanis buatan untuk menghilangkan rasa yang kurang disukai oleh konsumennya, sedangkan kacang-kacangan sudah memiliki kandungan gula sendiri.
Mari kita bersama-sama mencoba untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi minuman yang manis, lebih baik memilih minuman dengan kandungan gula yang sedikit.
FLAVORED COFFEE (Kopi Berasa)
Kopi kemasan saat ini sudah banyak beredar, dan jika kopi bubuk yang sering kalian konsumsi dicampuri berbagai bahan hingga memiliki rasa tertentu seperti "hazelnut vanili" atau "rempah-rempah", mungkin itu akan kalian anggap kopi tersebut seperti kopi pada umumnya hanya punya tambahan rasa dibandingkan kopi murni. Tapi apakah kalian tahu apa sebenarnya bahan-bahan tersebut?
Source : http://media.npr.org/
Menurut Environmental Working Group, orang biasanya lebih memilih untuk melihat "rasa alami" pada sebuah label yang ada di kemasan untuk lebih meyakinkan pembeli, bahwa bahan tersebut bukanlah buatan manusia sendiri. Ada sedikit perbedaan antara keduanya, perbedaannya adalah bahwa rasa alami harus berasal tanaman (hayati) atau hewan (hewani), sedangkan yang buatan adalah hasil dari proses sintesi di laboratorium, walaupun kebanyakan memiliki kandungan kimiawi yang sama. Namun tetap berbeda karena mengandung campuran bahan kimia pelarut, pengemulsi, dan pengawet. Bahan-bahan yang mengandung zat aditif seperti BHT dan BHA yang dapat menimbulkan penyakit kanker ini, pasti tidak disebutkan pada label di setiap kemasannya.
Pagi ini, saya bangun dengan hati gembira. Bukan karena mimpi bertemu Mas Pacar yang merangkap Suami (meski itu juga pasti membahagiakan). Bukan mimpi berlibur ke Raja Ampat. Bukan pula mimpi berlibur ke Derawan apalagi ke Paris. Bukan mimpi menang lotre. Bukan pula pas bangun tiba-tiba Mas Suami ada di depan mata (yang ini harapan. Maklumlah ya pejuang Long Distance Marriage, curhat tipis-tipis. Hhe). Trus kenapa dong, Blung?
Tidak lain dan tidak bukan karena sewaktu matiin alarm dan berniat tidur lagi, saya berhasil mengintip layar hape saya. Di situ tertulis "04.30" pada baris pertama, sedangkan pada baris kedua tertulis "Thursday, 11 August". It means, INI HARI KAMIS, guys! H-1 weekend. H-1 ketemu suami. H-1 pacaran. H-1 makan ada temennya. H-1 ada yang dongengin sebelum tidur. H-1 ada yang dijahilin. Aiiiih. Pokoknya mah H-1 hari yang membahagiakan. Hhi.
Bukan apa-apa sih, kali ini waktu terasa berjalan cepat, mungkin semi berlari. Gimana enggak, rasanya baru kemarin saya murung di dalam kamar kosan. Sendiri di malam minggu yang sunyi, sepi, dan hampa (Padahal anak ibu kos rame di teras rumah dan Mas Pacar nungguin via wasap, biar berasa melas aja sih. Hhi). Dan berakhir menghabiskan waktu untuk menonton drama Korea (Ini nih list drama Korea yang saya rekomendasikan). Eh, tau-tau udah hari Kamis aja. Hari dimana tingkat kebahagiaan para *Corporate Slave (**Mas Yuddy, pinjam istilahnya yaa) meningkat tajam.
Tahap kedua yang langsung dipikirkan adalah "Apa ya yang menemani Sabtu - Minggu nanti?" Beberapa ide seperti, Rujak Manis, Batagor Kuah, Cilok Khas Tasik, Tahu Bulat, Pempek Palembang, klepon Bu Sayur, dan bahkan Gorengan di Mamang deket jembatan penyebrangan langsung melintas di depan mata. Ya. Ntar gampanglah tinggal naik motor kurang dari lima menit udah dapet camilan. Tapi sejenak kemudian wajah Kakak Ipar saya tiba-tiba muncul, "Mbak Asih sempat kena kolesterol Dik. Kata dokter, kolesterol itu bukan karena pola makan sekarang. Tapi pola makan dulu-dulu pas Mbak Asih masih muda kayak sampean ini. Kan kos. Makan ya beli yang deket aja, nyemil-nyemil gorengan. Makanya dijaga ya maemnya." Jediaaaar. Bubar semua dah ide beli camilannya.
Trus gimana dong? Masa iya nyemil jeruk sama pisang doang? (Anggur merah dan kelengkeng masih mahal, euy!) Garing dong yaa..Radar Neptunus untuk cari variasi camilan di Mbah Google langsung bekerja. Keyword kali ini adalah "Camilan Sehat", "Healthy Snack", "Easy Snack to Make", "How to Cook Homemade Snack", "Camilan Buah", dan banyak keyword-keyword yang lain. Yang akhirnya mempertemukan saya dengan 3 camilan cantik, menarik, rupawan, dan menyehatkan ini. Apa aja sih?
1. Summer Fruit Springroll
Nah lho? Kan udah mulai musim hujan di Indonesia, Blung. Gak cocok dong. Ish. Ish. Lihat dulu nih tampilannya.
source : rawmanda.com
How? Saya sih langsung mupeng (Muka Pengen). Langsung tanpa babibu nyimpen resepnya. Yap.Yap. Camilan yang satu ini emang nampak cantik banget. Jadilah pasti nanti pas mau makan malah sayang untuk menggigitnya. Hhe. Summer Fruit Springroll ini sekilat nampak seperti dimsum dengan isian yang berbeda. Tidak salah kok anggapan itu. Karena bahan baku utama camilan ini memang Rice Paper Wrap atau kulit pangsit yang biasa digunakan untuk membuat dimsum.
Yang membedakan ini dengan dimsum adalah isiannya. Jika dimsum biasa diisi dengan aneka daging-dagingan, entah daging udang, daging kepiting, dagiang ayam, atau jamur. Maka Summer Fruit Springroll ini diutamakan atau disarankan untuk menggunakan buah sebagai isian. Tapi itu bukan hal yang mutlak kok. Beberapa vegetarian bahkan menggunakan nasi, sayur, dan beberapa jenis kacang-kacangan sebagai isian.
Selain itu, untuk membuat dimsum, kita harus mengukusnya terlebih dahulu sebelum makan. Sedangkan pada camilan ini hal tersebut tidak perlu dilakukan. Kali ini, saya akan menuliskan salah satu varian Summer Fruit Springroll yang dikenalkan oleh Gemma Stafford.
Bahan yang dibutuhkan :
a. 8 buah Strawberry
b. 1/2 buah Melon yang berwarna oranye (Cantaloupe)
c. 1 buah Peach
d. 1 buah Mangga
e. 1 buah Apel
f. 1 buah lemon
g. Daun mint secukupnya
h. 8 lembar kulit pangsit
Untuk Saus :
a. 1/4 cup madu
b. Air perasan jeruk lemon
c. 3 sdm air
Cara membuatnya dapat dilihat pada video di bawah ini.
Sebagai catatan, isian dari Summer Fruit Springroll ini gak harus mirip njeduk sama resep di atas kok. Kamu bisa memvariasikan isinya sesuka hati. ^.^ Kan intinya cuma potong-potong, dan gulung dengan kulit pangsit, cocol sausnya, lalu habiskan hingga gigitan terakhir.
Nah. Beberapa dari kamu pasti langsung ciut membaca kata "Cake" di nama camilan kedua ini. Hhe. Saya juga kok awalnya. Semacam udah hopeless aja. "Pasti riber pake mixer-mixer segala", "Aduh, bahannya pasti macem-macem ini," "Susah ahh. Bikin cake tuh rawan gagal. Kuenya kalo gak jadi terlalu keras ya terlalu lembek," dan seribu negative thinking lainnya. Ya kan?
Tenang. Simpan semua negative thinking itu. Kue yang satu ini mudah, tanpa mixer, dan bahannya gak belibet kok. Dan rasanya dijamin bikin nagih.
Bahan yang dibutuhkan :
a. 4 sdm Tepung Terigu
b. 2 sdm Gula
c. 2 sdm Coklat Bubuk
d. 1 butir Telur
e. 3 sdm Susu Bubuk
f. 3 sdm mentega yang telah dilelehkan atau bisa diganti dengan minyak goreng
g. 1/4 sdt ektrak vanilla
h. 1 sdm Chocochip
Cara membuatnya sesuai dengan diagram di bawah ini.
Mudah dan anti-gagal bukan? Jika kamu anak kos macam saya, proses oven bisa diganti dengan dikukus kok. Dan gak usah khawatir kalo gak punya dandang atau rebusan. Cukup maksimalkan fungsi magic jar. Saya pernah mencoba dan berhasil. Selain itu, agar lebih nikmat, tambahkan 1 scoop es krim di atasnya. Yummy!
3. Ayam Pok-Pok Super Crunchy
Nah. Yang ini adalah favorit saya kalo ngemall. Ayam crispy dengan taburan bubuk cabi. Bikin sendiri yuk di rumah. Biar bisa dicemal-cemil sambil nonton tipi. Resep ayam ini saya temukan di blog tetangga.
Bahan yang dibutuhkan :
a. 1 buah dada ayam utuh, pisahkan tulang & dagingnya
b. Garam & lada secukupnya
Bahan Pelapis :
1) Pelapis A :
a. 2 butir putih telur kocok lepas
b. Garam secukupnya
2) Pelapis B :
a. 150 grm terigu serbaguna
b. 1/2 sdm tepung sagu tani/tapioka
c. 1/4 sdt garam
d. 1/2 sdt kaldu ayam bubuk
e. 1/2 sdt lada bubuk
f. 1/4 sdt soda kue
3) Pelapis C :
a. 200 grm tepung pangko/bread crumb
Cara membuat :
a. Iris tipis dan melebar dada ayam.
b. Taburi garam & lada dikedua bagian fillet ayam tadi. Simpan dalam lemari es kurang lebih 15-25 menit
c. Siapkan wajan penggorengan, tuangkan minyak sedikit banyak agar semua bagian ayam dapat tercelup.
d. Campur bahan pelapis B jadi satu hingga rata. Ambil fillet ayam, masukkan dalam kocokan putih telur (pelapis A), gulingkan dalam campuran bahan kering (pelapis B). Lakukan 1x lagi. Terakhir masukkan dalam pelapis A & gulingkan dalam pelapis C (bread crumb).
e. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang kecil hingga coklat keemasan.
f. Angkat,tiriskan
g. Sajikan dengan taburan cabai bubuk, seaweed bubuk atau saus Bbq.
Mudah kan bikin camilan sehat itu? Yuk mari kita coba weekend ini. ^.^
*Corporate Slave : Karyawan Perusahaan
** Mas Yuddy : Teman main, teman satu mess, si cerdas yang hobi ngomong tanpa pernah kehabisan bahan dan energi. Temukan pemikiran ciamiknya di sini